Thursday, July 30 2026

Author: Eva Putriya Hasanah

Seiring berkembangnya teknologi yang disertai dengan kecepatan arus informasi, tak heran semakin berkembang pula berbagai kekerasan siber berbasis gender yang terjadi di media sosial. Hal ini sebagaimana disampaikan Kalis Mardiasih penulis buku “Muslimah yang Diperdebatkan” mengatakan, belakangan ini sering terjadi kekerasan siber di media sosial yang berbentuk, yaitu Harassment, Doxxing, NCII, Hacking, Outing, dan Grooming.

Dampak 350 tahun penjajahan kolonial menjadikan masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang inferior atau istilah lain yang kerap diucapkan oleh kaum muda millennial yaitu tak hanya masyarakat yang inferior, tapi masyarakat yang insecure. Hal ini sebagaimana disampaikan seorang ulama dan da’i sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, fenomena masyarakat

Dalam pandangan fiqh terdapat tiga tahapan masa perkembangan otak pada anak, yaitu bayi, mumayyiz, murahiq. Mumayyiz merupakan suatu kondisi otak anak yang sedang memasuki tahap berkembang. Demikian di sampaikan Gus Huda Muhammad pemerhati Metode Holistic Brain Improvement (HOBI) mengatakan bahwa anak yang telah memasuki tahapan mumayyiz ditandai dengan mulai mengerti tentang suatu hal.   “Itu

15 tahun ke depan, Indonesia dihadapkan dengan bonus demografi yaitu 45% populasi Indonesia atau setara 115 juta adalah kelas menengah baru. Hal ini sebagaimana disampaikan Prof Nur Syam bahwa 15 tahun ke depan akan muncul kelas menengah baru sebanyak kurang lebih 115 juta. Hingga, menurutnya, hal ini menjadi kesempatan dan peluang bagi PMII untuk mengambil

“PMII harus berada di depan bukan di belakang. Waj’alna lilmuttaqina imama. Yang artinya harus menjadi imam bukan makmum. Hingga melalui muktamar ini dapat melahirkan sosok yang mampu membangun infrastruktur pemikiran untuk mengejar ketertinggalan pemikiran. Pertanyaannya, siapa? Dimana? Bagaimana merumuskannya?”   Hal ini sebagaimana dipaparkan oleh Dr. H. Jazilul Wafaid Wakil Ketua MPR RI, tugas PMII

“Allah melarang perbuatan dholim pada diri sendiri dan dzat-Nya. Sedang, Allah tak akan pernah berbuat dholim kepada makhlukNya. Allah tak akan melakukan sesuatu dengan semena-mena, melainkan melakukan segala sesuatu secara adil.”   Sebagaimana dijelaskan oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang Malang KH. Ahmad Fahrurrozi atau yang kerap disapa Gus Fahrur dalam Ngaji Online kitab

Belum lama Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel Surabaya melaunching sebuah karya buku berjudul Madzhab Dakwah Wasathiyah Sunan Ampel sebagai bentuk persembahan di usia emas yang ke-50 tahun, (26/03/2021).   Selain untuk menyebarkan paham ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, terbitnya buku ini bertujuan untuk melihat dan mengenal lebih dekat kiprah kanjeng Sunan

Menginjak usia emas yang ke 50 tahun, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya hadir dengan meluncurkan sebuah karya buku baru berjudul Madzhab Dakwah Wasathiyah Sunan Ampel. Buku berjudul Madzhab Wasathiyah Sunan Ampel tersebut dilaunching secara langsung oleh Menteri  Agama Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas di Hotel Mercure, Surabaya, Jum’at (26/03/2021).   Dalam

Kata Ghosting mendadak menjadi perbincangan publik belakangan ini. Bahkan tak sedikit dari anak muda pun turut menjadikan kata ‘ghosting’ sebagai kosa kata tambahan dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini bermula dari merebaknya isu hubungan asmara putra Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yaitu  Kaesang Pangarep dengan kekasihnya yaitu Felicia Tissue. Kaesang dikabarkan putus kontak dengan kekasihnya tersebut

Merasa berada di Comfort Zone?. Tentu setiap orang pernah mengalami situasi dan kondisi tersebut, yaitu zona nyaman atau yang familiar di telinga adalah Comfort Zone. Situasi dan kondisi ini bukan justru aman dan baik untuk perkembangan individu seseorang. Melainkan, Comfort Zone sangat berpengaruh negatif pada perkembangan individu seseorang dalam berbagai aspek, yaitu aspek psikologis, kognitif,

Tepat hari Rabu, 10 Maret 2021, tim peneliti dan penyusunan buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmony yang terdiri dari, yaitu crew Nur Syam Centre, Dosen UIN Sunan Ampel, dan Dosen IAINU kembali berkumpul kali kedua bersama Bupati Tuban Fathul Huda di Pendopo pemerintah kabupaten Tuban.   Jika sebelumnya pada tanggal 8 Desember 2020,

Adaptasi budaya baru di tengah masyarakat, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun telah menjadi bagian dari kehidupan mayarakat. Hingga sampai detik ini, masyarakat telah terbiasa dengan budaya baru tersebut. Walau, faktanya, tak sedikit masyarakat yang masih belum mengindahkan protokol kesehatan tersebut.   Sebab budaya baru yang telah menjadi bagian dari kehidupan

1 7 8 9 10 11 18