Eva Putriya Hasanah Beberapa hari terakhir, kimpul tiba-tiba menjadi begitu populer. Umbi yang bagi sebagian orang bahkan terdengar asing itu muncul di media sosial dalam berbagai bentuk olahan, dari camilan hingga makanan yang biasanya menggunakan bahan lain. Semua bermula dari kreativitas seorang kreator konten asal Bantul, Ibu Tin, melalui akun TikTok-nya @black.sheep8208 yang memperkenalkan kebiasaan mengganti
Oleh: H. Imron Rosyadi Ketua STIT Raden Wijaya Mojokerto Catatan perbincangan penuh bersahaja bersama Bapak Dr. Andi Bunyamin, M.Pd., Asesor Lamdik ketika menjalankan tugas sebagai asesor di kampus STIT Raden Wijaya Mojokerto pada hari Jum’at dan Sabtu 31 Juli – 01 Agustus 2026. Akhir-akhir ini kita disuguhi berbagai berita tentang hiruk-pikuk dunia: politik, ekonomi, sosial,
Saya diundang oleh Dr. Haya, SHI., MPdI, Rektor Universitas Dr. Sumarno Banyuwangi. Universitas ini didirikan oleh Prof. Dr. Sumarno, Ketua Umum PB PGRI, yang memiliki kemampuan hebat dalam mendirikan Perguruan Tinggi. Ada dua universitas yang berada di dalam Yayasan yang dipimpinnya, yaitu Universitas Dr. Soemarno (UNISMAR) dan Universitas Bakti Indonesia (UBI) Banyuwangi. Keduanya berada di
Eva Putriya Hasanah Ada satu ingatan tentang air yang belakangan terasa semakin jauh dari kehidupan sehari-hari. Dulu, ketika listrik tiba-tiba mati, ibu dan bapak tidak terlalu panik karena pompa air memang tidak bisa digunakan. Mereka bersama orang-orang lain akan bergantian mengangsu air dari sumur terdekat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Untuk minum, ada sumber air
Pada Perayaan 17 Agustus 2026, tentu saja kita boleh bertanya: apakah ada perubahan dalam kemerdekaan yang sudah 81 tahun? Jawabannya tentu saja, sudah. Perubahan memang merupakan hukum alam yang memang harus terjadi di manapun. Juga di Indonesia. Perubahan-perubahan tersebut ada yang didesain dan ada yang memang harus terjadi. Di antara perubahan yang didesain adalah perkembangan
Saya, seperti biasa menyiapkan bahan yang berupa power point untuk memudahkan presentasi. Pada saat saya diundang oleh Rektor UIN Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU), Prof. Dr. Ridwan, 06/08/2026, maka saya persiapkan PPT yang relatif memadai, artinya dapat diperuntukkan untuk para dosen dan juga tenaga kependidikan. Ternyata yang dihadirkan oleh Panitia adalah para tenaga kependidikan. Dari sebanyak
Acara unik dilakukan oleh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) dalam paket kegiatan Gelar Karya Guru Besar UIN SATU. Ada banyak karya yang dibahas. Karya Prof. Dr. Mujamil Qomar, Prof. Dr. Imam Fuadi, Prof. Ahmad Tanzih, Prof. Dr. Ngainun Hadi, Prof. Muntahidun dan moderator Dr. Rizqa Ahmadi. Saya diminta oleh Rektor UIN SATU, Prof.
Artikel berjudul “Negotiating Halal Certification in Bali: Legal Frameworks, Cultural Governance, and Muslim Tourism Market Tensions” merupakan karya Wahyu Sri Handono, Ali Sodiqin, dan Volodymyr Shablystyi. Tulisan tersebut diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah tahun 2026. Artikel ini membahas bagaimana sertifikasi halal dijalankan dan dinegosiasikan di Bali, sebuah daerah tujuan wisata internasional yang masyarakatnya mayoritas beragama
Saya diundang oleh Rektor UIN Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto, 06/08/2026, dalam acara membahas moderasi beragama dalam relasinya dengan ASN dalam dunia pendidikan. Sebagai narasumber selain saya adalah Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMPSDM) Kemenag RI, Prof. M. Ali Ramdhani. Hadir di dalam acara ini, Rektor UIN SAIZU, Prof. Dr. Ridwan,
Pada saat saya bertemu dengan para dosen muda PTKI yang sedang memperkuat kapasitas akademis dalam kerangka persiapan pendidikan lanjut di luar negeri, maka saya bercerita tentang bagaimana proses kreatif dalam menulis, khususnya menulis artikel dengan jumlah kata 700 sampai 1000 kata. Acara diselenggarakan di Sekolah Pascasarjana Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Agama.
Artikel berjudul “Surau Without Buya: Authority and the Shifting Foundations of Minangkabau Cultural Life in Indonesia” merupakan karya Febri Yulika, Iswandi Syahputra, Azhari Akmal Tarigan, Benny Ridwan, dan Fatahuddin Aziz Siregar. Tulisan tersebut diterbitkan dalam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman, tahun 2026. Artikel ini membahas perubahan kedudukan surau dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Surau pada masa lalu
Eva Putriya Hasanah Melahirkan seharusnya menjadi momen ketika seorang perempuan mendapatkan perhatian, perlindungan, dan kesempatan untuk memulihkan dirinya. Namun dalam banyak budaya, masa nifas justru dipenuhi oleh serangkaian aturan yang harus dipatuhi. Tidak boleh tidur pagi. Tidak boleh makan makanan tertentu. Tidak boleh keramas. Tidak boleh keluar rumah. Tidak boleh ini, tidak boleh itu. Menariknya,
