Artikel berjudul “Moderating Resistances: The Reproduction of Muslim Religious Space in the Dutch East Indies†merupakan karya Fuad Faizi. Tulisan ini terbit di Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies tahun 2023. Kajian tersebut berusaha menguraikan secara historis akar Islam moderat. Fokusnya adalah pada praktik produksi ruang keagamaan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Analisis difokuskan pada
Artikel berjudul “Reinforcement of Social Stratification Through the Use of Speech Levels in Maduranese Translation of Qur’anic Dialogue Versus†merupakan karya Masyithah Mardhatillah, Moh. Hafid Effendy, Kudrat Abdillah, Fahrurrozi dan Usman. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakkan tipologi hubungan yang mendasari penggunaan kata, faktor penentu
Artikel berjudul “Language, Authority and Digital Media: The Impact on the Legitimacy of Fatwas†merupakan karya Ahmad Suaedy, Fariz Alzinar, Juri Ardiantoro, dan Said Aqil Siroj. Penelitian ini terbit di Jurnal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah tahun 2023. Studi tersebut berupaya mengungkapkan posisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang secara kelembagaan saat ini memiliki kewenangan mengeluarkan fatwa.
Artikel berjudul “Peran Manipulasi Informasi Terhadap Keikutsertaan Perempuan dalam Gerakan Terorisme†merupakan karya Teddy Indra Wijaya. Tulisan ini terbit di Journal of Terrorism Studies. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengkaji peningkatan fenomena keterlibatan perempuan dalam ISIS maupun kelompok teroris lain yang berkaitan dengan penggunaan manipulasi infoemasi maupun propaganda oleh kelompok teroris. Faktanya, terdapat peningkatan keterlibatan
Artikel berjudul “Interactions between Quietist and Jihadist in Indonesia: Polemics and Boundaries†merupakan harya Noorhadi Hasan. Tulisan ini terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2023. Salafisme tumbuh subur dan memberikan pengaruhnya di kalangan umat Islam sejak paruh kedua tahun 1980 an, bukanlah sebuah gerakan yang monolitik. Sebagai bentuk Wahabisme yang dibentuk
Artikel berjudul “The Changing Piety and Spirituality: A New Trend of Islamic Urbanism in Yogyakarta and Surakarta†merupakan karya Lukis Alam, Benni Setiawan, Shubhi Mahmashony Harimurti, Miftahulhaq, dan Meredian Alam. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2023. Penelitian tersebut mencoba mengangkat empat profil majelis yang berkembang di Yogyakarta dan
Artikel berjudul “Islamic State Utopia: Investigating Khilafatul Muslimin Movement in Contemporary Indonesia†merupakan karya Imam Sukardi. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2023. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi gerakan pendirian negara Islam kontemporer di Indonesia yakni Khilafatul Muslimin. Selain itu, penelitian ini berusaha menggali dan mengidentifikasi perbedaan anatomi Khilafatul Muslimin
Artikel berjudul “From Radical Labels to Moderate Islam: The Transformation of the Salafism Movement in Indonesia\” merupakan karya Roni Tabroni dan Idham. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2023. Penelitian ini mencoba menjelaskan peran Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) dan Lembaga Pengkajian Islam dan Bahasa Arab (LIPIA) dalam dinamika gerakan
Artikel berjudul “Locality, Equality, and Piety: Pesantren Ecofeminism Movement in Indonesia” merupakan karya Mardian Sulistyati. Penelitian ini terbit di Jurnal Studia Islamika tahun 2023. Penelitian ini berusaha menunjukkan lahirnya ekofeminisme yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dalam bentuk pesantren. Berbeda dengan pemikiran/gerakan ekofeminisme lain yang umumnya merupakan respons terhadap kerentanan wanita dan lingkungan, ekofeminisme pesantren merupakan
Artikel berjudul “A Socio-Historical Study of Women’s Rights Advocacy in Islamic Legal Construction†merupakan karya Sukron Ma’mun dan Ibnu Akbar Maliki. Tulisan ini terbit di Journal of Southeast Asian Human Rights tahun 2023. Penelitian tersebut menyajikan bukti bahwa konstruksi hukum Islam dipengaruhi oleh suara, pengalaman, dan permasalahan wanita. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kritik
Artikel berjudul “The Struggle Between Salafi Scholars and Islamic Boarding School Scholars: The Controversy Over the Practice of Fiqh Hadith in Aceh and Nort Sumatera, Indonesia” merupakan karya Tarmizi M. Jakfar, Nurdin Bakry, Safria Andy dan Muhammad Habibi MZ. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2023. Penelitian tersebut berusaha mendalami konflik Salafi
Artikel berjudul “The Driving Factors for Recidivism of Former Terrorism Convicts in Socio-Legal Perspective” merupakan karya Ali Masyhar, Ali Murtadho, dan Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Legal Studies tahun 2023. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi faktor pendorong dibalik terulangnya pelanggaran terkait terorisme bagi mereka yang pernah di penjara sebelumnya.
