Artikel berjudul “Religion, Custum and Identity: Conflict Transformation in Banda Neira Islands.” Tulisan tersebut terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2025. Studi tersebut membahas transformasi konflik dan pembentukan identitas masyarakat Banda. Pendekatan Grounded Thoery untuk mengumpulkan data lapangan dari Kepulauan Banda dan Pulau Ambon, serta literatur terkait komunitas Banda Eli di Pulau Kei. Terdapat
Artikel berjudul “Conservative, pragmatic, and Progressive Ulama: Religion-Based Gender Ideology and Intimate Partner Violence in Indonesia†merupakan karya Anisia Kumala Masyhadi, Elizabeth Kristi Poerwandari, dan Mira Noor Milla. Penelitian ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2025. Tujuan dari penelitian tersebut mengeksplorasi bagaimana para pemuka agama Islam merepresentasikan ajaran agama dalam
Artikel berjudul “State Abandonment and the Resurgence of Indonesian Islamic State (NII) Movements†merupakan karya Akhmad Rifa’i, Kristian Adi Putra, Ainrisq Auliya Rifai, Ahmad Izudin, dan Evi Septiani. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2025. Penelitian tersebut berusaha menggali alasan di balik kebangkitan Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten
Artikel berjudul “Beyond Islamophobia: Unpacking Economic Motivations in South Korea’s Mosque Construction Debates†merupakan karya Soojeong Yi, dan Gi Yeon Koo. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2025. Penelitian tersebut berusaha menjelaskan mengenai wacana kontroversial seputar pembangunan masjid di Daehyun-dong, Kota Daegu, Korea Selatan yang berlangsung dari tahun 2021
Artikel berjudul “Reconstructing the role of local actors in the Islamization of East Kalimantan†merupakan karya Ahmad Norma Permata, Ahmad Yunani, Masmedia Pinem, Dede Burhanudin, dan Isman. Tulisan ini terbit di Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies tahun 2025. Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh sejarah Islamisasi di Indonesia selama ini selalu digambarkan sebagai proses satu
Artikel berjudul “Problems of Good Governance in Managing Indonesia’s Borderland: The Case of Entikong Subdistrict†merupakan karya Rusdiono, Adityo Darmawan Sudagung, Jaya Addin Linando dan Kartika Ningtias. Penelitian tersebut membahas proses tata kelola yang baik dalam pengelolaan perbatasan di Kecamatan Entikong, Kalimantan Barat yang menjadi kabupaten prioritas dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan
Artikel berjudul “The Challenge of Terrorism Regeneration: What Schools Do Terrorist Offenders Select for Their Children?†merupakan karya Zora A Sukabdi, Aji Sofanudin, Munajat, Mulyanam dan Sigit Budianto. Tulisan tersebut terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies. Tujuan dari penelitian tersebut adalah menyelidiki pendidikan anak pelaku teroris di Indonesia melalui desain penelitian kualitatif dan kuantitatif.
Artikel berjudul “The Demise of Sufi Values in Islamic Educational Institution: Bullying in Maduranese Pesantren†merupakan karya Achmad Muhlis, Moch Cholid Wardi, Ach Baiquni, Dimas Danar Septiadi, dan Iik Arifin Mansurnoor. Tulisan ini terbit di Jurnal Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Penelitian tersebut berusaha mengkaji mengenai bulliying di Pesantren Madura, Jawa Timur. Hal
Artikel berjudul “Beyond The Sacred Walls: Reimagining Pesantren’s Architecture of Islamic Moderation†merupakan karya Ubaidillah dan Muhammad Fauzinudin Faiz. Tulisan tersebut terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Penelitian tersebut mengkaji transformasi epistemologis pesantren tradisional dalam menumbuhkan moderasi Islam dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Melalui pendekatan kualitatif yang menggabungkan analisis fenomenologis dan hermeneutis kritis,
Tulisan berjudul “The Development of Eco-Tahfiz in Malaysia: Bridging Islamic Education and Environmrntal Sustainability†merupakan karya Abd. Aziz Rekan dan Mohd Istajib Mokhtar. Artikel tersebut terbit di Ulumuna: Journal of of Islamic Studies tahun 2025. Penelitian tersebut berusaha menganalisis perkembangan inisiatuf Eco-Tahfiz dengan fokus terhadap faktor utama, tantangan dan prospeknya melalui metodologi kualitatif. Eco-tahfiz di
Artikel berjudul “Transgender Inclusivity in Iranian Shia Tradition: Rethinking Sex and Gender Dynamics†merupakan karya Leyla H. Tajer dan Andy Hickson. Tulisan ini terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2025. Penelitian tersebut berusaha mengeksplorasi evolusi identitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) DI Iran dan Barat. Relasi antara jenis kelamin, gender dan orientasi
Artikel berjudul “The Toa Dilemma: Responses to the Public Use of Loudspeakers in Indonesian Local Tradition†merupakan karya Andries Kango, Selfia Abdullah, Muhammad Thahir, Ahmad Khoirul Fata dan Kartini Kamaruzzaman. Tulisan tersebut terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-Agama tahun 2025. Penelitian tersebut mengeksplorasi respons masyarakat terhadap penggunaan pengeras suara selama tradisi Dikili di Tomulabutao, Gorontalo,
