Meneliti Kinerja Pengawas Madrasah: Abd. Rahman Peroleh Gelar Doktor
Kelas Metode PenelitianProf. Dr. Nur Syam, MSi
Disertasi yang berjudul “Efektivitas Kinerja Pengawas Madrasah Tsanawiyah dalam Meningkatkan Pelaksanaan Tugas Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Provinsi Jambi” dapat dipertahankan dengan sangat baik oleh Abd. Rahman mahasiswa Program Doktor pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana UIN STS Jambi, pada hari Selasa, 02/07/2024 pukul 10.00-12.00 WIB.
Ujian tahap terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. Risnita, MPd. (Direktur PPs UIN STS Jambi), Dr. H. Kemas Imron Rosyadi (Sekretaris), Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS, MAg. (Promotor), Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M. Pd., (Co-Promotor), Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi (penguji utama), Prof. Dr. H. As’ad, MPd (penguji/Rektor), Prof. Dr. Marwazi, MAg. (penguji), Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd.I (penguji).
Dari penelitian untuk disertasinya, diperoleh abstrak sebagai berikut: “Penelitian ini mengkaji efektivitas kinerja pengawas Madrasah Tsanawiyah dalam meningkatkan pelaksanaan tugas kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi pengawas Madrasah Tsanawiyah, pihak Kanwil Kementerian Agama, Kepala MTsN 2 Kota Jambi, Kepala MTsN 1 Bungo, dan Kepala MTsN 1 Tanjung Jabung Barat, serta guru-guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja pengawas madrasah bervariasi di berbagai MTsN. Di MTsN 2 Kota Jambi, pengawas menunjukkan pemahaman mendalam tentang kebijakan pendidikan dan memberikan bimbingan yang efektif kepada kepala Madrasah. Namun, di MTsN 1 Bungo dan MTsN 1 Tanjung Jabung Barat, kelemahan dalam pemahaman kebijakan dan kurangnya keterlibatan aktif pengawas memiliki hasil negatif pada pelaksanaan tugas kepala Madrasah.
Faktor-faktor seperti keterbatasan jumlah pengawas, kurangnya inovasi, keterbatasan akses terhadap pengetahuan baru, dan pendekatan subjektif terhadap pengawas menentukan kinerja mereka. Hasil dari efektivitas kinerja pengawas sangat relevan dalam meningkatkan pelaksanaan tugas kepala Madrasah, dengan model pengembangan kinerja yang efektiv mendukung peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan”.
Sebagai basis teori untuk mempertajam analisis data, maka digunakan teorinya Gibson dengan indikator produksi, efisiensi, kepuasan, keadaptasian, ukuran efektivitas multivariasi. Sedangkan indikator efektivitas kinerja pengawas madrasah meliputi: Pemahaman kebijakan pendidikan, pendampingan dan bimbingan, monitoring dan evaluasi, pengembangan profesionalisme, kolaborasi dan kemitraan, pengelolaan sumber daya, pencapaian tujuan pendidikan dan umpan balik dan perbaikan berkelanjutan.
Setiap disertasi tentu harus menghasilkan novelty atau temuan baru. Temuan baru tersebut bisa berupa tipologi atau proposisi atau keduanya sekaligus. Di dalam disertasi yang dihasilkan oleh Dr. Abd. Rahman, maka didapati novelty yang terdiri dari konsep muraqabah, konsep inovasi, konsep literasi dan kompetensi serta konsep bekerja dalam digital platform. Dr. Abd. Rahman berhasil memberikan kontribusi dalam membangun efektivitas pengawasan, yaitu pengawasan berbasis religius, yang ditandai dengan adanya muraqabah selain perlunya inovasi, kompetensi dan kerja dalam digital platform. Dengan demikian, teori Gibson yang lebih “secular” dapat diisi dengan tambahan konsep religiusitas.
Di dalam sambutan atas nama penguji, Prof. Dr. H. As’ad Isma, MPd, yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi menyatakan bahwa menghargai guru atau dosen atau orang yang pernah berbuat kebaikan itu sangat penting. Inilah kekhususan Sdr. Dr. Abd. Rahman, yang hari ini dikukuhkan sebagai doktor dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam. Tadi di dalam sambutan sebagai doktor baru pada Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam, dia menyatakan bahwa di dalam ujian ini harus mendatangkan Prof. Dr. H. Nur Syam, MSi sebagai pengujinya adalah sebagai rasa ucapan terima kasih, karena berkat tanda tangan Pak Nur Syam, maka Pak Rahman bisa menjadi pejabat di Kemenag Jambi. Apalagi Pak Rahman adalah pejabat eselon tiga atau Kepala Kantor Kementerian Agama termuda di Jambi. Ini merupakan bagian dari terima kasih kepada orang yang telah berbuat baik. Termasuk juga terima kasih kepada para dosen, Pimpinan PPs dan staf pada UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.
Saya berharap bahwa Sdr. Dr. Abd. Rahman akan terus mengabdikan ilmunya untuk birokrasi dan juga Pendidikan Islam. Sebagai bagian dari almamater program Doktor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, saya berharap agar terus menjaga marwah UIN Jambi dan terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang didapatkan dari perguruan tinggi ini.
Wallahu a’lam bi al shawab.

