Saturday, October 24 2026

Category: Riset Sosial

Artikel berjudul “Sharia and Islamic State in Indonesia Constitutional Democracy: An Aceh Experience” merupakan karya Khamami Zada. Tulisan ini terbit di Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan tahun 2023. Penerapan syariat Islam di Aceh dihadapkan pada suatu pertanyaan krusial yakni apakah syariat Islam kompetibel dengan demokrasi sebagai sistem politik Indonesia? Apakah dengan semakin luasnya

Artikel berjudul “Islamic Literature in Modern Indonesia: Political Disputes Among Muslim Writers 1930s-1960s” merupakan karya Sudarnoto Abdul Hakim. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2023. Penelitian ini berusaha mengkaji perubahan atau evolusi unsur-unsur Islam dalam sastra Indonesia pada abad 20. Kajian yang digunakan adalah analisis Sejarah guna mengkaji kesinambungan

Artikel berjudul “Indonesia as a Legal Welfare State: A Prophetic-Transcendental Basis” merupakan karya Khudzaifah Dimyati, Haedar Nashir, Elviandri, Absori, Kelik Wardiono, dan Arief Budiono. Tulisan ini terbit di Jurnal Heliyon tahun 2021. Konsep negara sejahtera didasarkan pada kontrak sosial individualis dan liberal yang mengutamakan kepentingan individu dengan hegemoni liberalis, parsial sekaligus non-holistik. Konsep ini akan

Artikel berjudul “Advancing the Discourse of Muslim Politics in Indonesia: A Study on Political Orientation of Kiai as Religious Elites in Nahdlatul Ulama” merupakan karya Muhammad Turhan Yani, Choirul Mahfud, S.A.P. Rangga Sa’adillah, Mohammad Reevany Bustami, Maskuri dan Ahmad Taufiq. Tulisan ini terbit di Jurnal Heliyon tahun 2022. Peneliteian tersebut berupaya menyelidiki interaksi politiik Kiai

Artikel berjudul “Muslim Intelectuals’ Insight and Their Contributions to the Development of Alternative Social Science in the Malay-Indonesian Context” merupakan karya Hasnan Bachtiar dan Zakiyuddin Baidhawy. Tulisan ini terbit di Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam: Teosofi tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji interaksi antara ilmu sosial dan tradisi dalam keilmuan Melyu-Indonesia berdasarkan perspektif intelektual muslim.

Artikel berjudul “Partisanship, Religion, and Social Class: Attitudes and Behaviors in the Early Stages of the Covid-19 Pandemic” merupakan karya Burhanuddin Muhtadi dan Seth Soderborg. Tulisan ini terbit di Studia Islamika tahun 2023. Penelitian tersebut berusaha menyelidiki perbedaan sikap dan perilaku warga dalam merespon protokol kesehatan di masa awal pandemi dan sejauh mana kepercayaan individu

Artikel berjudul “ Spiritual Healing: Kajian Terapi Refleksologi Sufi Modern di Indonesia” merupakan karya Mohammad Rindu Fajar Islamy, Yedi Purwanto, Usup Romli, dan Alwan Husni Ramdani. Tulisan ini terbit di Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam: Teosofi. Penelitian ini mencoba menelusuri proses konversi dan dinamika perkemabnagn penyembuhan ala sufi, berdasarkan studi kasus praktik terapi sufi yang

Tulisan berjudul “Why Did We Disdown the Muslim Brotherhood?” merupakan karya Omar Gomaa dan Mehmet Ozalp. Artikel ini terbit di International Journal of Islamic Thought tahun 2022. Data dari penelitian ini didapatkan melalui wawancara dengan lima informan mantan anggota dan pemimpin Ikhwanul Muslimin yang memiliki peran vital dalam organisasi tersebut. Seperti yang diketahui bahwa gerakan-gerakan

Artikel berjudul “Typologies of Religious Moderation in Indonesian Higher Education Institutions” merupakan karya Nunu Burhanuddin dan Darul Ilmi. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2022. Tujuan dari penelitian tersebut adalah menganalisis tipologi moderasi beragama yang di praktikkan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dan Perguruan Tinggi Umum (PTU) dengan fokus kajian di

Artikel berjudul “Causes and Consequences of Polygamy: An Understanding of Coping Strategies by Co-Wives in Polygamous Marriage” merupakan karya Sabila Naseer, Sehrish Farooq, dan Farah Malik. Tulisan ini terbit di ASEAN Journal of Psychiatry tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah menyelidiki penyebab poligami, hasil dan cara agar perempuan menerima poligami. Metode yang digunakan adalah

Artikel berjudul “Gender Decision Dilemma of Disorders of Sex Development (Khunsa) in Islamic Law with Medical Approach” merupakan karya Edi Susilo, Ahmad Zahro, Budi Santoso dan Sultana MH Faradz. Tulisan ini terbit di International Journal of Islamic Thought tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah kajian dengan metode medis guna memahami lebih lanjut terkait pembaharuan

Artikel berjudul “Brands of Piety? Islamic Commodification of Polygamous Community in Indonesia” merupakan karya Rizqa Ahmadi, Lilik Rofiqoh dan Wildani Hefni. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Islam (JIIS) tahun 2022. Penelitian tersebut berusaha menggali aspek komodifikasi agama dalam praktik poligami di kalangan muslim urban Indonesia, khususnya tren pernikahan poligami yang banyak dipromosikan melalui

1 … 8 9 10 11 12 … 18