Sunday, July 26 2026

Category: Kelas Sosiologi

Membicarakan teori konflik tentu sangat mengasyikkan, meskipun terkadang juga membuat kejengkelan. Hal ini tentu terkait dengan fakta atau realitas di mana konflik itu telah menjadi bagian di dalam kehidupan manusia semenjak dahulu kala, bahkan semenjak manusia awal tercipta di dunia ini. Konflik individu itu telah tersaji di dalam teks yang menyatakan bahwa putera Nabi Adam

Di dalam jajaran teori-teori sosial, teori konflik sosial termasuk banyak yang meminatinya. Tentu diminati bukan karena pengembangnya adalah Karl Marx, tetapi tentu saja karena sasaran kajiannya atau subject matter yang dikaji memungkinkan menggunakan perspektif teori sosial konflik sebagai pisau analisisnya.     Setelah menjelaskan  teori konflik sosial yang digagas oleh George Simmel dan Karl Marx, maka

Teori konflik sosial merupakan bagian dari paradigma fakta sosial. Paradigma fakta sosial dikembangkan oleh Emile Durkheim dan terus berkembang hingga sekarang. Paradigma fakta sosial menjadikan sasaran kajian ilmu sosial (baca sosiologi) adalah barang sesuatu atau things yang bercorak eksternal dan mempengaruhi perilaku manusia. Barang sesuatu atau things tersebut bisa berupa arsitektur, kelompok, norma, hukum yang

Pendahuluan    Kajian agama dan masyarakat dan juga kajian agama dan negara sudah banyak dilakukan. Di antara kajian tersebut  menghasilkan konsep agama public dan agama privat. Agama public adalah agama yang berada di ruang public, atau berada di ruang masyarakat dan bahkan menjadi urusan negara. Ada beberapa corak relasi antara agama dan negara yang disebut

1 2 3 4