(Sumber : Viu)

Bidaah (Broken Heaven), Drama Malaysia yang Bikin Merinding, Bukan Karena Hantu, Tapi Karena Realita

Informasi

Eva Putriya Hasanah 

  

Kalau biasanya kamu nonton drama buat hiburan, tawa-tawa kecil, atau baper-baper manja, kali ini siap-siap diajak mikir dan merasa. Drama Malaysia berjudul Bidaah (Broken Heaven) ini bukan drama biasa. Bukan soal cinta segitiga atau mertua jahat. Ini cerita tentang memahami berkedok agama, manipulasi, dan betapa bahayanya kekuasaan yang dibungkus dalam label suci. Sumpah, nontonnya bikin geregetan sendiri.

  

Cerita dimulai dari Baiduri, cewek biasa yang hidupnya tidak lagi biasa

  

Kenalin, Baiduri, tokoh utama dalam drama ini. Awalnya hidup dia ya biasa aja, kayak kita-kita—pengen hidup tenang, damai, dan bebas dari drama. Tapi semua berubah ketika ibunya maksa dia buat ikut bergabung ke sebuah komunitas religi yang katanya sih ngajarin kebaikan dan jalan lurus.

  

Namanya komunitas itu adalah Jihad Ummah, dipimpin oleh seorang pria karismatik yang dipanggil Walid Muhammad. Sekilas kelihatannya kayak ustaz karismatik yang kharismanya bisa bikin ibu-ibu pengajian meleleh. Tapi semakin lama, Baiduri sadar, komunitas ini jauh dari kata baik-baik saja. Bahkan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

  

Sekte bersejarah yang ternyata… serem abis!

  

Di bawah pimpinan Walid, Jihad Ummah mulai menunjukkan wajah aslinya. Di balik ceramah dan baju koko, ada praktik-praktik nyeleneh yang membuat geleng-geleng kepala. Mulai dari kontrol penuh atas kehidupan pribadi anggotanya, pernikahan paksa, sampai pemahaman seksual yang dibungkus dengan dalih “atas nama agama”.

  

Dan Baiduri? Dia tidak tinggal diam. Walau awalnya takut, cewek ini berani buat mulai memikirkan semua yang terjadi. Dan ini bukan hal yang mudah, karena sistem di dalam sekte ini sudah kayak labirin—nggak semua orang bisa keluar dengan selamat.


Baca Juga : Pemikiran-Pemikiran Moderat Syekh Muhammad Nawawi Banten dalam Bidang Ibadah, Sosial dan Ekonomi

  

Masuklah karakter Hambali, si anak pemimpin yang mulai 'melek'

  

Yang membuat cerita semakin menarik, datanglah Hambali, anak kandung Walid yang baru kembali dari studi agama di Yaman. Alih-alih bangga sama ayahnya, dia justru mulai curiga. Banyak ajaran sang ayah yang ternyata melenceng jauh dari nilai-nilai agama yang dia pelajari.

  

Hambali dan Baiduri akhirnya jadi semacam duo pembongkar borok. Mereka bekerja sama membuat ngungkap borok di balik sekte Jihad Ummah, dan membantu orang-orang di dalamnya keluar dari “neraka yang dibungkus surga”. Tapi ya tentu saja, jangan salahkan itu Ferguso. Banyak tekanan, ancaman, dan momen nyawa di ujung tanduk yang alami.

  

Drama yang masih mengagetkan keras tapi penting

  

Yang membuat Bidaah (Broken Heaven) berbeda dari kebanyakan drama adalah pesan sosialnya yang tajam dan berani. Diangkat dari banyak kasus nyata yang pernah terjadi di berbagai tempat (yes, ini bukan sekadar fiksi), drama ini memberi kita sudut pandang baru tentang bagaimana agama bisa dimanipulasi untuk kepentingan pribadi.

  

Dan bukan Cuma itu, Bidaah juga jadi pengingat bahwa perempuan seringkali menjadi korban paling utama dalam sistem patriarki yang tersembunyi di balik moralitas agama. Namun di sini, Baiduri hadir sebagai simbol perlawanan—perempuan yang nggak cuma sabar, tapi juga berani bersuara.

  

Vibes-nya kayak film thriller, tapi mengakar banget sama realita

  


Baca Juga : Menekan Penyebaran Covid-19 dengan Kearifan Lokal

Secara sinematografi, drama ini punya tone yang gelap, intens, tapi nggak lebay. Musiknya ngedukung banget nuansa tegang yang dibangun. Dan akting para pemainnya, terutama Riena Diana sebagai Baiduri dan Faizal Hussein sebagai Walid Muhammad, keren banget. Chemistry-nya dapet, emosinya nyampe. Bukan drama asal-asalan.

  

Layak untuk ditonton? 100% IYA

  

Bidaah (Broken Heaven) bukan Cuma drama buat hiburan, tapi juga buat refleksi. Kita diajak mikir: seberapa banyak hal di sekitar kita yang terbungkus di atas nama agama, tapi justru itulah yang terjadi?

  

Jadi, buat kamu yang pengen tontonan yang beda, bermakna, dan bikin mikir—drama ini wajib banget masuk list. Bisa ditonton di VIU, total ada 15 episode, dan semuanya intens banget. Drama Malaysia Bidaah ini telah tayang setiap hari Kamis, Jumat, dan Sabtu sejak 6 Maret 2025 lalu.

  

Siapin mental, karena nonton ini bisa bikin kamu marah, nangis, sekaligus pengen meluk Baiduri. Tapi tenang, semua worth it kok.