Timur Tengah yang Semakin Membara: Iran Lumpuhkan Israel
OpiniTidak berapa lama, setelah Israel mengirimkan rudal balistik ke Teheran, Jum’at 13/06/2025, maka Iran segera membalas serangan tersebut dan dimulai konfrontasi dengan senjata high explosive. Sehari setelah serangan yang merusak pusat pengembangan senjata di Teheran dan menewaskan ahli-ahli nuklir dan jenderal Iran, maka serangan mematikan pun dilakukan Iran dengan sangat serius.
Jika kita melihat dalam tayangan di Youtube dan berita-berita di stasiun televisi swasta nasional, maka kita seperti melihat kembang api yang dibakar di malam tahun baru atau malam hari raya idul fitri. Jika kembang api membuat kita bahagia dengan warna-warninya, akan tetapi yang sekarang kita lihat adalah rudal-rudal balistik yang bertaburan di langit dan menimbulkan ledakan yang menghancurkan dan mematikan. Di pihak Iran yang wafat adalah Panglima Tertinggi Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Hossein Salami, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Militer Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri dan tiga jenderal lainnya. Sementara itu di pihak Israel yang meninggal adalah Yoaaf Mizrachi, Komandan IDF dan sejumlah perwira militer lainnya.
Perang ini belum segera selesai. Jika di awal kelihatan Israel akan memenangkan peperangan, akan tetapi akhir-akhir justru sebaliknya. Iran begitu dominan di dalam serangan-serangan rudal balistik dan drone. Hancurnya irondome yang selama ini menjadi symbol bagi kekuatan dan kekuasaan Israel akhirnya luluh lantak dengan serangan rudal balistik al-fattah. Tidak hanya itu, pusat pertahanan Israel, pusat intelligent MOSSAD juga hancur. Di dalam tayangan youtube yang layak dipercaya, ternyata Israel menjadi lahan serangan bertubi-tubi Iran. Dengan ungkapan provokatif di youtube dinyatakan bahwa Israel luluh lantak. Kota Tel Aviv dan Haifa bak kuburan. Irondome yang selama ini menjadi pusat kekuatan Israel dengan system pertahanan dan kekuatan radarnya ternyata mampu ditembus oleh senjata-senjata mematikan dari Iran. Pantaslah jika banyak analis yang menyatakan bahwa Iran lebih leading dalam kekuatan persenjataannya dibandingkan Israel. Pertahanan Israel yang dianggap terbaik di dunia, ternyata hanya berada di media social yang sudah dirancang untuk dianggap sebagai negara dengan kecanggihan pertahanan dan persenjataannya.
Yang sungguh dikhawatirkan oleh dunia sekarang adalah peluang terjadinya keterlibatan Amerika, Inggris dan Perancis dan sekutu-sekutu Amerika untuk membantu Israel dalam pertempuran dengan Iran. Dan sekarang sudah banyak kapal-kapal perang dari Amerika dan Inggris yang berdatangan di perairan Timur Tengah. Mereka sudah siap untuk melontarkan rudal-rudal ke wilayah Iran. Semakin terpuruknya Israel dalam pertempuran melawan Iran akan menyebabkan masuknya kekuatan Amerika, Inggris dan Perancis. Kiranya hanya akan tinggal tunggu perintah Trump untuk melakukan keterlibatan Amerika. Itulah sebabnya ada kekhawatiran akan memunculkan Perang Dunia III. Di pihak Iran, maka juga akan melibatkan Rusia, China, Pakistan bahkan Korea Utara. Meskipun tidak melakukan perlawanan akan tetapi dunia Arab berada dalam pemihakannya terhadap Iran. Selain Yordania, maka seluruh negara di dunia Arab memberikan support atas tindakan Iran dalam melawan Israel.
Amerika, Inggris dan Perancis sebagai sekutu proaktif tentu tidak melewatkan masalah ini untuk membantu Israel. Demikian pula Rusia, China, Pakistan dan bahkan Korea Utara juga tentu berkeinginan terlibat di dalam masalah pertempuran ini. Mereka berkeinginan untuk menguji coba senjata-senjata canggihnya dalam laga pertempuran. Jika ini yang terjadi, maka peluang untuk terjadinya perang dunia akan menjadi semakin besar peluangnya.
Perang selalu memiliki dampak negative bagi yang kalah bahkan yang menang. Jika diperhatikan tayangan di media social, khususnya youtube, tentang dampak perang sungguh memilukan. Gedung-gedung hancur, bangunan-bangunan pencakar langit juga menjadi rata dengan tanah, bahkan pemukiman juga mengalami penghancuran. Di pihak Iran tentu adalah kerusakan instalasi persenjataan yang mengalami kerusakan, sedangkan di pihak Israel semakin banyak yang mengalami kehancuran. Irondome yang selama ini menjadi symbol keangkuhan Israel pun hancur berantakan ditembus oleh rudal balistik high explosive yang diluncurkan oleh Iran, Gedung pusat intelligent Israel, MOSSAD, juga berkeping-keping. Instalasi persenjataan dan pusat pengembangan rudal Israel juga mengalami kehancuran. Bahkan juga instalasi Listrik dan IT juga rusak parah.
Jika kita melihat kerusakan demi kerusakan tersebut, kita menjadi miris. Pemimpin-pemimpin dengan egoisme kekuasaan, seperti Benyamin Netanyahu dan Trump merupakan beberapa gelintir pemimpin negara yang bisa menghalalkan semua cara untuk menguasai negara lainnya. Apa makna penyerangan atas instalasi persenjataan Iran yang diduga mengembangkan senjata nuklir. Mereka lupa bahwa Iran bukan negara yang seperti ayam sayur. Yang tidak berani bertarung, yang menerima kekalahan begitu saja. Iran memiliki sejarah sebagai bangsa besar, Kerajaan Persia yang kekuasaanya sangat besar. Negeri yang pernah mengalahkan Kerajaan Romawi, yang sangat digdaya.
Makanya, kala Israel menjual rudalnya, maka Iran membelinya. Dan yang kita lihat di Israel terjadi kehancuran di mana-mana. Mereka tidak menduga bahwa Iran memiliki kemampuan yang sangat luar bisa untuk membalas tuntas atas Israel yang pongah. Iran telah memberi bukti, bahwa pengembangan kekuatan sendiri dalam persenjataan ternyata berpengaruh signifikan untuk menggetarkan dunia.
Wallahu a’lam bi al shawab.

