Saturday, July 11 2026

Category: Riset Agama

Artikel berjudul “Islamic Sciences In Transition:  Post-Reformation Developments in Indonesia’s State Islamic Universities” merupakan karya Nafik Muthohirin, Ahmad Amir Aziz, Choirul Mahfud, Fahrudin Mukhlis, dan Rosyidatul Hikmawati. Tulisan tersebut terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Studi tersebut mengkaji secara kritis bentuk baru UIN pasca-era transformasi, yang berhasil mengintegrasikan ilmu-ilmu keislaman dengan disiplin

Artikel berjudul “Peace Building Pesantren: The Study of Madurese Diaspora in Reinforcing Social Resilience in Post-Ethnic Conflicts West Kalimantan, Indonesia” merupakan karya Abdur Rozaki dan Ahmad Izudin. Tulisan ini terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Studi tersebut membahas tentang g keterlibatan diaspora Madura di Kalimantan Barat dalam pendirian pesantren dan kontribusinya terhadap

Artikel berjudul “Conservative, pragmatic, and Progressive Ulama: Religion-Based Gender Ideology and Intimate Partner Violence in Indonesia” merupakan karya Anisia Kumala Masyhadi, Elizabeth Kristi Poerwandari, dan Mira Noor Milla. Penelitian ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2025. Tujuan dari penelitian tersebut mengeksplorasi bagaimana para pemuka agama Islam merepresentasikan ajaran agama dalam

Artikel berjudul “Adat in the Discourse of “Lived Religion”: Local Wisdom as a Model of Indigenous Religion Recognition in Indonesia” merupakan karya Emanuel Balla Nggiku, Izak Yohan Matriks Lattu, dan Kata Szilvia Bartalis. Tulisan tersebut terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-agama tahun 2024. Penelitian tersebut   menyoroti pentingnya  mengakui  agama  adat  dalam  konteks  Indonesia  yang  lebih 

Artikel berjudul “When the Sacred Meets the Market: The Commodification of Islamic Housing in Lima Puluh Kota, West Sumatra” merupakan karya Muhammad Deni Putra, Akhmad Rofiki, Ana Toni Roby Candra Yudha, Ivan Riyadi, dan Siti Fadilla. Tulisan tersebut terbit di Journal of Islamic Law tahun 2025. Penelitian tersebut mengkaji fenomena komodifikasi agama dan ketegangan struktural

Artikel berjudul “Evaluation of the Claim that Islam Frightens People with Eternal Pain” merupakan karya Müfit Selim Saruhan. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2024. Tujuan utama artikel tersebut adalah mengklarifikasi pertanyaan yang sering diajukan tentang keyakinan Islam mengenai kehidupan setelah kematian. Menurut sebagian orang, pertanyaan ini akhir-akhir ini telah menyebabkan

Artikel berjudul “Mystical Discourse on the Last Days: A Historical and Comparative Analysis of Shia Islamic Thought” merupakan karya Ehsan Reisi, Ebrahim Rezaei, dan Elham Jafari. Tulisan ini terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Kajian tentang kiamat, sebagian besar berpusat pada teks-teks keagamaan dan sejarah, dan mengabaikan sumber mistik yang kaya

Artikel berjudul “Documenting the Half-Century Evolution of Islamic Education Research: A Probabilistic Topic Modeling Study of the Literature from 1970 to 2023” merupakan karya Aziz Awaludin. Tulisan ini terbit di Studia Islamika: Indonesian Journal  for Islamic Studies tahun 2024. Penelitian ini menggunakan Correlated Topic Modeling (CTM), sebuah teknik pembelajaran mesin, untuk menganalisis 1.116 dokumen terindeks

Artikel berjudul “Contesting the Inclusive Islam Discourse in the Public Sphere: Insights From Southeast Asia” merupakan akrya Moh. Muhtador dan Ulya. Tulisan ini terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif cendekiawan Muslim di Asia Tenggara, yang mencakup perwakilan dari lembaga akademis, badan pemerintah, dan organisasi keagamaan.

Artikel berjudul “Mapping the National Insight of the Salafi Group in Indonesia Based on their Fatwa on Social Media” merupakan karya Muhammad Ridha DS, Afridawati, Nuzul Iskandar, dan Mursal. Tulisan ini terbit di Al-‘Adalah tahun 2024. Penelitian tersebut memberikan gambaran tentang wawasan kebangsaan kelompok Salafi yang terefleksikan dari ceramah-ceramah para tokoh mereka di platform Youtube

Artikel berjudul “Islam Transformatif: Conceptualizing Liberation Theology for Indonesian Muslim Society” merupakan karya Wahyudi Akmaliah dari Universitas Nasional, Singapura. Penelitian tersebut terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Tulisan tersebut mengkaji konsep Islam Transformatif sebagaimana dianut oleh Moeslim Abdurrahman, yang berada dalam konteks sosial politik rezim Suharto. Periode ini  menyaksikan pertumbuhan ekonomi

Tulisan berjudul “Reconstruction of Social Sufism Studies: Qur’anic Sufism as the Basis of Internalizing Social Character and Identity” merupakan karya M. Fauzan Zenrif, Fathul Lubabian Nuqul, M. Luthfi Musthofa dan Achmad Barizi. Artikel tersebut terbit di Junal Ulumuna tahun 2024. Tujuan penelitian tersebut adalah menjelaskan dan mengevaluasi manifestasi Sufisme sosial, menggunakan kerangka Teori Representasi Sosial

1 2 3 4 12