Silfaizatil Aslihah Mahasiswa Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UINSA Perkembangan fashion muslim di kalangan generasi Z sangat menarik untuk diperhatikan. Jika sebelumnya gaya hijab yang banyak terlihat hanya fokus pada bentuk,warna dan kesesuaian wajah, kini muncul kecenderungan pengguna khimar dengan berbagai model, warna, bahan dan gaya. khimar yang dulu banyak dikenal dengan busana keagamaan yang
Artikel berjudul “Beyond the Green-Zone Stereotype: Mapping Inclusivity, Religious Moderation, and Radicalization Risk in Bali’s Public Schools” merupakan karya Emawati, Anisatun Muthi’ah, Lailatuzz Zuhriyah, Lalu Nauval Ahsan Thofhani, dan Rachma Fadhila Usman. Tulisan tersebut terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura, tahun 2026. Artikel tersebut membahas bagaimana inklusivitas, moderasi beragama, toleransi, serta potensi kerentanan radikalisme berkembang
Eva Putriya Hasanah Ada sebuah ironi dalam dunia pendidikan hari ini. Ketika Indonesia mencatat angka penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk belajar yang tertinggi di antara sejumlah negara yang disurvei, beberapa negara maju justru mulai membatasi penggunaannya di sekolah. Indonesia tampak bersemangat menyambut teknologi ini, sementara sebagian negara lain mulai mempertanyakan dampaknya terhadap
Rekonstruksi kurikulum merupakan proses untuk melakukan perubahan, atau penataan ulang atau pembaharuan atas kurikulum yang berlaku. Yang penting adalah upaya untuk menilai ulang atas relevansi dalam tantangan zaman. Tantangan kita sekarang adalah VUCA: volatility, uncertanty, complexity dan ambiguity. Dunia berubah dengan cepat dan tidak terduga, penuh dengan ketidakmenentuan, rumit dan ambiguitas. Inilah pernyataan saya di
Eva Putriya Hasanah Perubahan iklim, kebakaran hutan, pencemaran udara, banjir, dan kerusakan ekosistem semakin sering menjadi bagian dari pemberitaan sehari-hari. Berbagai informasi tersebut membuat masyarakat semakin menyadari bahwa bumi sedang menghadapi persoalan lingkungan yang serius. Namun, di balik meningkatnya kesadaran tersebut, muncul persoalan lain yang tidak kalah penting, yaitu kecemasan terhadap masa depan lingkungan dan
Eva Putriya Hasanah Dulu, ketika saya masih kecil, saya mengenal kehidupan desa sebagaimana adanya, rumah-rumah di sekitar saya sebagian besar terbuat dari bambu. Dindingnya dianyam dari bilah-bilah bambu, lantainya sederhana, dan beberapa bagian rumah dibiarkan memiliki celah yang memungkinkan udara bergerak bebas. Rumah-rumah itu tidak selalu luas, tidak dilengkapi berbagai perabot modern, dan jauh dari
Suatu kesempatan yang langka, bahwa saya bisa hadir dalam salah satu momen penting dalam tajuk International Conference yang diselenggarakan oleh ASEAN Academic Association (Aseanaca), pada 03/10/2026 di Grand Ballroom Ames Hotel Ayer Keroh Melaka, Malaysia. Sebuah konferensi Internasional yang diikuti oleh 18 PTN dan PTS di Malaysia dan Indonesia. Saya melihat ada utusan dari PTN
Oleh: Mochammad Adi SaputraMahasiswa Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya Maulid Nabi Muhammad SAW semestinya menjadi momentum untuk mengingat kembali akhlak, perjuangan, dan keteladanan Rasulullah. Namun, bagaimana jika perayaan Maulid justru menghadirkan tontonan yang membuat masyarakat bertanya-tanya: ini sedang merayakan kelahiran Nabi atau sedang mempertontonkan sesuatu yang justru bertentangan dengan pesan keagamaan?
Salah satu kekeliruan saya yang utama adalah tidak datang untuk berkunjung ke rumahnya pada waktu saya sudah kembali ke Surabaya, pasca beberapa lama hidup di Jakarta. Saya tidak tahu apakah karena faktor kesibukan atau keletedoran atas guru dan kolega sewaktu bersama-sama membangun dan mengembangkan Fakutas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 1987-2011. Saya adalah
Bertepatan dengan acara Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh ASEAN Academic Association (ASEANACA), yang dipimpin oleh Prof. Dr. Tulus Suryanto di Hotel Ames, Ayer Keroh, Melaka, maka dilakukan upacara Penganugerahan Gelar Professor, pada Dr. Muhammad Zakki, Drs, SH., MSi, CMed, CICSS (Dosen Pada Universitas Sunan Giri Surabaya, Ketua Dewan Kopi Jawa Timur, Wakil Ketua KADIN Jawa
Sebuah kebanggaan sebagai seorang guru atau dosen adalah di kala ilmunya diperlukan untuk pengembangan intelektualitas dari banyak institusi pendidikan di sebuah negara. Mungkin tidak perlu harus menjadi tokoh besar, yang pemikirannya benar-benar mempengaruhi lingkungan akademik di banyak tempat, akan tetapi cukuplah bahwa pemikiran tersebut dapat ditransformasikan di berbagai institusi pendidikan di lingkungan kementerian atau lembaga
Artikel berjudul “Negotiating Gender Roles in Pesantren Family: A Phenomenological Study of Husband-Wife Relationships in Traditional Madurese Pesantren” merupakan karya Abdillah Afabih, Nur Syam, Anis Humaidi, dan Yuniar Indra Yahya. Tulisan tersebut diterbitkan dalam Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, tahun 2026. Artikel tersebut membahas bagaimana peran gender dinegosiasikan dalam keluarga pesantren
