Saya tentu saja harus kembali ke Surabaya, karena ada tugas harus ke UNISMA Malang selama dua hari. Biasa kegiatan akademik untuk menguji disertasi tahapan Terbuka dan lainnya tertutup. Bersama saya: Prof. Junaidi Mistar, Rektor UNISMA, Prof. Dr. Mas’ud Said, Prof. Djunaidi Ghony, Prof. Maskuri, Prof. Imam Suprayogo, Dr. Muhammad Afifulloh, Dr. Abdul Jalil dan Dr.
Tanpa terasa sudah hari ke tujuh Emak meninggalkan kami sekeluarga. Setiap malam di rumah selalu diselenggarakan acara Yasinan dan Tahlilan untuk mengiringi kepergian Emak ke alam kubur. Acara tahlilan ini diikuti oleh banyak orang, baik para pemuda maupun orang tua, khusus lelaki dan khusus perempuan. Kebanyakan adalah jamaah masjid, yang memang memiliki tradisi tersebut. Di
Sesungguhnya saya diundang di UIN Kiai Haji Ahmad Siddik (UIN KHAS) Jember untuk menguji disertasi tahap tertutup dalam Program Doktor Ilmu-Ilmu Islam. Ujian tersebut diselenggarakan pada tanggal 05/11/2025. Ada dua disertasi yang saya uji, yaitu disertasi Kandidat Doktor Mufi Imron Rosyadi dan Fahmi Ziyad Al Afthoni. Bersamaan dengan acara menguji disertasi tersebut diselenggarakan
Hari-hari ini, terasa hadir bayangan leluhur saya. Terasa betapa besar kasih sayangnya kepada saya. Tanpa saya sadari sebelumnya, jika saya harus menjadi seorang diri. Kakek saya Mbah Ismail (W. 1983), Mbah Sarijah (W. 02/03/1989), orang tua saya Bapak Sabar (W. 09/10/1972), dan Emak Hajah Turmiatun (W.10/11/2025), Bapak H. Rois (W. 02/12/1999). Semuanya sudah kembali ke
Di masa lalu, KH. Hasyim Muzadi pernah menyatakan di dalam sebuah ceramah menanggapi semakin menguatnya brutalitas di kalangan siswa dan semakin permisivenessnya perilaku elit politik, maka dinyatakannya: “pendidikan tanpa karakter dan politik tanpa etika.†Ungkapan ini sungguh menohok bagi para aktivis pendidikan, sebab itulah gambaran dunia pendidikan kita yang memang berada di dalam konteks semakin menipisnya
Sampai saya berusia 67 tahun ini, baru dua kali saya menyaksikan seseorang yang akan wafat. Saya tunggui dan saya perhatikan bagaimana wafat tersebut terjadi pada diri manusia. Pertama di kala saya masih duduk di Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP Negeri) Tuban, di kala ayah saya wafat dan kedua di kala Emak saya wafat, tepatnya pada
Adakah kesedihan yang melebihi kesedihan di kala ditinggal wafat oleh seorang Ibu? Saya kira tidak ada. Kesedihan yang disebabkan oleh rasa kedalaman batin yang tidak terhingga. Di kala saya menuliskan artikel ini di dalam kata demi kata, maka yang ada adalah deraian air mata kehilangan. Air mata bening yang menyertai ungkapan rasa yang sedemikian
Salah satu kekhasan dari Program Doktor Universitas Islam Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi adalah memberikan peluang para senior untuk memberikan ucapan selamat dan nasehat akademik dalam ujian disertasi yang diselenggarakannya. Di beberapa PTKIN dan PTKIS selalu yang memberikan nasehat akademis menyambut kesuksesan mahasiswanya untuk mencapai gelar doctor, gelar tertinggi di dalam dunia akademis adalah
Di dalam acara Zoom Meeting di Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Padang, 31/10/2025, saya tekankan bahwa pendidikan tinggi harus menghasilkan sarjana yang thinkingfull bukan sarjana copy paste atau parafraser. Hal ini diindikasikan oleh realitas social, bahwa ada mahasiswa atau bahkan dosen yang melakukan kerja akademis dengan memanfaatkan artificial intelligent (AI) secara utuh, sehingga karya yang
Penggunaan Artificial Intelligent sebagai instrumen untuk menemukan atas jawaban-jawaban akademis tentu sudah bukan barang asing. Bagi dosen dan mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, menulis artikel untuk jurnal atau menulis buku, maka salah satu pirantinya adalah aplikasi ChatGPT, Gemini dan lain-lain. Di dalam acara yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, saya membahas
Sungguh tepat tema Hari Santri Nasional 2025 yang berbunyi: “Bakti Santri Untuk Negeriâ€. Tema ini berpesan bagi semua masyarakat Indonesia, bahwa santri memiliki peran yang sangat signifikan di dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Santri memiliki kontribusi yang signifikan semenjak pra kemerdekaan sampai pasca kemerdekaan, bahkan hingga era pembangunan masyarakat dan bangsa Indonesia dewasa ini.
Acara meeting antara Tim Penasihat Ahli Menteri Agama dengan pejabat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama berlangsung menarik. Dan di antara yang dibicarakan adalah mengenai Pendidikan Agama dan Keagamaan dan Bimbingan Masyarakat Agama-Agama. Di dalam artikel ini akan diulas tentang program dan kegiatan para Dirjen, mulai Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr.
