Artikel berjudul “Islamophobia in the Netherlands: The Adaptation Strategy of the Indonesian Muslim Diaspora in the Netherlands in Response to the Anti-islam Issues†merupakan karya Ahmad Rofiq, Johan Arifin dan Purwanto. Tulisan ini terbit di Qudus Internasional Journal of Islamic Studies tahun 2024. Penelitian tersebut berusaha menganalisis bagaimana diaspora muslim di Belanda secara strategis mengurangi
Artikel berjudul “Deradicalization Programs in Indonesia: Perspectives of Former Terrorist Convicts†merupakan karya Abdul Jamil Wahib, Azwar Aswin, Fakhruddin M, dan Siti Atieqoh. Tulisan ini terbit di Qudus Internasional Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji kinerja program deradikalisasi dengan mengeksplorasi perspektif individu yang terlibat dalam tindakan terorisme selama periode
Artikel berjudul “The Minority Stigma of Niqabi in Social Communities: A Study of Living Sunnah on Niqab-Wearing Students at the State Islamic University in Lampung†merupakan karya Ahmad Isnaeni, Fauzan, Is Susanto, Abdul Malik Ghozali, dan Edriagus Saputra. Tulisan ini terbit di Qudus Internasional Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2024. Studi tersebut fokus pada
Artikel berjudul “The Challenge of Integrating Science and Religion in Indonesia and Malaysia†merupakan karya Saiful Hadi, Syukron Affani, dan Muhammad Ayman Al-Akiti. Tulisan tersebut terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Tujuan penelitian tersebut adalah membahas implementasi dan permasalahan integrasi ilmu dan agama di Pesantren Madura, serta lembaga Islam di Selangor,
Artikel berjudul “Fiqh Aqaliyyah as a Legal Alternative to Halal Standarization in Japan as a Non-Majority Muslim Country†merupakan karya Muhammad Luthfi, Shobichatul Aminah dan M. Zulifan. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2024. Meningkatnya jumlah populasi muslim di dunia telah menyebabkan berkembangnya industri halal baik di negara mayoritas
Artikel berjudul “Preventing Intolerant Understandings, Attitudes, and Behaviors Among Generation Z Muslims in Public and Islamic Schools\” merupakan karya Mariati Purba, Deni Hadiana, Muhammad Abdullah Darraz, Ariantoni, Sri Hendrawati, dan Muhammad Irfan Helmy. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2024. Tujuan penelitian tersebut adalah mengeksplorasi upaya sekolah untuk meningkatkan
Artikel berjudul “Textual Argumentation of the Shia-Sunni Adhan: A Call to Defending Sectarian Craving for Islamic Authority in Indonesia dan Iran†adalah karya Achmad Zuhdi dan Imam Ghazali Said. Tulisan ini terbit di Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2024. Dasar azan yang seharusnya adalah hadis mutawatir dengan menghasilkan kesepakatan, justru realitasnya menjadi objek kontroversi antara
Artikel berjudul “The Presidential Election 2024: Uncovering the Consistency of Religious Politicization†merupakan karya Mochammad Irfan Achfandy, Wawan Trans Pujianto, Wiwi Dwi Daniyarti, dan Ririn Jamiah. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2024. Media sosial adalah media komunikasi yang efektif guna memfasilitasi aktivitas kampanye politik. Namun, media sosial juga menjembatani fenomena masifnya
Artikel berjudul “Venerating Shaykh Abd Al-Qadir Al-Jilani in Indonesia and Turkiye†merupakan karya Imam Ghazali, Nyong Eka Teguh Imam Santosa, Genti Kruja dan Syafiq A. Mughni. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2024. Syekh Abd Al-Qadir Al-Jilani adalah tokoh terkemuka dalam masyarakat Islam. Jika dibandingkan dengan pengaruh karya intelektualnya, status terhormatnya lebih
Artikel berjudul “Woman and Fatwa: An Analytical Study of MUI’s Fatwa on Women’s Health and Beauty†merupakan karya Siti Hanna, Ahmad Mukri Aji, Ahmad Tholabi dan Muhammad Amin. Tulisan ini terbit di Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah tahun 2024. Tujuan penelitian tersebut adalah mengkaji fatwa kesehatan dan kecantikan perempuan yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Artikel berjudul “Sexortion, Gender, and Digital Crime: A Sosio-Legal Comparison between Positive and Islamic Law†merupakan karya JM. Muslim, Shubhan Shodiq, Kamarudiana dan Thamer Hamdi M. Almutairi. Tulisan ini terbit di Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2024. Kekerasan seksual digital dengan motif pemerasan atau sextortion adalah salah satu jenis kekerasan online berbasis gender
Artikel berjudul “Hegemony of Trump: Manifestation of Islamophobia in an Inaugural Speech†merupakan karya Badarussyamsi, Nur Syam, Ermawati dan As’ad. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Applied Linguistics tahun 2024. Studi tersebut menawarkan wawasan dari perspektif analisis wacana kritis untuk memahami wacana seputar Islamophobia. Analisis wacana kritis milik Fairlough dengan tiga dimensinya yakni tes,
