Fatima al-Fihri, Bukti Rasionalitas Perempuan
HorizonOleh Eva Putriya Hasanah
Perempuan seringkali dianggap sebagai makhluk yang emosional dan tidak rasional. Namun, stereotip ini jelas salah dan tidak adil untuk perempuan, terutama karena ada banyak bukti bahwa perempuan sangat rasional.
Salah satu alasan mengapa perempuan seringkali dianggap tidak rasional adalah karena perempuan sering menunjukkan emosi mereka dengan lebih terbuka dibandingkan dengan laki-laki. Namun, hal ini tidak berarti bahwa perempuan tidak memiliki kapasitas untuk berpikir rasional dan logis.
Perbedaan dalam kapasitas mental antara perempuan dan laki-laki jauh lebih kecil daripada stereotip yang dikenal masyarakat. Sebaliknya, studi menunjukkan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk berpikir analitis dan rasional yang sama seperti laki-laki. Perempuan cenderung lebih unggul dalam beberapa tugas kognitif daripada laki-laki, seperti tes verbal dan memori verbal.
Banyak perempuan juga telah menjadi pemimpin dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, dua bidang yang sering dianggap sebagai domain milik laki-laki. Contohnya, Grace Hopper adalah seorang insinyur dan ilmuwan komputer terkemuka yang dianggap sebagai pelopor dalam bahasa pemrograman komputer. Ada juga Barbara McClintock, seorang ahli genetika yang memenangkan Penghargaan Nobel pada tahun 1983 atas penemuannya tentang transposon.
Fatima Al-Fihri
Dalam sejarah, terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa perempuan memiliki rasionalitas yang tinggi. Salah satu contohnya adalah Fatima Al-Fihri. Perempuan muslim ini dikenal sebagai pendiri universitas pertama di dunia, Universitas Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko pada abad ke-9. Universitas ini menawarkan program studi yang meliputi berbagai bidang seperti sastra, linguistik, ilmu pengetahuan, dan matematika. Universitas ini menjadi institusi pendidikan yang menawarkan gelar pertama di dunia dan segera menjadi salah satu sekolah yang paling bergengsi di dunia Islam.
Fatima Al-Fihri lahir di Tunisia pada tahun 800 M dalam keluarga yang berkecukupan dan mendapat pendidikan yang sangat baik. Ia dikenal karena kecerdasannya dan kecintaannya pada ilmu pengetahuan, sehingga menjadi sangat terkenal di wilayah tersebut.
Baca Juga : Bupati Fathul Huda : Kenali Dan Kagumi Para Wali
Pemimpinannya telah menjadikan Universitas Al-Qarawiyyin menjadi pusat penelitian dan intelektualitas. Para mahasiswa datang dari seluruh dunia Islam untuk belajar di sana, dan banyak pemikir besar pada saat itu mengajar di universitas tersebut. Hingga kini, Universitas Al-Qarawiyyin tetap menjadi pusat pembelajaran yang diakui, dan warisan Fatima Al-Fihri masih terus bertahan.
Namun, apa yang mendorong Fatima al-Fihri untuk mendirikan universitas tersebut? Salah satu analisisnya adalah bahwa Fatima al-Fihri memandang pendidikan sebagai kunci untuk memperbaiki keadaan di masyarakatnya. Pada masa itu, Fez dan wilayah sekitarnya sedang mengalami krisis sosial dan ekonomi yang serius. Ada kemungkinan bahwa pendirian universitas Al-Qarawiyyin adalah salah satu cara bagi Fatima untuk memperbaiki situasi tersebut.
Fatima juga bisa saja terinspirasi oleh ayahnya yang seorang pembuat pralayang. Ayahnya adalah seorang imigran dari Andalusia, dan Fatima lahir dari keluarga yang cukup terpelajar dan kaya. Oleh karena itu, mungkin saja Fatima tumbuh dengan tekad untuk menimba ilmu dan menghargai nilai-nilai pendidikan.
Tidak ada catatan sejarah yang menjelaskan secara pasti motivasi Fatima dalam mendirikan universitas tersebut. Namun, pendirian universitas Al-Qarawiyyin oleh Fatima al-Fihri menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi dan kemampuan untuk mencapai prestasi yang hebat dalam bidang apapun, bahkan dalam situasi sulit.
Penyebaran pengaruh universitas Al-Qarawiyyin secara langsung membawa banyak manfaat dan mengangkat taraf pendidikan di seluruh Maroko. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya dampak rasionalitas Fatima dalam mendirikan universitas dan strategi yang diterapkannya untuk menjaga keberlangsungan universitas. Secara keseluruhan, cerita tentang pendiri Universitas Al-Qarawiyyin, Fatima al-Fihri, memberi bukti bahwa perempuan sangat rasional dan bisa mengambil peran penting dalam mendorong kemajuan di berbagai bidang. Sebagai perempuan yang berpikiran maju, Fatima al-Fihri telah membuka jalan bagi perempuan lainnya untuk mengejar pendidikan dan mencapai prestasi di masa depan.
Lalu apa yang harus kita lakukan?
Kisah Fatima al-Fihri diatas memperlihatkan bagaimana dia dibekali dengan pendidikan yang cukup oleh keluarganya. Sehingga membuat dia mampu memberikan perubahan. Maka, salah satu cara untuk memberikan dukungan kepada perempuan adalah melalui pendidikan. Dengan memberikan akses pendidikan yang sama dan berkualitas, perempuan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi mereka dan memberikan kontribusi positif dalam masyarakat. Selain itu, dengan memberikan kesempatan yang sama, perempuan dapat meraih pekerjaan yang sebelumnya dianggap sebagai pekerjaan khusus untuk laki-laki dan meningkatkan keterwakilan mereka dalam bidang-bidang yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki.
Selain pendidikan, pemberian dukungan melalui kebijakan yang merata antara laki-laki dan perempuan juga diperlukan. Negara harus menjamin hak-hak dasar bagi perempuan termasuk hak untuk mendapatkan pekerjaan yang sama, hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dan hak untuk berpartisipasi dalam keputusan publik. Hal ini akan memberikan perempuan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam masyarakat.
Selain itu, pemberdayaan perempuan melalui program-program yang spesifik juga sangat penting. Program pemberdayaan seperti pelatihan keterampilan, pelatihan kepemimpinan dan pemberdayaan ekonomi dapat memberikan dukungan yang kuat bagi perempuan dan membantu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.
Terakhir, peran masyarakat juga sangat penting dalam memberikan dukungan bagi perempuan. Masyarakat harus mempromosikan dan mendukung perempuan dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya dalam masyarakat. Dengan cara ini, perempuan dapat merasa didukung dan mampu memperoleh hak-hak mereka serta memberikan kontribusi yang lebih baik dalam masyarakat.

