Artikel berjudul “Paradigms of Scientific Integration in Sumatra’s State Islamic Universities” merupakan karya Anhar Anhar, Zainal Efendi Hasibuan, Muhammad Darwis Dasopang, Erawadi, Magdalena, Fakhruddin, dan Suwardi. Tulisan tersebut terbit dalam Jurnal Ilmiah Peuradeun, tahun 2026. Artikel tersebut mengangkat tema penting mengenai paradigma integrasi keilmuan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, khususnya pada tiga UIN di
Artikel berjudul “AI, Ethics, and Islamic Higher Education: Navigating the Tensions Between Practical Risk Mitigation and Religious Normativity” merupakan karya St Aflahah, Khaerun Nisa, AM Saifullah Aldeia, Baso Marannu, Munasprianto Ramli, Vina Septiana Windyasari, dan Tegar Shalahuddin Ruhutama. Tulisan tersebut terbit dalam Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2026. Penelitian tersebut menyoroti bagaimana dosen memandang AI, memahami
Artikel berjudul “A General Bibliometric and Conceptual Structure Approach to Global Trend on Poverty Research in Islam Using Biblioshiny†merupakan karya Mohd Zaid Mustafar, Mohd Khairul Nizam Mohd Aziz, Dziauddin Sharif, Md Azzaat Ahsanie Lokman, Ashraff Bin Ruslan, dan Saiyidi Mat Roni. Artikel tersebut berupaya memetakan perkembangan penelitian tentang kemiskinan dalam perspektif Islam dengan menggunakan
Artikel berjudul “Religious Institutions as Global Sustainability Champions: Istiqlal Mosque’s Green Mosque Program and the Sustainable Development Goals†merupakan karya Nadia Farabi dan Anjani Tri Fatharini. Tulisan terbut terbit di Studia Islamika tahun 2025. Studi tersebut membahas tentang Masjid Istiqlal di Jakarta yang menjadi contoh bagaimana sebuah institusi keagamaan dapat berperan aktif dalam agenda keberlanjutan
Artikel berjudul “Integrating the Merdeka Campus Program Into Islamic Universities in Indonesia: A Study of Implementation and Impact on Islamic Sciences†yang ditulis oleh Juwaini Fuad Ramly, Syamsul Rijal, Cut Siska Safira, Hendra Kurniawan, Khairil Fazal. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2025. Studi ini membahas penerapan Program Kampus Merdeka (MBKM) di
Artikel berjudul “Rethinking the Causes of Moral Decline from the Perspectives of the Bible and the Qur’an” merupakan karya Reda Abdelgalil. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2025. Penelitian tersebut mencoba mengeksplorasi penyebab utama kemerosotan moral pada manusia, sebagaimana disajikan dalam Alkitab dan al-Qur’an. Pendekatan komparatif tematik yang didukung analisis tekstual
Artikel berjudul “Eco-Fatwas and the Challenges for Local ‘UlamÄ’ in Addressing Environmental Issues in Indonesia: Evidence from Riau Province†yang ditulis oleh Ansori, Muhammad Iqbal Juliansyahzen, dan Hijrian Angga Prihantoro. Tulisan tersebut terbit di Studia Islamika Tahun 2025. Studi tersebut mengangkat isu krusial mengenai peran ulama lokal dalam merespons persoalan lingkungan di Provinsi Riau. Pendekatan
Artikel berjudul “From Practice to Metaphysics: The Evolution of Spiritual Stations in Ibn ‘Arabī’s Thought†merupakan karya Muhammad Ahmad Ibrahim Aljahsh. Tulisan tersebut terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam. Jurnal tersebut berupaya untuk membaca kembali perkembangan konsep maqÄmÄt (stasiun-stasiun spiritual) dalam pemikiran Ibn ‘ArabÄ«. Penulis menegaskan bahwa perkembangan konsep ini tidak dapat dipahami
Artikel berjudul “Exploring the Values of Integration of Islamic and Science Education: A Qualitative Approach in Contemporary Learning at Riau Islands High School†merupakan karya Juni Mahanis dan Nunung Witono. Tulisan tersebut diterbitkan dalam International Journal of Studies in International Education, Vol. 2 No. 2, Mei 2025. Artikel ini membahas nilai-nilai integratif antara Pendidikan Agama
Artikel berjudul “A Dialog Between Islamic Law and Adat (Customary Law) in the Social Context of West Kalimantan, Indonesia†ditulis oleh Munawar Munawar, Yusriadi, Juniawati, Dedy Ari Asfar, dan Dilah Tuah, diterbitkan dalam Jurnal Al-‘Adalah Volume 22 Nomor 1 Tahun 2025. Tulisan ini mengangkat persoalan relasi antara hukum Islam (syariah) dan hukum adat di Kalimantan
Artikel berjudul “Islamic Awareness on Social Media: Faith-Based Responses to Cyberbullying Against Individuals with Disabilities†merupakan karya Muktashim Billah, Rosmalina Kemala, Fouad Larhzizer, dan Ahmad Harakan. Tulisan ini terbit di Jurnal Addin tahun 2025. Penelitian tersebut mengkaji bagaimana kesadaran Islam memengaruhi respons pengguna media sosial terhadap perundungan siber, dengan focus khusus pada individu penyandang disabilitas.
Artikel berjudul “Western Qur’anic Studies in Indonesian Islamic Univiersities: Responses, Contestations, and Curriculum Politics†merupakan karya Yusuf Rahman dan Ervan Nurtawab. Tulisan ini terbit di Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Studi tersebut mengkaji pandangan para dosen Ilmu Al-Qur’an di Program Studi Al-Qur’an dan Tafsir dari lima Universitas Islam Negeri terhadap keilmuan Barat mengenai
