(Sumber : Gulf News)

Cara Kita Berpartisipasi dalam Keamanan Global

Informasi

Eva Putriya Hasanah

  

Sebagai alumni S1 Hubungan Internasional yang telah lulus sejak empat tahun lalu ada kajian menarik yang menurut saya relevan dipelajari oleh teman-teman pegiat komunitas sosial, kemanusiaan, lingkungan maupun yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bahkan kita sebagai individu.

  

Kajian ini bernama isu keamanan non-tradisional. Kajian dalam hubungan internasional ini mulai muncul setelah berakhirnya Perang Dingin. Pada masa ini, terjadi pergeseran fokus dari keamanan tradisional yang hanya berfokus pada ancaman militer antara negara-negara besar menjadi lebih inklusif, mencakup isu-isu yang sebelumnya dianggap tidak terkait dengan keamanan.

  

Perubahan ini terjadi karena adanya kesadaran bahwa ancaman terhadap keamanan tidak hanya berasal dari serangan militer, tetapi juga dari isu-isu seperti terorisme, perubahan iklim, kejahatan transnasional, kemiskinan, dan sebagainya. Isu-isu ini memiliki dampak yang luas dan melintasi batas negara, sehingga memerlukan pendekatan yang lebih holistik dalam mengatasi keamanan.

  

Kajian keamanan non-tradisional dalam hubungan internasional juga dipengaruhi oleh perkembangan teori-teori dalam studi hubungan internasional. Misalnya, teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya norma, identitas, dan konstruksi sosial dalam hubungan internasional telah memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman tentang keamanan.

  

Namun, pergeseran ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Prosesnya berlangsung seiring dengan perubahan dinamika politik dan keamanan pasca-Perang Dingin. Pada awalnya, keamanan non-tradisional mungkin tidak mendapatkan perhatian yang sama dengan keamanan tradisional, tetapi seiring waktu, pemahaman dan pengakuan terhadap pentingnya isu-isu keamanan non-tradisional semakin meningkat.

  

Bagaimana kita dapat berpartisipasi dalam keamanan non-tradisional?

  

Dalam kajian keamanan non-tradisional, penting untuk memahami bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab negara-negara, tetapi juga melibatkan peran aktif dari aktor non-negara seperti organisasi internasional, LSM, masyarakat sipil, dan individu.


Baca Juga : Prof. Achmad Jazidie dalam Diskusi Buku Pendidikan Tinggi Islam

  

Berikut adalah beberapa cara di mana kita dapat berpartisipasi dalam keamanan non-tradisional :

  

Pertama, peningkatan Kesadaran: Menjadi sadar akan ancaman keamanan non-tradisional dan pentingnya mengatasi masalah tersebut adalah langkah awal yang penting. Dengan memahami isu-isu seperti transnational crime, terorisme, perubahan iklim, dan lainnya, kita dapat berkontribusi dalam menciptakan kesadaran di lingkungan sekitar kita.

  

Kedua, Pendidikan dan Pelatihan : Meningkatkan pemahaman tentang keamanan non-tradisional melalui pendidikan dan pelatihan dapat membantu kita menjadi lebih siap dalam menghadapi ancaman tersebut. Misalnya, mengikuti kursus atau seminar tentang keamanan non-tradisional dapat memberikan pengetahuan yang lebih mendalam tentang isu-isu tersebut.

  

Ketiga, Partisipasi dalam Organisasi Internasional: Bergabung dengan organisasi internasional yang berfokus pada keamanan non-tradisional, seperti Interpol, United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), atau organisasi regional yang serupa, dapat memberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam upaya penanggulangan ancaman tersebut.

  

Keempat, Kolaborasi dan Kerjasama: Membangun kerjasama dengan negara-negara lain dan lembaga internasional dalam mengatasi ancaman keamanan non-tradisional sangat penting. Melalui pertukaran informasi, pelatihan bersama, dan upaya kolaboratif lainnya, kita dapat memperkuat kapasitas dan efektivitas dalam menghadapi ancaman tersebut.

  

Kelima, Partisipasi dalam Inisiatif dan Program: Mendukung dan berpartisipasi dalam inisiatif dan program yang bertujuan untuk mengatasi ancaman keamanan non-tradisional juga merupakan cara yang efektif untuk berkontribusi. Misalnya, mendukung program pencegahan terorisme atau partisipasi dalam kampanye kesadaran tentang perubahan iklim.

  

Keenam, Melaporkan Aktivitas Mencurigakan: Menjadi mata dan telinga yang waspada di lingkungan sekitar kita adalah langkah penting dalam keamanan non-tradisional. Jika kita melihat atau mendengar aktivitas yang mencurigakan, penting untuk melaporkannya kepada pihak berwenang agar tindakan dapat diambil dengan cepat.

  

Dengan berpartisipasi dalam keamanan non-tradisional, kita dapat berperan dalam menjaga stabilitas dan keamanan global. Setiap individu dan masyarakat memiliki peran yang penting dalam menghadapi ancaman ini, dan kolaborasi internasional akan menjadi kunci dalam mencapai keamanan yang lebih baik.