Tuesday, July 28 2026

Author: Mevy Eka Nurhalizah

Artikel berjudul “Shifting Ideology and Religiopolitical Behavior of Conservative and Radical Islam in Contemporary Indonesia” merupakan karya M. Syfi’i Anwar. Tulisan ini terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-Agama tahun 2025. Tujuan dari penelitian tersebut adalah memberikan gambaran kritis mengenai pergederan ideologis dan perilaku religiopolitik kelompok Conservative and Radical Islam (CRI). Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif,

Artikel berjudul “Sharia Internal Resources: Capabilities to Drive the Sustainability of Islamic Banking” merupakan karya Irwan Thaib, Astrid Puspaningrum, Ananda Sabil Hussein, dan Sri Palupi Prabandari. Artikel ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2025. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengeksplorasi sumber daya internal dalam konteks perbankan syariah sebagai sektor dengan pertumbuhan yang sangat

Artikel berjudul “Dislocation of Islamic Scientific Tradition Through Digital Public Sphere: Netnographic Analysis on the Discourse of Ahl Al-Sunnal Wa Al-Jama’a Between Traditionalist and Modernist Muslims” merupakan karya Saifuddin Dhuhri, Sufri Eka Bhakti, Kamaruzzaman, Nurul Khanza Fauziyah, dan Rizqi Wahyudi. Tulisan tersebut terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2025. Banyak cendekiawan yakin bahwa ruang

Artikel berjudul “The Syncretic Architecture of the Menara Kudus Mosque as an Expression of Sufistic Tawhid” merupakan karya Abdul Muhaya, Muhammad Faiq, Ahmad Tajuddin Arafat dan Thiyas Tono Taufiq. Tulisan tersebut terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2025. Penelitian tersebut mengeksplorasi makna simbolis dari arsitektur sinkretis Masjid Menara Kudus yang dibangun oleh

Artikel berjudul “Chinese Muslim Community and Pseudo-Multiculturalism in West Kalimantan, Indonesia” merupakan karya Ismail Ruslan, Yusriadi, Imron Muttaqin, Nunik Hasriyanti, dan Chong Shin. Tulisan ini terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2024. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengeksplorasi pluralisme di Kalimantan Barat, tempat yang paradoks di Indonesia, tempat bertemunya masyarakat multiagama dan multietnis. Bagi

Artikel berjudul “The Social Scientific Study of Islam in Indonesia: A 75 Year Retrospective” merupakan karya Robert W. Hefner. Tulisan tersebut terbit di Studia Islamika tahun 2025. Penelitian tersebut memberikan tinjauan historis mengenai arus besar dalam kajian ilmiah sosial Islam di Indonesia sejak proyek Modjokuto pada awal 1950-an hingga saat ini. Terdapat enam sub bab

Artikel berjudul “Adat in the Discourse of “Lived Religion”: Local Wisdom as a Model of Indigenous Religion Recognition in Indonesia” merupakan karya Emanuel Balla Nggiku, Izak Yohan Matriks Lattu, dan Kata Szilvia Bartalis. Tulisan tersebut terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-agama tahun 2024. Penelitian tersebut   menyoroti pentingnya  mengakui  agama  adat  dalam  konteks  Indonesia  yang  lebih 

Artikel berjudul “Moving from a Little Tradition to a Great Tradition: Salafi Reform in Indonesia” merupakan karya Andri Rosadi, Akhmad Najibul Khairi Syaie, Agus Saputro dan Khairul Amal. Tulisan ini terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-agama tahun 2024. Tujuan dari artikel tersebut adalah mengkaji komitmen Salafi yang hanya merujuk pada praktik dan keyakinan yang berbasis

Artikel berjudul “Religious Tolerance and Authentic Coexistence in Indonesian Urban Society” merupakan karya Parihat. Tulisan tersebut terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-Agama tahun 2024. Penelitian tersebut menguraikan toleransi beragama di Bandung, sebagai konteks perkotaan Indonesia. Selain itu, penelitian tersebut memadukan wawasan budaya, sosial, dan filosofis untuk mengungkap dinamika toleransi sebagai praktik komunal dan komitmen etika

Artikel berjudul “The Dynamics of Religion and Ethnic Identity in the Reception of Rohingya Refugees in Aceh” merupakan karya Zulfikar Ali Buto Siregar, Herman Fithra, Mukhlis, Said Alwi, Muhammad Iqbal dan Muhammad Haekal. Tulisan ini terbit di Religio: Jurnal Studi Agama-Agama tahun 2024. Penelitian tersebut bertujuan untuk memahami peran agama sebagai pemicu konflik sekaligus sebagai

Artikel berjudul “The Ontological Meanings of Dhunnya: Principles of Socio-Religious Harmony in the Lives of Madurese Migrants in Malaysia” merupakan karya Ainur Rahman Hidayat, Buna’i, Zulaekah, dan Harisah. Tulisan tersebut terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Penelitian tersebut mengeksplorasi ontologi dhunnya dalam budaya Madura yang meliputi pemaknaannya sebagai harta, dunia fana,

Artikel berjudul “Motivations for Using Religious Digital Media: A Hierarchical Regression Analysis Among Jordanian University Students” merupakan karya Mohammad Jaber Thalgi. Tulisan ini terbit di Millah: Journal of Religious Studies tahun 2024. Penelitian tersebut menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi motivasi penggunaan media digital keagamaan (RDMUM) di antara 330 mahasiswa universitas Yordania. Hal ini diperlukan guna mempelajari

1 5 6 7 8 9 41