Adakah yang lebih hebat dari pendidikan pesantren? Saya rasa tidak. Pesantren merupakan pendidikan yang tidak hanya mengasah jasad, akan tetapi mengasah jiwa dan roh agar selaras dengan ajaran agama Islam yang sangat adiluhung. Pesantren bukan hanya mendidik agar santri menjadi insan yang sehat lahiriyah, akan tetapi juga sehat batiniah. Tidak hanya sehat batiniah atau jiwa
Ada sebuah keyakinan di kalangan pimpinan, dosen dan mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Doktor, yang harus menghayati sejarah pengembangan studi Islam di masa lalu. Di antara yang perlu dicermati adalah adanya “kemenyatuan” dalam rumpun, bidang dan disiplin ilmu. Oleh karena itu, kemenyatuan studi Islam, atau sekarang disebut sebagai program integrasi ilmu sudah menjadi realitas historis di
Pro. Dr. Nur Syam, MSi Suatu kebanggaan bagi saya secara pribadi karena dilibatkan di dalam acara yang ekselen oleh Forum Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) di Balikpapan, dalam tajuk mencermati terhadap rumpun ilmu dakwah di dalam dinamika perkembangan keilmuan di Kementeri Agama. Diskusi rumpun ilmu agama dengan bidang ilmu dakwah tentu menarik untuk diperbincangkan
Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh. إِنَّ الْحَمْدَ ِللَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ “Innal hamda lillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu wa naudzu billahi min
Jika berpikir masa depan ilmu Dakwah dan Komunikasi akan cenderung pesimis dan mempertanyakan nasibnya di masa depan. Masa depan Ilmu dakwah dan komunikasi cenderung untuk menggambarkan masa depan yang kurang cerah dan kurang bergairah. Masa depan ilmu dakwah dan komunikasi menggambarkan berpikir yang negatif dan kurang produktif. Jika berpikir Ilmu dakwah dan komunikasi masa depan
Hal yang harus diinjeksikan kepada semua pelaku pendidikan adalah masa depan. Bukan masa depan PTKIS berbasis pesantren.Tetapi PTKIS berbasis pesantren masa depan. Masa depan PTKIS berbasis pesantren itu mempertanyakan bagaimana masa depannya: baik atau jelek. Maju atau mundur.PTKIS berbasis pesantren masa depan berarti memprediksi bahwa PTKIS harus baik, berkualitas dan maju. Keduanya sama mempertanyakan masa
Di kalangan PTKI pertanyaan mau kemana atau mau dikemanakan Studi Islam merupakan pertanyaan yang sering didengar. Jika mau kemana terkait dengan bagaimana peran PTKI, Pimpinan dan dosennya untuk masa yang akan datang. Jika mau dikemanakan terkait dengan kebijakan yang diproduksi oleh para pejabat yang mengelola studi Islam, terutama di jajaran Pimpinan Kemenag Pusat, khususnya Ditjen
Umat Islam Indonesia, tentu sangat bergembira sebab hari Raya Idul Adha 1447 H atau 2026 M, Rabo, 26 Mei 2026, merupakan hari raya yang dapat diselenggarakan secara bersama seluruh umat Islam Indonesia. Untuk hari Raya Idul Fithri kemarin terjadi perbedaan. Orang Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), sementara Orang NU dan Pemerintah menggunakan
Tugas Kementerian Agama (Kemenag) di dalam pengembangan pesantren dan ilmu pengetahuan terkait dengan ilmu kepesantrenan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pesantren, yang baru saja disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Makanya, dalam pengembangan Ilmu kepesantrenan, maka Ditjen Pesantren harus memastikan tentang berbagai kerja sama terkait dengan pengembangan ilmu dimaksud. Sebagaimana yang sudah saya tuliskan sebelumnya, bahwa ada
Di dalam pertemuan atau halaqah perlunya mengembangkan keilmuan Ma’had Aly berbasis integrasi ilmu, 5-6 Mei 2026, maka saya sampaikan tiga hal, yaitu: mengkaji turats dengan pendekatan rumpun ilmu dalam integrasi ilmu, atau mengkaji ilmu umum berdasarkan pendekatan Islamic studies atau menjadikan fenomena teks turats sebagai kajian ilmu dan kemudian didekati dengan ilmu-ilmu lainnya dalam berbagai
Saya merasa senang dapat membaca Majalah “LIONAIR GROUP” yang saya baca pada saat ke Jakarta, 02/05/2026 dengan maskapai Batik, sebuah maskapai yang bernaung dalam Manajemen Lion Group, milik Rusdi Kirana, anggota Legislatif dari Fraksi PKB. Saya ke Jakarta dalam acara fit and proper test calon Rektor atau carek UIN Sunan Ampel Surabaya. Ketepatan pagi itu,
Salah satu keunikan dunia pendidikan tinggi di Indonesia, adalah dengan adanya ketentuan untuk mengembangkan ilmu berbasis integrasi ilmu. Khususnya untuk program magister dan program doktor dalam semua rumpun ilmu. Disadari oleh para pengambil kebijakan di dunia pendidikan tinggi, bahwa di antara faktor yang mempercepat pengembangan ilmu adalah melalui integrasi ilmu atau penggabungan berbagai macam cabang
