Wednesday, July 29 2026

Author: Mevy Eka Nurhalizah

Artikel berjudul “Motivations for Using Religious Digital Media: A Hierarchical Regression Analysis Among Jordanian University Students” merupakan karya Mohammad Jaber Thalgi. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2024. Penelitian tersebut menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi motivasi penggunaan media digital keagamaan (RDMUM) di antara 330 mahasiswa universitas Yordania. Hal ini diperlukan guna mempelajari

Artikel berjudul “The Interaction of Islam and Local Beliefs: A Study of Djawa Soenda’s Model of Religious Worship in the Review of Islamic Education” merupakan karya Abdul Khobir, Nur Khasanah, Nanang Hasan Susanto, Mustaqim Pabbajah, dan Hendri Hermawan Adinugraha. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2025. Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis

Artikel berjudul “When the Sacred Meets the Market: The Commodification of Islamic Housing in Lima Puluh Kota, West Sumatra” merupakan karya Muhammad Deni Putra, Akhmad Rofiki, Ana Toni Roby Candra Yudha, Ivan Riyadi, dan Siti Fadilla. Tulisan tersebut terbit di Journal of Islamic Law tahun 2025. Penelitian tersebut mengkaji fenomena komodifikasi agama dan ketegangan struktural

Artikel berjudul “Ulamā’, Authority, and Political Relations: How the PCNU Jember Fatwā Influenced Public Policy on Gold Mining in Silo?” merupakan karya Zainul Mun’im, Wahfiuddin Rahmad Harahap, Rona Putra, Budhi Muhammad Viegri. Tulisan ini terbit di Journal of Islamic Law tahun 2025. Fatwa keagamaan sering kali dianggap tidak memiliki pengaruh signifikan dalam kebijakan publik, terutama

Artikel berjudul “ Traditions of Jayawijaya Muslim Society: Some Perspectives from Islam and Customs” merupakan karya Rudihartono Ismail dan Hasan Abdul Rahman Asso. Tulisan tersebut terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2024. Penelitian tersebut membahas kompromi yang dibuat antara adat setempat dan praktik keagamaan Islam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Muslim di Jayawijaya, Indonesia.

Artikel berjudul “Membuat Tuhan Tersenyum: Karnaval Brigade Lucu Nahdlatul Ulama” merupakan karya Alexius Andang Listya Binawan. Tulisan tersebut terbit di Jurnal Islam Indonesia tahun 2024. Penelitian tersebut mencoba menganalisis bagaimana komunitas virtual Nahdlatul Ulama (NU) Garis Lucu yang menciptakan budaya keagamaan baru di Indonesia melalui unggahan Instagram mereka. Ada empat elemen penting dalam unggahan Instagram

Artikel berjudul “Evaluation of the Claim that Islam Frightens People with Eternal Pain” merupakan karya Müfit Selim Saruhan. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2024. Tujuan utama artikel tersebut adalah mengklarifikasi pertanyaan yang sering diajukan tentang keyakinan Islam mengenai kehidupan setelah kematian. Menurut sebagian orang, pertanyaan ini akhir-akhir ini telah menyebabkan

Artikel berjudul “Ideological Contestations of Salafism and Moderatism in Indonesia\’s Hijra Movement: Critical Discourse Analysis” merupakan  karya Muh Khamdan, Wiharyani, dan Nadiah Abidin. Tulisan ini terbit di Al’Adalah: Jurnal of Islamic Studies tahun 2024. Penelitian tersebut mengeksplorasi wacana gerakan hijrah Salafisme terapan dengan menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough yang berfokus pada analisis teks, praktik,

Artikel berjudul “Sacred Sites, Sustainable Futures: Community Responses to the Develop,emt of Sustainable Religious Tourism in Mount Muria Area” merupakan karya Mubasyaroh, Nuril Maghfirah, dan Nevy Rusmarina Dewi. Tulisan ini terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) tahun 2024. Mayoritas wisatawan yang mencari pengalaman spiritual mendalam tertarik pada wisata religi. Terkait keberlanjutan, diperlukan

Artikel berjudul “Implementing Global Ethics Local Context: A Study of Religious Leaders’ Perspectives in Central Java Indonesia” merupakan karya Solihan, Komarudin, dan Misbah Zulfa Elizabeth. Tulisan tersebut terbit di Qudus International Journal of Islamic Studies tahun 2024. Etika global merupakan konsep yang dideklarasikan oleh Deklarasi Parlemen Agama-agama Dunia di Chicago pada tahun 1993. Konsep ini

Artikel berjudul “Unity  in Diversity of Religions in Bumi Flobamora, Indonesia: From Traditional to Modern Pluralism” merupakan karya Norbertus Jegalus, Ahmad Utang, dan Nobertus Antoin Bisasi. Tulisan ini terbit di Millah:  Journal of Religious Studies tahun 2024. Masyarakat NTT (Bumi Flobamora) yang majemuk secara agama telah mendapat predikat nasional sebagai provinsi paling toleran di Indonesia.

Artikel berjudul “Muslim Youth  Between Pragmatism, Islamic Concern, and Social Piety: The Case of the Da’wah Movement in Solo,  Indonesia” merupakan karya Muhammad Latif Fauzi dan Yanwar Pribadi. Tulisan ini terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies Published tahun 2024. Selama beberapa tahun terakhir, generasi muda Gen Z yang lahir antara tahun 1997 dan 2010

1 6 7 8 9 10 41