Menuju Smart University di Era Revolusi Industri 4.0
InformasiDewasa ini terjadi perubahan sosial yang begitu cepat, yang disebabkan oleh semakin merebaknya Revolusi Industri 4.0. Semua institusi akhirnya dipaksa untuk melakukan dan mengikuti perubahan dengan cepat. Mulai dari institusi sosial, bisnis, politik, pendidikan, dan bahkan agama. Semua harus berubah jika tak ingin ketinggalan zaman. Melalui Revolusi Industri 4.0, maka akhirnya dunia bisnis harus menggunakan robot (artificial intelligence), bisnis online, pengiriman barang melalui teknologi drone dan sebagainya. Demikian pendidikan juga harus melakukan perubahan mendasar, seperti pengembangan Smart University, terlebih untuk institusi pendidikan tinggi.
Menuju Smart University, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi modal utama. Demikian disampaikan oleh Mohammad Nasih Rektor Universitas Airlangga menyampaikan bahwa SDM menjadi modal utama dalam menata institusi menuju Smart University. Sedang, menata institusi menuju Smart University membutuhkan konsep yang obyektif dan komprehensif.
"Mahasiswa dan dosen yang berkualitas dan berpotensi menjadi modal utama menata institusi menuju kampus yang smart." jelasnya melalui Webinar Open Talk Airlangga (17/06/20).
Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki beberapa konsep untuk menuju Smart University. Pertama, Smart Education For Millenial People dengan memanfaatkan teknologi secara bersama-sama. Kedua, Meaningful Research and Community Service dengan mendorong riset dan pengabdian masyarakat yang fokus untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya.Ketiga, Accelerating Inovation and Enterprising dengan mempercepat inovasi yang tak hanya fisik, tapi juga inovasi yang bersifat sosial. Keempat, Responsive and Lean Management yang mengharuskan responsif terhadap banyak kondisi dan keadaan masing masing. Kelima, Top Tangible and Intangible Resource Utilization dengan pemanfaatan sumber daya serta aset fisik untuk usaha.
Binus University juga menjadi salah satu kampus di Indonesia dengan visi A World Class University In Continuous Pursuit of Innovation And Enterprise. Demikian juga pernah menjadi peringkat pertama pada kategori Top National Telkom Smart Campus Award 2014 yang mengungguli beberapa kampus besar lainnya di Indonesia. Adapun beberapa konsep yang dikedepankan oleh Binus University untuk menuju Smart University, yaitu menjadi kampus yang kreatif dan bertalenta, tersedia pengajaran dan pembelajaran kelas dunia, dan pengalaman dalam riset yang mengarah pada inovasi dan kewirausahaan, terhubung dengan layanan yang profesional dengan mengedepankan aplikasi edukasi kepada masyarakat, membentuk pemimpin yang luar biasa untuk komunitas global, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia dan komunitas internasional.
Demikian juga salah satu kampus di Dubai yaitu Hamdan Bin Mohammed Smart University memiliki konsep tersendiri untuk menuju Smart University. Beberapa konsep yang dikedepankan yaitu, pertama, Smart Learning dengan memanfaat pembelajaran berbasis e-learning. Kedua, Innovative Teaching Practice dengan memanfaatkan riset dan pengabdian masyarakat di setiap fakultas. Ketiga, Life Long Learning, dengan mengutamakan sebisa mungkin terus belajar dan memanfaatkan sertifikasi bagi mahasiswa agar dapat diterima di beberapa sektor. Keempat, Learner Centric Platform and Service, dengan mengedepankan fasilitas dan pelayanan yang fleksibel dan responsif untuk dapat diakses oleh pengajar. Kelima, House of Quality dengan mengutamakan manajemen pembelajaran yang excellence. Keenam, International Membership and Associations, berjejaring dengan beberapa institusi terkemuka dan organisasi profesional dalam pengembangan kualitas.
Menuju Smart University tak hanya membutuhkan penataan kampus dari beberapa aspek saja, melainkan perlu penataan kampus dari keseluruhan aspek. Sebab, setiap aspek saling bertautan dengan aspek lainnya. Hingga saling mempengaruhi antara aspek satu dengan aspek lainnya, yang kemudian berpotensi kuat menuju Smart University. Demikian konsep Smart University yang dikemukakan oleh Vladimir L.Uskov dalam buku yang berjudul Smart Innovation, System, and Technologies menjelaskan, Smart University adalah kampus yang tak hanya mengedepankan software atau hardware teknologi dan strategi pengajaran atau pembelajaran yang modern dan inovatif. Melainkan, kampus yang memiliki sistem yang baik dan mampu beroperasi secara signifikan.
Smart University adalah kampus yang unggul dari banyak aspek, yaitu Smart Feautures (adaptif, peka, pembelajaran mandiri, antisipasi, dan restrukturasi); Smart Stakeholders (ruang kelas yang layak, sistem yang efektif dan efesien, dan teknologi yang canggih); Smart Curricula (Program pembelajaran yang tertata dengan rapi), Smart Pedagogy (Strategi pembelajaran yang efektif, efesien, dan tepat); Smart Classroom (laboratorium yang memadai, kantor yang layak); Smart Software/Hardware (pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang canggih); Smart Technology (fasilitas dan layanan pembelajaran yang menggunakan teknologi yang memadai); Smart Resources (Finansial, teknologi, SDM).
Tak dapat dipungkiri perubahan sosial akan terus terjadi, tak akan ada satu pun institusi yang dapat menghentikan perubahan tersebut. Oleh karena itu, keberadaan Smart University harus menjadi pilihan agar tak ketinggalan zaman. Sudah seyogyanya pimpinan perguruan tinggi menatap ke depan dengan penuh optimis, sigap-tanggap, adaptif, dan responsif dengan segala perubahan yang terjadi. Sebab, tantangan ke depan adalah terjadi suatu perubahan besar yang datang tak menentu dan keadaan menuntut untuk mengikuti perubahan tersebut dengan cepat. Secepat mungkin Pimpinan perguruan tinggi harus lebih fokus pada pikiran dan tindakan untuk menuju Smart University. (Nin)

