Thursday, July 30 2026

Category: Horizon

Oleh: Siti Nur Mahmudah Mahasiswa Program Doktor UIN Sunan Ampel Surabaya    Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat signifikan meskipun relatif lambat dibandingkan dari awal munculnya pada tahun 1990. Perkembangan ini tidak hanya dilihat dari sisi yang bersifat teoritik-normatif, akan tetapi sudah sampai pada tataran yang lebih praktis-aplikatif. Perkembangan ekonomi syariah ini

Oleh : Agung Wijayanto Mahasiswa Program Doktor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya    Sudah lebih dari 1,5 tahun badai pandemi covid-19 menghantui dunia, bahkan di bulan Juni-Juli 2021 ini di bebarapa negara terjadi gelombang serangan kedua atau ketiga. Data per tanggal 9 Juli 2021 menunjukkan terdapat lebih dari 185,5 juta orang telah positif terjangkiti

Oleh: Nadya Khennis Rozana Mahasiswa PPS UIN Sunan Ampel Surabaya    Permasalahan sampah plastik menjadi isu yang tengah ramai diperbincangkan. Masalah ini menyangkut kehidupan seluruh makhluk hidup saat ini dan nasib generasi yang akan datang. Dampak buruk yang ditimbulkan sampah plastik menjadi salah satu masalah utama bagi kerusakan lingkungan bumi. Masyarakat terkadang lupa bahwa baik

Oleh: Novita Ayu Febriana  Mahasiswa PPs UIN Sunan Ampel Surabaya     Saat ini Indonesia masih dalam situasi darurat akibat wabah yang menyerang bangsa ini yaitu COVID 19. Wabah ini tidak memilih siapa yang akan dijangkiti, apa statusnya dan jabatannya. Sehingga keberadaannya sangatlah nyata dan membahayakan umat manusia di dunia. Terutama COVID gelombang kedua yang saat

Oleh: Mufti Afif Mahsiswa Program Doktor UIN Sunan Ampel    Setiap orang pasti mempunyai cita-cita dan harapan untuk masa depannya. Dengan cita-cita tersebut, semua aktivitasnya lebih terencana, terarah dan konsisten sesuai dengan apa yang sudah menjadi tujuannya. Kalau seseorang tidak memiliki cita-cita, maka ia tidak memiliki pendirian yang kokoh serta mudah goyah karena pengaruh lingkungannya.

Dalam sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan dari peserta zoom Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administratif pada Balitbangdiklat Kemenag. Di antara pertanyaan tersebut ingin saya kembali bahas di dalam tulisan ini untuk mengingatkan kita semua bahwa merawat kebinekaan bagi bangsa Indonesia adalah kewajiban dan kebutuhan semua warga negara Republik

Oleh: Samsuriyanto (Pemerhati kajian dakwah. Penulis buku Dakwah Lembut, Umat Menyambut (2020), dan enam buku lainnya)    Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., lahir di Pancor, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 31 Mei 1972. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah ini adalah putra dari HM. Djalaluddin, SH., dan Hj. Rauhun Zainuddin Abdul Majid.

Oleh: Samsuriyanto (Pemerhati kajian dakwah. Penulis buku Dakwah Lembut, Umat Menyambut (2020), dan enam buku lainnya)    Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., lahir di Pancor, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 31 Mei 1972. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah ini adalah putra dari HM. Djalaluddin, SH., dan Hj. Rauhun Zainuddin Abdul Majid.

Contoh yang sedang mengedepan adalah Afghanistan. Negara ini penduduknya sebanyak 31, 5 juta. Jumlah sukunya sedikit (Suku Pashtun 42,1% , Tajik 33,6%, Uzbek 10,6%, Hazara 9,8%, 3,9% ainnya (Kyrgis, Kuchi dan lain-lain), 97% beragama Islam, Bahasa resmi adalah Dari dan Pashtun. Negeri ini terus menerus dilanda pertikaian untuk merebut kekuasaan. Perang terjadi antar suku bangsa,

Oleh: Samsuriyanto (Pemerhati kajian dakwah. Penulis buku Dakwah Lembut, Umat Menyambut (2020), dan enam buku lainnya)     Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si., lahir pada 25 Februari 1958 di Bandung Selatan. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2015-2020 ini lahir dari pasangan H. Bahrudin dan Hj. Endah binti Tahim. Prof. Haedar adalah pimpinan organisasi

Saya diundang oleh Pak Buchori Kepala Pusat Pendidikan  dan Pelatihan Tenaga Administratif, Balitbangdiklat Kemenag dalam rangka memberikan masukan kepada para pejabat di lingkungan Kemenag yang terdiri dari para pejabat fungsional  Kanwil Kemenag dan dosen PTKN. Acara ini bertajuk Moderasi Beragama dan Nasionalisme/Kerukunan Umat Beragama” Angkatan III sampai V. Acara ini dilakukan melalui zoom, pada tanggal

Oleh: M Nur Isnaini Ramadhan Mahasiswa Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya    Bangsa Indonesia adalah negara multikultural. Keberagaman Indonesia adalah anugerah dan kehendak Tuhan. Banyak orang jatuh ke dalam ekstremisme karena mereka tidak tahu ada kebenaran lain yang bisa dipecahkan. Penguatan moderasi beragama di Indonesia saat ini penting dilakukan berdasarakan fakta bahwa Indonesia adalah bangsa

1 18 19 20 21 22 27