Tanda Gangguan Psikis Pengadopsi Boneka Arwah
InformasiAdopsi boneka arwah atau spirit doll oleh beberapa kalangan selebriti menuai pro dan kontra. Bahkan menjadi viral sekaligus perbincangan jagat maya belakangan ini.
Mengadopsi spirit doll secara normal tentu boleh saja. Namun justru yang menjadi bahaya, yaitu saat memperlakukan spirit doll yang dimilikinya layaknya teman atau anak sendiri. Hal ini sebagaimana disampaikan A Kasandra Dosen Psikologi Universitas Indonesia mengatakan, seseorang yang menganggap spirit doll layaknya teman atau anak pertanda bahwa dirinya yakni berhalusinasi.
"Bermain spirit doll tentu normal saja. Akan tetapi yang terpenting adalah pemiliknya sadar kalo spirit doll hanyalah boneka dan bukan teman atau anaknya sendiri," ujarnya dilansir dari laman VOI, (08/01).
"Demikian pemilknya sadar bahwa dirinya bermain dengan spirit doll," tambahnya.
Merasa Kesepian
Namun bila kenyataan mengadopsi spirit doll lantaran seseorang tersebut merasa kesepian. Maka jalan keluarnya orang-orang di sekitar harus menjadi penyemangatnya. Demikian Kasandra menyampaikan bahwa keluarga dan kerabatnya harus memberi dukungan padanya.
"Orang-orang di sekitarnya meliputi orang tua, teman, dan anggota keluarga bisa menjadi support system," tuturnya.
Tak hanya itu, orang-orang terdekatnya juga harus membantunya bersosialisasi dengan orang-orang sekitar. Seperti disampaikan Kasandra, orang-orang terdekatnya bisa membantunya untuk senang bersosialisasi.
"Bantu meningkatkan sosialisasinya. Hingga dia bisa mempunyai teman dan dekat dengan orang-orang di sekitarnya,"pungkasnya. (Nin)

