Pendahuluan Nama Sayyid Imron disebut juga Mbah Gading. Nama ini tentu sangat dikenal di wilayah Tambakboyo dan Bancar, sebagai makam waliyullah penyebar Islam di masa lalu. Tidak diketahui kapan pastinya, tetapi kira-kira di akhir abad ke 18. Nama aslinya sesuai dengan berita yang disampaikan oleh para kiai di wilayah ini adalah Syekh Shafwan bin Thahir. Jadi
Nama “Kelapa Telu” memang tidak lagi terdengar di tengah kehidupan masyarakat pada umumnya, sebab nama ini dianggap hanya nama kenangan masa lalu, dan tidak lagi menarik untuk diperbincangkan. Padahal nama Kelapa Telu adalah nama bersejarah bagi proses islamisasi di wilayah Kabupaten Tuban, khususnya di desa-desa di Kecamatan Merakurak. Bahkan pesantrennya juga masih ada, hanya saja
Ketika saya masih duduk di sekolah dasar dan menengah, saya sering menonton acara “sindiran†atau “tayuban†yang dilakukan di sumur Dusun Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Tuban. Acara ini untuk menandai upacara nyadran sumur di Dusun Pongpongan dan Dusun Semampir. Sumur itu berfungi sebagai sumber air utama. Di masa lalu sebelum ditemukan teknologi penyedot air bawah tanah,
Mungkin tidak banyak orang yang mengenal nama ini. Masyarakat lokal di Dusun Semampir, Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban menyebutnya dengan nama Mbah Boqa Baqi. Meskipun demikian, saya kira pantas jika kita membacakan surah Al-fatihah kepada beliau ini, sebagai salah satu penyebar Islam di tlatah Kecamatan Merakurak, Tuban dan mungkin juga beberapa wilayah lain di Kabupaten
Sebagai seorang dosen, saya kira tugas pentingnya selain mengajar adalah menulis. Bagi seorang dosen rasanya menjadi “aib†jika tidak menulis, dalam bentuk apapun. Jika di masa lalu tentu menulis buku sebagai acuan kehadiran dosen dalam blantika dunia akademis dan intelektual, maka di era sekarang harus ditambah menulis di jurnal yang terindeks, apakah di Sinta ataupun
Saya kira banyak orang yang mengetahui tentang Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung Bogor. Pondok pesantren yang memiliki cerita hebat di dalam pengembangan pesantren yang secara khusus melayani pendidikan bagi kaum dhuafa’. Disebut sebagai pesantren kaum dhuafa\’ sebab seluruh santrinya digratiskan, mulai dari SPP, akomodasi dan juga konsumsinya. Pondok pesantren ini semula didirikan
Oleh: Lukomono Hadi (Dosen UPN Yogyakarta) Seandainya saya yang diberi perintah untuk memotong leher anak sendiri, mungkin sekali saya akan menolak, dengan takzim dan takut. Saya akan katakan, biarlah saya masuk neraka, asal anak itu selamat. Namun, saya bukan Ibrahim. Saya bukan tokoh Kitab Suci. Di dalam “Frygt og Baeven” (Gentar dan Gemetar)
Langkah\npemerintah dengan membentuk layanan konseling kesehatan jiwa yang kemudian\ndinamai Sejiwa cukup menjadi angin segar bagi masyarakat khususnya orang tua\nditengah pandemi karena layanan ini akan memberikan konseling terkait\nmasalah-masalah psikologis yang diadapi. Layanan konseling Sejiwa ini dapat\ndiakses melalui hotline 119 ekstensi 8 dan tersebar untuk seluruh\nIndonesia. Namun ada masalah yang kembali dihadapi terkait layanan ini yakni\nketerbatasan informasi,
Oleh: Dr. Lukmono Hadi (Dosen UPN Yogyakarta) Kata Friedrick Hegel di Eropa, dua abad yang lalu, “Dengan doa pagi dan koran pagi, arah pandang seseorang dibentuk oleh Tuhan (dalam doa) atau oleh dunia sebagaimana adanya (melalui berita-berita). Kedua-duanya (doa dan koran), kata Hegel memberikan rasa aman: orang tahu di mana ia berdiri.”
Oleh: Khobirul Amru Umm al-Mu’minin, Khadijah binti Khuwailid RA adalah istri Rasulullah SAW yang mempunyai peran besar dalam “menolong†dan membela agama Islam. Beliau lah perempuan pertama yang mengikrarkan syahadatain dalam sejarah Islam. Beliau pula yang menghibur, menenangkan dan menguatkan hati Rasulullah SAW dalam mengemban misi dakwah dari Allah SWT. Belum lagi pengerahan harta
Abul ‘Ash ibnu Rabi’ merupakan suami dari putri tertua Rasulullah dan Sayyidatuna Khadijah ra yakni Zainab. Abul ‘Ash adalah pemuda dari kabilah kafir Quraisy Mekkah yang terkenal dengan kekayaan, integritas moral, dan kecakapan dalam berdagang. Abul ‘Ash termasuk menantu yang disukai oleh Sayyidatuna Khadijah ra. Demikian juga Rasulullah dikisahkan pernah memujinya sebagai menantu yang baik.
