Monday, July 27 2026

Category: Opini Ekonomi, Politik, Sosial, dan Budaya

Oleh: Prof. Dr. Nur Syam, Msi (Guru Besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya)     Tantangan bagi Islam Wasathiyah dengan gerakan moderasi beragama tidak hanya datang dari kelompok radikal-kanan tetapi juga kelompok radikal-kiri. Keduanya, memiliki kesamaan dalam keinginan untuk mewujudkan formalitas ideologinya di dalam kehidupan bernegara. Kaum radikal-kanan adalah mereka yang berkeinginan

Oleh: Prof. Dr. Nur Syam, MSi (Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya)    Indonesia adalah bangsa yang besar, sehingga memiliki konsekuensi banyaknya paham, dan tindakan yang terkadang berada di luar frame utama di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Serpihan-serpihan paham di dalam berbagai bidang tersebut, tentu di satu sisi memperkaya ragam paham di

Oleh : Dr.H.Saefudin Latief.M,Si (Ketua DPW Forsa Sumatera Selatan)    Musik Sebagai Media Dakwah    Baca jugaMENSYUKURI HARI KEMENANGAN YANG DIBERKATI ALLAHSebelumnya telah disinggung bahwa, dalam merevolusi dangdut, Rhoma Irama telah mengokohkan eksistensinya di jalur musik dangdut sebagai media dakwah yang dinilai oleh Rhoma sangat efektif. Pada tanggal 13 Oktober 1973, ia mendeklarasikan Soneta dan

Oleh: Prof. Dr. Nur Syam., M.Si (Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya)    Salah satu di antara watak kelompok moderat adalah selalu berada di jalan yang tidak menghendaki konfrontasi, menjaga kedamaian, menginspirasi kerukunan, dan membangun kebersamaan. Moderat itu tidak jatuh kepada simpati dan terperosok masuk ke dalam antipati. Moderat itu bersepaham tentang empati. Begitulah

Oleh: Dr.H.Saefudin Latief.M,S (Ketua DPW Forsa Sumatera Selatan) Saya menulis tentang musik Dakwah Rhoma Irama ini sudah cukup lama, bisa dikatakan sejak pembuatan skripsi saya yang berjudul “Nada dan Dakwah: Studi Deskriptif terhadap Aktifitas Rhoma Irama dan Soneta Group” tahun 1999. Di skripsi itu saya coba ungkap sisi sisi menarik musik dakwah Rhoma irama dan

Oleh: Prof. Dr. Nur Syam, Msi (Guru Besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Sunan Ampel Surabaya)     Pemberitaan tentang pandemi COVID-19 memang dilakukan nyaris setiap hari baik melalui media cetak, maupun media televisi. Hal ini sebagai konsekuensi dari dibentuknya Gugus Tugas Nasional, hingga daerah yang memiliki fungsi untuk menginformasikan kepada publik berdasarkan atas laporan-laporan

Oleh: Prof. Dr. Nur Syam, M.Si (Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya)    Bangsa ini sesungguhnya sudah kaya dengan pengalaman konflik yang disebabkan karena upaya untuk membelokkan ideologi kebangsaan dengan lainnya. Tidak hanya keinginan untuk menjadikan komunisme sebagai ideologi negara tetapi juga ideologi  Islam. Di masa lalu, berlarut-larutnya Sidang Konstituante pasca Pemilu 1955 tentu

Dalam rentang sejarah panjang negeri ini, pendidikan agama memiliki pengaruh besar bagi proses internalisasi ajarannya di dalam kehidupan individu maupun masyarakat. Keberadaan pendidikan agama  di sekolah   ternyata dapat menjadi sarana bagi penyebaran ajaran agama di kalangan masyarakat.  Demikian pula pendidikan madrasah dan  pesantren, juga memiliki pengaruh yang signifikan bagi pengembangan kehidupan beragama di Indonesia. Berbagai

Oleh Prof. Nur Syam Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Saya diundang untuk memberikan sambutan dalam acara Halal Bil Halal yang diselenggarakan oleh kelompok WAGroup Asyraqalan, bersama dengan Prof. Mundzier Suparta dan Dr. Slamet Riyanto. Sayang Pak Slamet tidak hadir dalam acara Zoom Meeting yang dilselenggarakan, pada tanggal 19 Juni 2020, pukul 20-2215 WIB. Acara

Pada hari Sabtu (14/6/2020), CNN memberitakan mengenai wisuda tentara AKMIL Amerika Serikat, West Point. Wisuda tersebut turut dihadiri oleh Presiden Amerika yang sedang menjabat saat ini, yakni Donald Trump. Di acara kelulusan 1.100 tentara AKMIL itu, Trump menyampaikan pidato yang cukup menggelitik. Ia menyampaikan bahwa “We are not pliceman of the world. The job of

Prof. Dr. Nur Syam, MSi Kita sekarang sedang berada di dalam era life style yang disebut sebagai new normal atau kehidupan yang bergaya normalitas baru. New normal ini harus dilakukan setelah sekian lama beberapa daerah menerapkan Pembataan Sosial Berskala Besar (PSBB), misalnya di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, di seluruh Jawa Barat, DKI dan lainnya. Gaya

Prof. Dr. Nur Syam, Msi Pesantren selalu menjadi pembicaraan menarik. Pesantren memiliki magnit yang sangat besar untuk dibicarakan tidak hanya dari jumlah santrinya yang banyak, pendidikannya yang khas, pengaruhnya yang besar dalam pendidikan akhlak al karimah, tetapi juga bagaimana pesantren harus terus eksis di era Pandemi Covid-19.Di Indonesia, pesantren menjadi salah satu ikon pendidikan. Secara

1 59 60 61 62