Beberapa hari terakhir ini kita disuguhi oleh suatu drama yang melibatkan DPR RI, Pemerintah dan masyarakat terkait dengan Pengesahan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, yang telah disahkan oleh DPR RI, 5 Oktober 2020. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna ketujuh masa Persidangan I (2020-2021) di kompleks Parlemen Senayan Jakarta. UU Cipta Kerja ini merupakan regulasi yang
Syekh Thahir atau dikenal dengan sebutan Mbah Gajah merupakan seorang waliyullah yang menurunkan para penyebar Islam di wilayah Tuban dan sekitarnya. Beliau adalah salah seorang waliyullah yang menyebarkan Islam dengan menggabungkan antara ilmu keislaman dengan ilmu kanuragan. Beliau menyebarkan Islam kira-kira pada paruh pertama abad ke 18 dan di antara keturunanya adalah Mbah Gading yang
Menjelang peringatan G30S/PKI dan Peringatan 1 Oktober 2020, beredar kembali laporan Majalah Tempo, 1-7 Oktober 2012, yang berisi laporan tentang peristiwa pasca Gerakan 30 September 1965. Sesuai dengan laporan Tempo tersebut, maka inspirasi tulisan itu berasal dari sebuah Film yang menayangkan tentang tragedi sejarah Gerakan 30 September 1965, yang ditulis oleh Sutradara Joshua Oppenheimer yang
Selama dua hari masyarakat Indonesia mengibarkan Bendera Pusaka, tanggal 30 September mengibarkan bendara setengah tiang sebagai simbol bela sungkawa atas meninggalnya para Pahlawan Revolusi, dan tanggal 1 Oktober mengibarkan bendera sepenuh tiang untuk menandai Hari Kesaktian Pancasila. Dua hari dengan dua peristiwa sejarah yang sungguh menentukan nasib bangsa Indonesia, hari itu dan seterusnya. Dua
Melakukan zikir dengan kalimat tauhid la ilaha illallah sudah mentradisi di dalam kehidupan umat Islam di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Di mana ada umat Islam terdapat di suatu negara dipastikan akan didapati bacaan kalimat tauhid ini. Makanya jika di Indonesia kemudian mentradisi bacaan tersebut, maka hal itu semata-mata karena memang memiliki basis tradisi di
Berbicara tentang dakwah Islam tentu berbicara tentang proses penyampaian kebaikan. Dakwah harus menggunakan metode, media dan pesan dakwah yang berbasis pada kebenaran dan kebaikan sesuai dengan prinsip dakwah untuk menciptakan masyarakat yang Islami di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Indonesia sudah menetapkan bahwa relasi antara agama dan negara bukan dalam coraknya yang secularistic
Jika umat Islam Indonesia memilih Islam wasathiyah atau yang dikonsepsikan sebagai moderasi beragama, maka pilihan tersebut merupakan pilihan yang tepat. Bagi masyarakat Indonesia yang multikultural, maka pilihan untuk menjadikan moderasi beragama sebagai wadah kebersamaan dalam relasi beragama di Indonesia merupakan pilihan yang sangat rasional dan dapat menjadi ukuran kedewasaan umat Islam Indonesia di tengah pergaulan
Indonesia Emas, 2045, merupakan dambaan masyarakat untuk melihat Indonesia yang lebih baik. Hal ini tentu dikaitkan dengan bonus demografi, yang ditandai dengan semakin banyaknya generasi produktif, dan sedikitnya penduduk yang berkategori tua dan anak-anak. Bonus Demografi menjadi dambaan bahwa Indonesia di masa depan akan lebih baik, sebab ketiadaan ketergantungan dari penduduk usia tua dan anak-anak.
Pendahuluan Nama Sayyid Imron disebut juga Mbah Gading. Nama ini tentu sangat dikenal di wilayah Tambakboyo dan Bancar, sebagai makam waliyullah penyebar Islam di masa lalu. Tidak diketahui kapan pastinya, tetapi kira-kira di akhir abad ke 18. Nama aslinya sesuai dengan berita yang disampaikan oleh para kiai di wilayah ini adalah Syekh Shafwan bin Thahir. Jadi
Dibandingkan dengan Malaysia, dakwah di Indonesia memiliki kebebasan yang lebih longgar. Di Malaysia, dakwah “diatur†dengan campur tangan negara dalam bentuk seleksi terhadap materi dakwah, terutama di masjid-masjid atau di dalam khutbah Jum’at. Bahkan buku-buku agama juga diseleksi terlebih dahulu sebelum dipublikasi. Hal ini dilakukan semata-mata dalam kerangka mengatur irama dakwah supaya tidak mengarah ke
Kekerasan sosial dalam bentuk kekerasan simbolik atau kekerasan aktual bisa menimpa siapa saja, termasuk para ulama. Kekerasan simbolik maupun kekerasan aktual tentu memiliki dampak psikis maupun sosial terhadap korban maupun yang lain, bahkan secara psikis bisa menimbulkan depresi atau ketakutan yang berlebihan. Kekerasan sosial memang telah menjadi bagian dari kenyataan sosial di manapun, tidak hanya
Nama “Kelapa Telu” memang tidak lagi terdengar di tengah kehidupan masyarakat pada umumnya, sebab nama ini dianggap hanya nama kenangan masa lalu, dan tidak lagi menarik untuk diperbincangkan. Padahal nama Kelapa Telu adalah nama bersejarah bagi proses islamisasi di wilayah Kabupaten Tuban, khususnya di desa-desa di Kecamatan Merakurak. Bahkan pesantrennya juga masih ada, hanya saja
