Artikel berjudul “When Religious Leaders Become Marriage Brokers, Penghulus, and Marriage Consultans: The Authority of Kiai in the Process of Unregisteres Marriage†merupakan karya Nanda Nabilah Islamiyah. Tulisan ini terbit di Al-AḥwÄl: Jurnal Hukum Keluarga Islam tahun 2024. Penelitian tersebut menarasikan bagian peran kiai yang dimainkan dalam praktik perkawinan siri di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Artikel berjudul “The Sasak Pepaosan Tradition as a Medium of Communication with God†merupakan karya St. Roudlih, Fahrurrozi, Muhammad Shubhi, Syaiful Bahri, dan Lalu Erwan Husnan. Tulisan ini terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2024. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengkaji makna simbol dan nilai budaya dalam tradisi pepaosan di kalangan masyarakat Sasak
Artikel berjudul “Religious Soundscape, Sacred Space, and Affective Body: The Experience of Sufi Whirling Ritual Practitioners in Jawa†merupakan karya Yusti Dwi Nurwendah, Najib Kailani, Wening Udasmoro. Tulisan ini terbit di Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam tahun 2024. Penelitian ini berusaha mengeksplorasi pengalaman menumbuhkan rasa dan kepekaan religius melalui tari Sufi. Di Indonesia, tari
Artikel berjudul “The Use of the Aboge Calendar in the Jambi Manuscripts: Power and Cultural Relations between Sultanates†merupakan karya Irmawati Sagala dan Tasnim Rahman Fitra. Tulisan tersebut terbit di Journal of Indonesian Islam tahun 2024. Tujuan dari penelitian tersebut mendeskripsikan penggunaan sistem Kalender Aboge dalam naskah Kesultanan Jambi dan menganalisis konteks sejarah periode tersebut.
Artikel berjudul “Religious and Cultural Demarcation: The Mysticism Dimension in the Pajonjong Bagas Tradition by the Batak Angkola Muslim Community†merupakan karya Armyn Hasibuan, Miswari, dan Ismail Fahmi Arrauf Nasution. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2024. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengetahui dimensi mistik upacara Pajonjong Bagas, rangkaian ritual dalam pembangunan
Artikel berjudul “An Examination of Talal Asad’s Anthropological Thought on the Islamic Community of Sasak Lombok†merupakan karya Ramadhita Mustika Sari, Ita Rodiah, Ahmad Fauzi, dan Lalu Pradipta Jaya Bahari. Tulisan ini terbit di IJIMS: Indonesian of Islam and Muslim Societies tahun 2024. Penelitian tersebut fokus pada wacana antropologi Islam Talal Asad terhadap masyarakat Islam
Dr. Sokhi Huda, M.Ag. & Abu Amar Bustomi, M.Si. (Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya) Layanan sosial dalam dakwah di Pulau Jawa telah berkembang menjadi fenomena yang unik, di mana ajaran agama tidak hanya melayani kebutuhan spiritual, tetapi juga memenuhi tuntutan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Dakwah bukan lagi sekadar penyampaian
Artikel berjudul “Negotiating Traditional Religious Authority in Indonesian Islam: The Case of Madani Village†merupakan karya Imron Rosidi, Eko Saputra, Khotimah, Avazbek Ganiyev, Masduki dan Abd. Ghofur. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura tahun 2024. Tulisan tersebut membahas otoritas keagamaan tradisional dalam konteks tertentu di Desa Madani, Riau, Sumatera Utara, Indonesia. Secara khusus
Artikel berjudul “Spiritual Base of Pesantren for Building Multicultural Awareness in Indonesia Context†merupakan karya Saepudin Mashuri, Sauqi Futaqi dan Ahmad Sulhan. Tulisan ini terbit di Jurnal Ilmiah Islam Futura Tahun 2024. Penelitian tersebut mengkaji landasan spiritual pesantren yang penting dalam membangun kesadaran multikultural. Di Indonesia, pesantren adalah lembaga pendidikan agama Islam yang menekankan pentingnya
Artikel berjudul “Authority, Culture, and Sexuality in the Poligamy of Madurese Ulamas†merupakan karya Moh. Afandi, Ahmad Agus Ramdlany, Nilna Fauza, Siti Khoirotul Ula, dan Mohammad Farah Ubaidillah. Tulisan tersebut terbit di Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah tahun 2024. Umumnya, poligami di kalangan ulama Madura dilakukan secara sewenang-wenang dan sembunyi-sembunyi, akibatnya adalah penderitaan dan diskriminasi yang
Artikel berjudul “The Interplay of Fiqh, Adat and State Marriage Law: Shaping Legal Consciousness of Sasak Women†merupakan karya Jumarim, Ilyya Muhsin, dan Muhammad Chairul Huda. Tulisan ini terbit di Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial tahun 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keterkaitan yang rumit antara fikih, adat dan hukum perkawinan negara dalam
Artikel berjudul “Islamic Bawah tanah Movement: Islamic Music in the Indonesian Popular Music Science†merupakan karya Rahmat Hidayatullah. Tulisan ini terbit di Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies tahun 2024. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengkaji kemunculan musik Islamis di kancah musik gerakan Islam bawah tanah di Indonesia guna menunjukkan dalamnya pengaruh gerakan Islamis
