Monday, July 27 2026

Category: Informasi

Program Pasca Sarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribhakti Kediri baru saja menyelenggarakan Webinar, (08/08). Webinar tersebut diprakarsai oleh Dr. Suko Susilo, MSi selaku Direktur Program Pasca Sarjana IAI Tribhakti Kediri. IAI Tribhakti turut mengundang beberapa narasumber, yaitu Prof. Dr. Azis Fahrur Rozi, MA, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Prof. Dr. Nur Syam, Guru

Era digital saat ini tak dapat dipungkiri bila media sosial menjadi sarang beragam racun atau yang kerap disebut toxic. Toxic merupakan sesuatu hal apapun, baik visual atau verbal yang masuk pada pada diri seseorang yang kemudian berpengaruh negatif pada diri dan kehidupan seseorang tersebut. Sayangnya, toxic di media sosial tersebut dapat berpengaruh negatif secara signifikan

Perubahan ruang berbelanja dari ruang offline ke ruang online kini tampak nyata. Perantara paling banyak digunakan oleh pelaku bisnis di tengah pandemi untuk mengenalkan dan menjual produk yaitu teknologi komunikasi. Hal itu disebabkan salah satunya karena dampak Covid-19 yang kian mewabah, mengakibatkan tak sedikit masyarakat memilih untuk berbelanja secara online demi menjaga keamanan dan kesehatan

Learn From Home atau belajar dari rumah di tengah pandemi bukan lagi menjadi suatu hal yang baru. Melainkan, telah menjadi sebuah sistem baru yang diterapkan guna tetap menjaga keamanan dan kesehatan semua peserta didik di tengah pandemi. Sayangnya, kemudian muncul beberapa kendala saat anak harus belajar di rumah, seperti minat belajar anak menurun dan anak

Saat di tengah pandemi, kuliah dilakukan secara online. Namun, biaya kuliah tetap menjadi kewajiban administratif yang perlu ditunaikan. Maka, biaya kuliah tetap harus dibayar oleh mahasiswa untuk tetap dapat melanjutkan perkuliahan. Hanya saja hal tersebut kemudian menuai respon, baik mahasiswa dan wali mahasiswa. Salah satunya yang menjadi beban utama, yaitu kuota internet. Bahkan, akhirnya juga

Saat di tengah wabah pandemi Covid-19, Durhan mahasiswa S3 asal kota Sumenep dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan Program Doktoral Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Sunan Ampel Surabaya. Dengan merampungkan disertasi yang berjudul ‘Pengembangan Model Pembelajaran AD-PREDIC (Ask, Do, Presentation, Discussion, dan Communication) Untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran Pada Mata Kuliah Fikih Ibadah Di Institut Ilmu

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel baru usai melangsungkan yudisium secara online via Zoom, Selasa (28/07/2020). Saat ini FDK merupakan kali pertama melangsungkan yudisium secara online. Dengan diikuti sejumlah 121 calon wisudawan dan wisudawati yang terbagi dalam lima program studi, yaitu Ilmu Komunikasi (ILKOM), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan Konseling Islam (BKI), Pengembangan

Beragam informasi di era digital saat ini membanjir, baik di media massa dan media sosial. Hingga mengakibatkan tak sedikit masyarakat mengalami kesulitan untuk membedakan antara informasi yang benar dan informasi yang salah. Hal itu kemudian berdampak tak sedikit masyarakat termakan informasi yang salah atau disinformasi. Bahkan, tak sedikit masyarakat akhirnya memahami informasi secara salah atau

Kebahagiaan mahasiswa UIN Sunan Ampel bernama Mohammad Syarifuddin seketika membuncah, saat mengetahui hasil sidang ujian Program Doktornya dinilai dengan predikat pujian atau cumlaude oleh penguji. Saat usai sidang ujian Program Doktor, Ketua Sidang Ujian Terbuka pada Program Doktor UIN Sunan Ampel yaitu Prof. Dr. Aswadi mengumumkan, ujian dengan Promovendus, Mohammad Syarifuddin lulus dengan predikat pujian

IAIN Pamekasan kali ini menyelenggarakan sebuah seminar online via Webinar, Senin, (20/07). Dengan mengusung tema “Peluang dan Tantangan PTKIN di Era Disruptif”. Pada seminar online kali ini, IAIN Pamekasan turut mengundang beberapa dosen dari berbagai universitas sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. H. Nur Syam, M.Si Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Moh. Qosim,

Kementerian Agama belum lama merealisasikan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 tahun 2019 menggantikan KMA Nomor 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013. Dalam KMA Nomor 183 tahun 2019 berisi tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab pada Madrasah.    Tercatat pada tanggal 13 juli 2020, kurikulum baru ini telah diterapkan secara serentak di

Komunitas Baca Rakyat (KOBAR) berkolaborasi dengan Nur Syam Centre (NSC) mengadakan sebuah forum kajian ilmiah melalui aplikasi Zoom (14/07). Forum kajian ilmiah ini terbilang cukup ramai diikuti oleh banyak partisipan dari berbagai kalangan. Mulai dari kiai, gusdurian, polisi, hingga akademisi yang berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Banyuwangi, Jakarta, dan bahkan ada salah satu mahasiswa

1 33 34 35 36