Artikel berjudul “The Interplay of Fiqh, Adat and State Marriage Law: Shaping Legal Consciousness of Sasak Women†merupakan karya Jumarim, Ilyya Muhsin, dan Muhammad Chairul Huda. Tulisan ini terbit di Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan yang rumit antara fikih, adat dan hukum perkawinan negara dalam
Artikel berjudul “Islamic Bawah tanah Movement: Islamic Music in the Indonesian Popular Music Science†merupakan karya Rahmat Hidayatullah. Tulisan ini terbit di Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies tahun 2024. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengkaji kemunculan musik Islamis di kancah musik gerakan Islam bawah tanah di Indonesia guna menunjukkan dalamnya pengaruh gerakan Islamis
Artikel berjudul “Gorontalo Tradition of Molobunga Yiliyala: Cultural and Islamic Law Perspectives†merupakan karya Sofyan A.P Kau, Nazar Husain Hadi Pranata Wibawa, Ajub Ishak, dan Zumiyati Sanu Ibrahim. Tulisan ini terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2023. Penelitian ini berusaha mendalami tradisi “Molobunga Yiliyala†di Gorontalo yang berkaitan dengan penguburan ari-ari/plasenta,
Artikel berjudul “Kaweng Turung: The Absence of State’s Role in Harmful Marriage Tradition†merupakan karya Ahmad Rajafi dan Ressi Susanti. Tulisan ini terbit di Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah tahun 2023. Penelitian tersebut membahas mengenai praktik perkawinan dalam tradisi Muslim Mongondow di Indonesia yang disebut “Kaweng Turung.†Salah satu permasalahan pada tradisi ini adalah kaitannya dengan
Artikel berjudul “Virginity and Cincin Penyembah: Sociological, Philosophical. And Maqasid Al-Shari’ah Study on Serawai Tribe Traditional Marriage†merupakan karya Suwarjin, Muhammad Irfan Helmy, Iim Fahimah, Badrun Taman dan Wahyu Abdul Jafar. Tulisan ini terbit di Jurnal Ahkam tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara komprehensif tradisi pemberian Cincin Penyembah pada pernikahan adat suku Serawai Bengkulu
Artikel berjudul “Islam and Nationalist Mobilization in Kazakhstan: Post-Soviet Cultural (Re)Framing and Identity (Re)Making†merupakan karya Bilal Ahmad Malik dari Universitas Kashmir, India. Tulisan ini terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies tahun 2023. Penelitian tersebut mencoba menjelaskan bahwa Khazakhstan mencoba menampilkan diri sebagai jembatan yang menghubungkan dunia barat, muslim dan Asia. Tentunya dengan
Artikel berjudul “Patuntung: The Encounter of Local Culture and Islamic Sharia in the Ammatoa Kajang Community†merupakan karya Zainuddin, Jusalim Sammak, dan Salle. Tulisan ini terbit di Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah menggali kepercayaan Patuntung di kalangan masyarakat Ammatoa Kajang dan menganalisis pertemuan antara kepercayaan tersebut dengan
Artikel berjudul “Social Diversity Model: Ingeritance of Mutual Collaboration in the Indonesian Hindu-Muslim Society at Tengger, Lumajang” merupakan karya Abdul Chalim, Shohib MMuslim, Sholahuddin al-Fatih, Fadholi dan Asrul Ibrahim Nur. Penelitian ini terbit di Al: IIhkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pewarisan budaya kolaboratif
Artikel berjudul “Endogamous Marriage of Prophet’s Descendants on the Perspective of Sociology of Islamic Law†merupakan karya Fauzan, Abdul Qodir Zaelani, M. Harir Muzakki, dan Imam Syafi’i. Tulisan ini terbit di Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pernikahan endogami keturunan Nabi Muhammad SAW secara komprehensif dalam perspektif
Artikel berjudul “Islamism Without Commotion: The Religious Transformation of Tuak Kampong in West Lombok†merupakan karya Pajar Hatma Indra Jaya, Saptoni, Muhammad Izzul Haq. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam dan Muslim Societies tahun 2023. Gerakan kebangkitan Islam sering dianggap sebaagai ancaman bagi kelompok agama lain. Gerakan Islam sering berubah menjadi gerakan politik
Artikel berjudul “Institution of Islam Java: Coastal Islam, Local Culture, and the Role of Sufism†merupakan karya Nur Syam dan Wahyu Ilahi. Tulisan ini terbit di Islamica: Jurnal Studi Keislaman tahun 2023. Tujuan penelitian tersebut adalah mengkaji pelembagaan Islam di Jawa yang merupakan masyarakat Islam pesisir khususnya para sufi yang berkolaborasi dengan tradisi lokal pesisir.
Artikel berjudul “Is Siwak (Chewing Stick) an Effective Oral Hygiene Practice in Modern Society?†merupakan karya Tuti Ningseh Mohd Dom, Haslinda Ramli, Shahida Mohd Said, dan Ahmad Munawir Islamil. Tulisan ini terbit di International Journal of Islamic Thought (IJIT) tahun 2023. Di dalam agama Islam menekankan untuk menggunakan siwak sebagai alat pembersih gigi dan mulut
