Harlah NU ke-98 : Wasilah Dalam Merajut Ukhuwah
InformasiPerintah kepada umat-umat Islam agar dapat menjadi agen-agen perdamaian untuk merekatkan persaudaraan keislaman, persaudaraan keindonesiaan, dan persaudaraan masyarakat.
Hal ini sebagaimana disampaikan KH. Agus Salim Ketua Lembaga Dakwah PBNU dalam acara Peringatan Harlah Nadlatul Ulama (NU) ke-98 secara live streaming, Sabtu (27/02/2021) di kanal Youtube TVNU Nahdlatu Ulama. Ia mengatakan bahwa umat Islam harus menjadi agen-agen perdamaian.
"Mustahil Indonesia dapat maju, sejahtera, adil, dan sentosa jika kedamain bangsa ini terus menerus digerogoti ujaran-ujaran kebohongan dan penuh kebencian. Maka gangguan-gangguan yang mengancam dan menggerogoti perdamaian Indonesia berhasil dilumpuhkan," ucapnya.
Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa merekatkan persaudaraan dapat diwujudkan dengan bahu-membahu antar sesama.
"Dengan menolong saudara kita yang telah mendapat musibah, seperti banjir dan tanah longsor. Kita harus menjaga keselamatan antar kita di era pandemi. Dengan senantiasa mentaati protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi nasional," tuturnya.
Demikian Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Denanyar, Jombang sekaligus Wakil Ketua PWNU Jawa Timur yang akrab disapa Gus Salam menuturkan, dalam kondisi apapun alangkah baiknya dapat terus bersyukur. Bahkan, rasa syukur tersebut perlu dirawat.
"Harus kita rawat rasa syukur ini agar kenikmatan yang Allah beri tak berhenti. Mensyukuri bagaikan ikan dan bagaikan kail bagi nikmat yang belum diperoleh. Bagaimanapun situasi dan kondisi kita harus tetap bersyukur," ucapnya dalam sambutan pembukaan acara Istiqosah Kubro melalui live streaming yang disiarkan secara langsung dalam kanal Youtube Aula Channel, Minggu (28/02).
Dalam kesempatan harlah NU ke-98, Ir. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia juga menyampaikan bahwa di harlah NU ke-98 menjadi perantara untuk mengukuhkan tali persaudaraan antar sesama.
"Ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah yang merupakan modal utama benteng ketangguhan Indonesia," ucapnya dalam sambutan acara Peringatan Harlah NU ke-98 yang digelar secara live streaming di kanal Youtube TVNU Nahdlatul Ulama, Sabtu (27/02/21).
Demikian Jokowi menyampaikan bahwa dalam kesempatan harlah NU ke-98 ini menjadi pengingat bahwa dua tahun kemudian, NU telah memasuki usia satu abad dalam sepak terjang menumbuhkan paham Ahlusunnah Waljamaah di bumi pertiwi.
"Aswaja tumbuh kokoh di Indonesia dengan komitmen kebangsaan. Hubbul wathon minal iman adalah benteng terdepan dalam membela pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Yang selalu konsisten menebarkan toleransi dan kesejukan dalam kehidupan masyarakat Indonesia bahkan masyarakat dunia yang semakin majemuk," pungkasnya.
Adapun serangkain acara di hari puncak Harlah NU ke-98 yang jatuh tepat pada tanggal 28 Februari 2021, yaitu Khotmil Qur'an 98 Titik Se-Jatim, Forum NU Merajut Ukhuwah, NU Global Forum : Arus Baru Gerakan NU di Luar Negeri, Ketawa ala NU atau Stand Up Comedy, ANUNADA Akustik, Javin Perform, NUconomic Sinergi Ekonomi Umat, serta ada Spesial Ishari yang akan diselenggarakan pada malam hari ini secara live streaming di kanal Youtube Aula Channel dan 98 Channel Sosial Media, serta 9 Stasiun Tv. Hadir di malam puncak harlah NU ke-98 kali ini yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, masyaikh NU, dan tokoh masyarakat. (Nin)

