Momentum Besar NU Menuju Abad Kedua

Khazanah

Oleh: Dr. H. Imron Rosyadi, Drs., SH., MH*

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

  

Lirik Satu Abad NU (Maturnuwun Yai)

Cipt : Cak Sodiq

  

Satu abad Nahdlatul Ulama

Seratus tahun nderek yai

Digdaya Nahdlatul Ulama

Menjemput abad kedua

Nderek yai lan poro ulama

Belajar ngaji dan hadis Nabi

Doa santri kagem yai


Baca Juga : Film Haq: Ketika Hak Perempuan Menantang Tafsir Agama dan Kekuasaan Patriarki

Mugi yai diberkahi

Matur nuwun kagem poro yai

Ingkang sabar bimbing poro santri

Ngajaraken kitab suci al-Quran lan hadis Nabi

Matur nuwun kagem poro yai

Seratus tahun nyetak poro santri

Ngikuti kanjeng nabi mugi yai diberkahi… ilahi…

  

Peringatan hari lahir atau harlah NU tahun ini benar-benar fenomenal dan spektakuler, dalam tradisi NU, tahun ini sangat berbeda dengan harlah NU pada tahun sebelumnya, jutaan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Nusantara ikut merayakan harlah NU. Tidak ketinggalan puncak resepsi harlah 1 abad NU di GOR Delta Sidoarjo Jawa Timur, warga nahdiyin memeriahkan dengan berbagai acara, salah satunya yang berlatar belakang artis biasa memanggil Cak Sodik, artis dan penyanyi yang mempunyai nama asli Sodiq Rifa\'i yang dikenal sebagai musik Nusantara .  

  

Warga NU yang datang dari berbagai pelosok Desa dan beberapa Kota di tanah air memadati GOR delta Sidoarjo (7/02/2023). Untuk peringatan 1 abad NU dan menuju abad kedua. Tentu pada peringatan puncak tahta 1 abad NU kali ini benar – benar memukau perhatian semua lapisan masyarakat Nusantara. Beberapa tokoh yang hadir , Yusuf Kalla, Ibu Sinta Nuriyah, Eric Thahir, Menkopolhukam Mahfud MD dan tokoh lainnya serta menteri kabinet kerja. Harlah NU kali ini juga dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma\'ruf Amin beserta ibu negara dan wakil Ibu negara.

  

Presiden dalam sambutannya, Bapak Ir. H. Joko Widodo, sebelum menyampaikan isi sambutan, terlebih dahulu Presiden secara langsung menyapa jutaan jamaah warga NU, satu kesatuan dari perwakilan warga Nahdiyin yang hadir, mulai dari Banser, Ansor, Pagar Nusa, Fatayat dan muslimat NU. Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan bahwa warga NU sekaligus telah memberikan pengaruh positif bagi bangsa, sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan dunia, tidak hanya sebagai organisasi keagamaan saja, bahkan ia dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap bangsa dan negara menjadi pemersatu antar umat beragama. , dalam konteks peradaban dunia. Bahkan NU tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi teladan bagi kita semua sebagai warga negara Indonesia.

  

Peringatan ini berlangsung selama 24 jam, dimulai dari dini hari mulai pukul 00:00 sejak hari Senin tanggal 6 Februari sampai dengan tanggal 7 Februari 2023 hari selasa, warga Nahdiyin berdatangan untuk memadati GOR delta Sidoarjo, para jamaah yang datang diantaranya: Banser, Ansor, ibu muslimat dan Fatayat, kedatangan mereka atas inisiatif sendiri, biaya sendiri, kendaraan sendiri, tentu dengan niat yang tulus dan ikhlas hanya untuk memberikan kontribusi besar agar dapat mendukung dan mensukseskan puncak 1 abad NU dan menyongsong abad baru kedua NU. 

  

Resepsi harlah NU ini menjadi momentum terbesar dalam sejarah NU, karena menampilkan beberapa acara yang tentunya semua agenda tersebut sebagai ciri khas tradisi dan budaya NU. Diantaranya, jamaah shalawat, Soneta group Pimpinan Bang Haji Rhoma Irama, dan musisi yang paling spektakuler di pimpin langsung oleh Adde MS beserta krunya, semuanya menghibur jamaah sekaligus memberikan kontribusi besar untuk mensukseskan 1 abad NU. Dan yang paling penting untuk bisa diambil pelajaran bagi kita semua sebagai masyarakat Indonesia secara umum, dan warga Nahdiyin khususnya, terutama saling memberikan dukungan antara organisasi satu dengan yang lainnya saling menjaga dan memberikan kontribusi yang besar sebagai dukungan untuk mensukseskan harlah NU tahun ini.

  

Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur, memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas digelarnya harlah NU tahun ini, apresiasi tersebut dibuktikan dengan bantuan berupa konsumsi, obat-obatan, transportasi, ambulans, dan alat transportasi lainnya. Tentu hal ini jarang sekali terjadi dalam sejarah organisasi keagamaan di belahan dunia, bahkan yang paling esensial menjadi media pemersatu umat beragama dan saling menghargai antar agama dan organisasi keagamaan lainnya. Untuk itu, sangat diharapkan bagi organisasi keagamaan yang lainnya saling memberikan kontribusi dan dukungannya tidak hanya pada acara tertentu saja, bahkan bisa menjadi contoh untuk mewujudkan dalam memberikan sumbangan pikiran kepada pemerintah sebagai negara yang harus mendapatkan dukungan dari organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, seperti NU dan Muhammadiyah.

  

Resepsi satu abad NU ini, semoga kedepannya tidak hanya sebagai pemersatu antar umat beragama saja, akan tetapi juga menjadi teladan bagi umat yang lainnya, bahkan diharapkan bisa menekan konflik antaragama dan gerakan Islam liberal dan radikalisme, agar negara Indonesia tetap terjaga sebagai simbul ke-bhinekaan dapat terwujud dalam kebersamaan antara suku, budaya , ras , etnis dan lain sebagainya, apalagi umat beragama bisa menjadi negara percontohan dunia dari sudut pandang peradaban dunia. Dalam perspektif ini sangat diharapkan warga Nahdiyin juga dapat memberikan teladan kepada warga dan organisasi yang lainnya untuk dapat mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia menjadi negara yang maju dan berwibawa di mata dunia. Selamat mengucapkan satu abad NU dan menyongsong abad kedua.