(Sumber : Kompas.com)

Televisi Digital dan Ekonomi

Horizon

Oleh: Nurul Istifadhoh

Mahasiswa program doktor pascasarjana UIN sunan ampel surabaya

  

Memasuki era digital yang saat ini berkembang di seluruh belahan dunia, telah menjadikan perkembangan zaman yang semakin cepat. Hal ini dikarenakan peran digital yaitu memanfaatkan teknologi dengan merangkai kecerdasan buatan dengan pikiran manusia. Perkembangan di era digital ini menjadi suatu perkembangan yang ada pada kehidupan masyarakat, yaitu dengan adanya jaringan internet, media sosial, perangkat digital, aplikasi digital sehingga mampu mempengaruhi maupun memudahkan segala aktifitas serta perdagangan di berbagai bidang dalam kehidupan manusia. 

  

Teknologi informasi telah berkembang dan memberikan dampak positif salah satunya pada ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan semakin maraknya penggunaan teknologi digital sebagai wadah komunikasi masyarakat dalam bertransaksi, menjalin networking hingga kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang dan mengembangkan kegiatan promosi. Hal ini menjadikan teknologi informasi suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dan memiliki arah yang lebih baik dan dapat meningkatkan efisiensi serta efektifitas kerja maupun indutri. 

  

Televisi atau yang biasa disebut TV merupakan salah satu media massa yang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan manusia. Televisi juga merupakan alat komunikasi massa yang beroperasi sebagai barang elektronik yang bisa memanifestasikan gambar serta suara. Komunikasi massa ialah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa yang ditujukan pada masyarakat secara luas. Komunikasi massa berarti jenis komunikasi yang diarahkan pada sebagian khalayak yang tersebar, heterogen dan anonym melalui media massa, alhasil pesan yang sama dan serupa akan langsung diterima oleh masyarakat secara sesaat maupun serentak. Televisi yang pertamakali berdiri ialah televisi Analog, dimana diawal berdirinya televisi tersebut telah mendapatkan penolakan dari berbagai pihak, namun dengan seiring berjalannya waktu, perubahan pemikiran serta kesadaran masyarakat bahwa televisi telah melengkapi kebutuhan mereka. seperti halnya sebagai media informasi, media pendidikan maupun hiburan, sehingga televisi mampu diterima oleh masyarakat. 

  

Dilansir dari informasi yang telah disosialisasikan oleh KOMINFO https://www.kominfo.go.id/ bahwasaanya perkembangan teknologi mampu memberikan perubahan yang cukup besar bagi kehidupan. Salah satunya dengan terwujudnya televisi yang memiliki teknologi yang sesuai dengan perkembangan saat ini. Televisi Analog maupun televisi digital merupakan sebuah alat media massa yang memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai komunikasi massa. Namun perbedaanya televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi sehingga akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya bagi masyarakat Indonesia. Hal ini yang menjadi dasar bahwa siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan oleh siaran televisi digital selambat-lambatnya pada 2 November 2022. 

  

Pemerintah telah menetapkan kebijakan digitalisasi penyiaran dengan mempertimbangkan manfaat di masa yang akan datang dari diterapkannya teknologi digital atas sektor penyiaran. Teknologi penyiaran digital dalam hal ini televisi digital, memungkinkan adanya penataan spektrum  frekuensi radio guna menaikkan kapasitas jaringan transmisi yang mendatangkan saluran televisi tambahan atau standard definition/high definition serta mampu mengembangkan efisiensi kinerja pengelolaan infrastruktur penyiaran, serta mewujudkan kualitas yang baik pada produk audio visual.

  

Melihat dari perspektif ekonomi pengalihan dari televisi analog menjadi televisi digital memberikan beberapa manfaat, antara lain: pertama, peningkatan layanan penyiaran Televisi terrestrial, yaitu meningkatnya saluran televisi yang berkualitas yaitu memiliki gambar yang bersih dan suara yang jernih. Kedua, melalui televisi digital, Indonesia dapat menghemat penggunaan pita 700 MHz sehingga sebagian dapat digunakan untuk layanan internet seperti 4G, 5G dan pengembangan teknologi selanjutnya serta dapat digunakan untuk sistem peringatan dini kebencanaan, layanan pendidikan dan kesehatan jarak jauh. Ketiga, pemerataan yaitu dengan diterapkannya televise digital maka anggaran untuk pembangunan infrastruktur penyiaran menjadi lebih efisien serta daerah yang belum memiliki siaran televise terrestrial dapat melakukan pembangunan dengan biaya yang rendah. Keempat, membuka lapangan kerja yaitu keberadaan televisi digital dapat menunjang ekonomi digital yang diperkirakan akan menunbuhkan 232.000 lapangan pekerjaan baru di Indonesia. Hal ini didasari atas hasil kajian yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan bantuan Boston Consulting Group (BCG) pada tahun 2017.

  

Keberadaan televisi digital dapat mendukung pengembangan ekonomi digital yang saat ini sangat diminati oleh masyarakat. hal ini telah memberikan banyak pilihan kepada masyarakat terutama UMKM maupun industri untuk menemukan peluang maupun kemudahan dalam mengembangkan usahanya secara luas. Stafsus Kominfo dalam webinar seputar siaran TV digital menyatakan bahwa terpenuhinya jaringan internet yang lebih cepat, akan berdampak pada gejolak ekonomi yang juga semakin cepat. Sehingga hal ini yang kemudian mendorong pula pembangunan ekosistem digital dan ini merupakan suatu kesempatan yang penting atau peluang yang besar untuk mendorong bertumbuhnya ekonomi digital. Beliau juga melanjutkan pernyataannya bahwa televisi digital memberikan banyak pengaruh yang bersifat positif. Bukan hanya sekedar tontonan saja namun televise digital dapat berpengaruh pada perubahan mindset masyarakat tentang peluang-peluang dengan ide gagasan yang kreatif yang dapat mereka capai dimasa yang akan datang. Selain itu, televisi digital dapat mengakses segala bentuk informasi dibidang, pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial, agama, maupun perkembangan dunia, sehingga masyarakat dapat segera beradaptasi dan menyikapi informasi tersebut. 

  

Teknologi digital telah membuat perubahan yang amat besar bagi dunia khususnya Indonesia. Transformasi digital menjadi solusi strategis bagi Indonesia menuju masa depan di era industry 5.0. Hal ini yang akhirnya menjadikan pemerintah perlu terus berupaya untuk menciptakan kedaulatan serta kemandirian digital demi suksesnya pelaksanaan transformasi digital di Indonesia.