Monday, July 27 2026

Author: Nur Syam

Kebanyakan orang menganggap bahwa memperingati kemerdekaan itu adalah mengenang kembali masa lalu dengan hiruk pikuk dan romantisme bagaimana merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang sudah mencengkeram Indonesia dalam ratusan tahun. Konon katanya 350 tahun atau tiga setengah abad. Romantisme sejarah ini yang terus menerus diulang-ulang setiap tahun dengan berbagai acara, seperti memakai baju adat, pagelaran

Sebagai seorang dosen, saya kira tugas pentingnya selain mengajar adalah menulis. Bagi seorang dosen rasanya menjadi “aib” jika tidak menulis, dalam  bentuk apapun. Jika di masa lalu tentu menulis buku sebagai acuan kehadiran dosen dalam blantika dunia akademis dan intelektual, maka di  era sekarang harus ditambah menulis di jurnal yang terindeks, apakah di Sinta ataupun

Saya teringat Katon Bagaskara ketika ditanya tentang nama KLA Project, maka dengan santai dia menjawab KLA adalah “singkatan Katon, Lilo dan Andrian”. Sebuah nama yang terasa asing, tetapi lama kelamaan dikenal publik karena melahirkan lagu-lagu pop yang sangat dikenal oleh masyarakat pendengar dan pemirsanya. Dia meneruskan bahwa “KLA dahulunya tidak ada dan kemudian ada”  lalu

Sebagai bangsa besar, tentu saja Indonesia memiliki sejumlah tantangan khususnya relasi antara agama dan masyarakat yang multikultural. Secara teoretik dinyatakan bahwa tidak ada ruang kosong budaya dan ketika suatu agama masuk ke dalam masyarakat itu tentu sudah terdapat sejumlah tradisi dan bahkan budaya yang menjadi pedoman hidup bagi masyarakatnya. Oleh karena itu, ada banyak hal

Oleh: Husniyatus Salamah Zainiyati (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya)    Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan kehidupan manusia dan telah menimpa hampir seluruh masyarakat di dunia, termasuk Indonesia. Berdampak pula pada sektor ekonomi, sosial, budaya, gaya hidup, tak terkecuali kegiatan belajar mengajar (KBM) dari jenjang TK sampai Perguruan Tinggi yang asalnya pembelajaran dengan

Saya kira banyak orang yang mengetahui tentang Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung Bogor. Pondok pesantren yang memiliki cerita hebat di dalam pengembangan pesantren yang secara khusus melayani pendidikan bagi kaum dhuafa’. Disebut sebagai pesantren kaum dhuafa\’ sebab seluruh santrinya digratiskan, mulai dari SPP, akomodasi dan juga konsumsinya.    Pondok pesantren ini semula didirikan

Mungkin saja pikiran untuk mengubah secara revolusioner terhadap perguruan tinggi dalam menghadapi era disrupsi dengan New Style Perguruan tinggi itu terlalu menikung tajam. Ibaratnya memasuki tikungan kelok Sembilan di Sumatera Barat. Jika pengemudinya tidak amat paham dengan liku-liku itu, maka dipastikan kendaraannya akan masuk ke jurang atau sekurang-kurangnya berada di dalam bahaya. Tetapi hal ini

Covid-19 yang menjadi pandemi di dunia selalu dilihat dari perspektif negatif, terutama dalam relasinya dengan perekonomian, sebab  bisa menimbulkan resesi dunia. Semua negara harus merevisi pertumbuhan ekonominya dengan sangat tajam. Indonesia, misalnya harus merevisi rencana pertumbuhan ekonominya dari 5,1 persen menjadi 4,1 persen saja, bahkan secara empiris bisa saja tidak tercapai  angka tersebut.    Bisa

Tidak ada yang meragukan keberadaan program pendidikan yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah dan NU, yang memang telaah sangat lama berkhidmat di dalam pencerdasan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat pokok pikiran yang terdapat di dalam Pembukaan UUD 1945. Bukankah salah satu amanat  Pembukaan UUD 1945, bahwa kemerdekaan diharuskan menjadi wahana dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan hal ini

Salah satu di antara dampak positif Pandemi Covid-19 adalah terjadinya percepatan di dalam penerapan teknologi informasi untuk Pendidikan. Melalui wabah Covid-19, maka Lembaga Pendidikan mendadak IT. Semua dosen dan tenaga kependidikan yang selama ini selalu menggunakan pola konvensional dalam pembelajaran maupun pelayanan,  tiba-tiba harus beralih menggunakan IT. Tidak perduli  dosen senior atau yunior, tenaga kependidikan

1 75 76 77