Friday, October 9 2026

Category: Informasi

Eva Putriya Hasanah      Hari ini, istilah eco living semakin sering terdengar. Orang mulai membawa tas belanja sendiri, menanam sayur organik, mengurangi sampah plastik, hingga membangun gaya hidup ramah lingkungan. Di media sosial, hidup dekat dengan alam bahkan perlahan menjadi tren baru. Padahal kalau dipikir-pikir, masyarakat desa sebenarnya sudah menjalani konsep itu jauh sebelum

Eva Putriya Hasanah    Kalau dipikir-pikir, kehidupan manusia hari ini sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan dulu. Apa pun bisa dipesan lewat ponsel, makanan tinggal diantar, pekerjaan dibantu teknologi, bahkan belanja tidak perlu keluar rumah. Tetapi anehnya, banyak orang modern justru merasa cepat lelah, serba kurang, dan sulit merasa cukup. Sementara ketika melihat kehidupan orang-orang zaman

Eva Putriya Hasanah    Ketika mendengar kata “jamur”, mungkin yang terbayang hanyalah makanan, hutan lembap, atau sesuatu yang tumbuh liar setelah hujan. Tapi di tangan Anna Lowenhaupt Tsing, jamur justru berubah menjadi pintu masuk untuk memahami dunia modern yang sedang retak. Melalui bukunya, The Mushroom at the End of the World: On the Possibility of

Eva Putriya Hasanah    Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, banjir datang lebih sering, cuaca semakin sulit diprediksi, dan hutan terus menyusut atas nama pembangunan. Di saat yang sama, manusia modern justru semakin jauh dari alam. Kita hidup di era teknologi tinggi, tetapi sering kali kehilangan cara paling dasar untuk hidup berdampingan dengan lingkungan.

Eva Putriya Hasanah     Kalau ngomongin Gen Z, entah kenapa narasinya sering ke arah yang itu-itu aja. Dibilang mudah ngeluh, nggak tahan banting, maunya fleksibel terus, sampai dianggap nggak niat kerja. Padahal kalau mau dipandang lebih jujur, generasi ini justru lebih pelan-pelan menggeser cara kita memahami hidup termasuk soal kesehatan, hubungan sosial, sampai gaya

Eva Putriya Hasanah    Fenomena panggilan telepon tanpa suara atau silent call belakangan semakin sering dialami masyarakat. Panggilan ini umumnya berasal dari nomor tidak dikenal, berlangsung singkat, dan tidak disertai percakapan apa pun. Sekilas terlihat seperti gangguan jaringan atau salah sambung, namun sejumlah pihak menilai praktik ini dapat menjadi bagian dari modus penipuan digital yang

Eva Putriya Hasanah   Sekilas, humor selalu tampak ringan. Ia hadir sebagai jeda di tengah rutinitas, mencairkan suasana, dan seringkali dianggap “tidak perlu terlalu dipikirkan.” Tapi tunggu dulu, tidak semua tawa lahir dari ruang yang netral. Ada jenis humor tertentu yang tanpa kita sadari, membawa muatan bias, salah satunya adalah humor seksis terhadap perempuan. Humor

Eva Putriya Hasanah      Daun pisang, daun jati.Jalan kaki, naik becak.    Pengungkapan sederhana ini bukan sekedar nostalgia, melainkan representasi dari sistem kehidupan yang secara tidak langsung mengandung prinsip-prinsip yang kini populer dengan istilah Sustainable Living dan Zero Waste. Baca jugaEmpat Pekerjaan yang Bakal Eksis di Era Covid-19 Hingga Tahun 2021    Dalam praktik

Eva Putriya Hasanah      Belakangan ini, banyak pelaku usaha kecil hingga konsumen rumah tangga mulai mengeluhkan satu hal yang sama: harga plastik yang terus naik. Dari kantong kresek, plastik kemasan, hingga bahan baku pembungkus makanan, semuanya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Fenomena ini bukan tanpa sebab. Meningkatnya harga minyak dunia sebagai bahan dasar plastik

Eva Putriya Hasanah     Baca jugaEmpat Pekerjaan yang Bakal Eksis di Era Covid-19 Hingga Tahun 2021Banyak orang mengira sistem transfer uang baru muncul setelah bank modern berdiri dan berkembang. Bayangan kita biasanya langsung tertuju pada lembaga keuangan besar, kartu debit, atau aplikasi digital yang serba instan. Padahal, jika menengok sejarah lebih jauh, praktik pengiriman

Eva Putriya Hasanah      “Bener nggak sih Islam sekarang jadi agama dengan pertumbuhan tercepat di Spanyol?”     “Katanya sudah 2,5 juta Muslim di sana, itu fakta atau cuma gimmick konten?” Baca jugaEmpat Pekerjaan yang Bakal Eksis di Era Covid-19 Hingga Tahun 2021    “Atau ini hanya narasi yang dilebih-lebihkan di media sosial?”     Pertanyaan-pertanyaan

Prof. Dr. Nur Syam, M.Si Hari Ahad seharusnya saya akan pulang ke Tuban, karena saya harus menunaikan tugas untuk merawat makam orang tua saya yang sudah wafat. Keduanya sudah meninggal. Tetapi keinginan tersebut harus ditunda karena saya diundang oleh Yayasan Damar Harapan Madani dari Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto untuk berdiskusi tentang ekoteologi. Saya langsung tertantang untuk

1 2 3 4 5 … 37