Saturday, October 24 2026

Category: Riset Sosial

Artikel berjudul “Reclaiming Moderate Islam in Nahdlatul Ulama: Challenging the Dominant Religious Authority in Digital Platform” merupakan karya Wahyudi Akmaliah. Tulisan ini terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2022. Studi tersebut berusaha mengkaji upaya Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadapi tiga tantangan. Mulai dari dinamika internalnya di kalangan elit keagamaan, pengaruh kepemimpinannya di tingkat akar

Artikel berjudul “The Tradition of Pilgrimage to the Grave of Muslim Missionaries in Misool Island, Papua” merupakan karya Ade Yamin, Mufliha Wijayati, Ana Maria, Fatimah Parera dan Rahmawansyah Sahib. Tulisan ini terbit di International Journal of Islamic Thought tahun 2002. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengungkap makna dibalik makam yang dianggap keramat oleh masyarakat. Selain

Artikel berjudul “The Prospect of Waqf in Financing Small and Medium Enterprises (SMes) in Yemen” merupakan karya dari para penulis dari Universitas Istanbul dan Universitas Malaysia yakni Abdo Yousef Qaid Saad, Mustafa Omar Muhammed, Ibrahim Al-Jubari dan Forbis Ahamed. Tulisan ini terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2022. Studi tersebut berusaha

Artikel berjudul “Integration of Religious Awareness in Environmental Education” merupakan karya Abdul Karim. Tulisan tersebut terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2022. Tujuan dari penelitian itu adalah mengetahui manfaat pengintegrasian nilai-nilai agama dan pendidikan lingkungan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu tersebut. Selain itu, guna memahami respon masyarakat terhadap integrasi antara

Artikel berjudul “Religious Psychosocial Healing for the Trauma of the Children of the Terrorist” merupakan karya Miftahuddin, Hanung Triyoko, Burhan Yusuf Habibi dan Muhammad Nazil Iqdami. Penelitian tersebut terbit di Qudus Internastional Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2022. Tujuannya adalah mengungkap proses trauma healing dengan pendekatan psikososial religius pada anak-anak teroris. Metode kualitatif digunakan

Artikel berjudul “The Religious Politics of Habaib in Surabaya and Bangil East Java: A Socio Raligio Political Approach” merupakan karya Arsyad Sobby Kesuma, Abdul Halim dan Nur Syam. Tulisan tersebut terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2022. Penelitian tersebut mengkaji aktivitas sosial politik para habaib di Jawa Timur yang heterogeny dengan kecenderungan

Artikel berjudul “Religious Moderation in Indonesian Muslims” merupakan karya Imam Subchi, Zulkifli, Rena Latifa dan Sholikatus Sa’diyah. Tulisan ini terbit di Jurnal Religions tahun 2022. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengetahui faktor yang mempengaruhi moderasi beragama. Caranya dengan mengukur variabel religiositas dan demografis yang dianggap memainkan peran penting dalam membentuk moderasi beragama. Subjek dalam penelitian

Artikel berjudul “The Religious Moderation Discourse in Social Media: Studies on Ach Dhofir Zuhry’s Facebook and Youtube” merupakan karya Agus Iswanto, Moch. Lukluil Maknun, Roch. Aris Hidayat dan M. Aji Nugroho. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin: Esensia tahun 2022. Sebenarnya banyak penelitian yang membahas tentang penggunaan media sosial untuk menyebarluaskan ideologi keagamaan baik

Artikel berjudul “Multifaced Politics: A Study on Polarization of Political Behavior of Tarekat Community in West Sumatera, Indonesia” merupakan karya Walhendri Azwar dan Muliono. Tulisan ini terbit di Hournal of Islamic Studies: Al-Jami’ah tahun 2022. Penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif-fenomenologi guna memahami berbagai makna aktivitas sosial-politik dan corak hubungan sosial kaum tarekat dengan masyarakat. Data

Artikel berjudul “Managing Islam in Singapore: A Strong and Resilient State” merupakan karya Norshahril Saat. Tulisan ini terbit di Jurnal Studia Islamika tahun 2022. Penelitian tersebut mengkaji efektivitas negara dalam mengelola hubungan negara-masyarakat Melayu khususnya dalam hal keamanan dan religiositas di Singapura. Relasi antara masyarakat dan negara cenderung bersahabat, meskipun terdapat sedikit ketegangan. Sejak tahun

Artikel berjudul “Granting of License Polygamy Perspective Maqasid: Analysis of Article 4 of Law Number 1 of 1974 and Article 57 of the Compilation of Islamic Law” merupakan karya Ahmad Rezy Meidina. Tulisan ini terbit di International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) tahun 2022. Penelitian tersebut fokus pada alasan pemberian izin poligami bagi

Artikel berjudul “The Islamic Political Supports and Voting Behaviors in Majority and Minority Muslim Provinces in Indonesia” merupakan karya Delmus Puneri Salim. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2022. Penelitian ini berfokus pada relasi Islam dan politik di Indonesia dalam dua kali pemilihan presiden terakhir.  Lebih jauh dengan membahas dukungan

1 … 9 10 11 12 13 … 18