Oleh: Rohmania Citra Tulisan berjudul Kepemimpinan Transformatif Pendidikan Islam merupakan karya Muhammad Fatih Rusydi Fatih. Tulisan digunakan sebagai salah satu bahan diskusi oleh Komunitas Baca Rakyat dan Nur Syam Centre dengan tema kepemimpinan transformatif. Di dalam review ini akan dijelaskan singkat mengenai tulisan Fatih dalam tiga sub bab. Pertama, solusi pemasalahan organisasi. Kedua, konsepsi
Melemahnya perekonomian nasional akibat pandemi menjadi problem hingga kini. Bahkan, untuk meningkatkan daya beli masyarakat demi memulihkan perekonomian, pemerintah Indonesia memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada masyarakat. BLT pun diberikan oleh pemerintah hampir pada semua kalangan yang terdampak, seperti karyawan yang terkena PHK, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan masyarakat miskin. Tak hanya
Siapa yang menduga bahwa Uni Soviet negara adidaya yang kekuatannya begitu “anggegirisi†dan hanya Amerika Serikat yang bisa mengimbangi kehebatannya, akhirnya tumbang juga hanya dengan dua kata sakti, yaitu glasnost (keterbukaan) dan perestroika (restrukturisasi). Kata ini seakan menjadi mantram sakti yang bisa memporakporandakan kehebatan dan kekuatan USSR, dan akhirnya terpecah belah menjadi negara-negara kecil, yang
Dengan mengharap rida Allah SWT dan ilmu yang bermanfaat dan berkah, mari sejenak membaca surah al-Fatihah, kita hadiahkan untuk penulis kitab Safinah al-Naja yang sedang kita kaji bersama. Untuk al-Syekh Salim bin Sumair al-Hadhrami, al-Fatihah. Setelah menyampaikan mukadimah, kali ini al-Syekh Salim memulai pembahasan kitab beliau dengan menjelaskan rukun Islam. Beliau menuliskan: (Pasal)
Artikel berjudul “Manusia dan Agama†adalah karya Solehan Arif. Artikel ini terbit di Jurnal Studi Islam “Islamunaâ€. Tulisan ini bertujuan untuk “mengetengahkan†manusia menurut pandangan Islam. Kajian tentang manusia memang dapat dianalisa dari berbagai perspektif maupun disiplin ilmu. Beberapa disiplin ilmu tersebut diantaranya adalah antropologi, filsafat, sosiologi, psikologi dan ilmu Al-Qur’an. Tulisan ini akan menuliskan
Kebanyakan orang menganggap bahwa memperingati kemerdekaan itu adalah mengenang kembali masa lalu dengan hiruk pikuk dan romantisme bagaimana merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang sudah mencengkeram Indonesia dalam ratusan tahun. Konon katanya 350 tahun atau tiga setengah abad. Romantisme sejarah ini yang terus menerus diulang-ulang setiap tahun dengan berbagai acara, seperti memakai baju adat, pagelaran
Dua hari yang lalu tepat pada 14 Agustus 2020 Nur Syam Centre (NSC) resmi Launching. Seketika NSC banjir dengan ucapan selamat dari sejumlah peserta yang turut hadir menyaksikan Launching NSC, mulai dari Tulungagung, Jember, Medan, Banten, hingga Bengkulu. Tak hanya itu, NSC juga dibanjiri banyak ucapan selamat, seperti dari pejabat, akademisi, ilmuwan, hingga tokoh agama.
Telah Launching karya baru Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dr. H. Nur Syam, Msi yang berjudul ‘Perjalanan Etnografi Spiritual’, (14/08). Launching karya baru tersebut digelar secara langsung melalui saluran meeting online Zoom dan Live YouTube yang dibingkai dalam Launching media Nur Syam Centre (NSC). Acara tersebut pun dilanjutkan dengan bedah buku. Adapun
Karya dengan judul “Gender dalam Perspektif Budaya dan Bahasa†merupakan karya Abdul Jalil dan St. Aminah. Karya ini terbit di Jurnal Al-Maiyyah pada tahun 2018. Artikel tersebut berusaha menjelaskan pandangan universalisme dikotomi antara pria dan wanita yang berasal dari alam dan budaya, serta perbedaan peran domestik dan publik telah dibatalkan oleh bukti etnografis. Kemudian, pada
Sebagai seorang dosen, saya kira tugas pentingnya selain mengajar adalah menulis. Bagi seorang dosen rasanya menjadi “aib†jika tidak menulis, dalam bentuk apapun. Jika di masa lalu tentu menulis buku sebagai acuan kehadiran dosen dalam blantika dunia akademis dan intelektual, maka di era sekarang harus ditambah menulis di jurnal yang terindeks, apakah di Sinta ataupun
Saya teringat Katon Bagaskara ketika ditanya tentang nama KLA Project, maka dengan santai dia menjawab KLA adalah “singkatan Katon, Lilo dan Andrianâ€. Sebuah nama yang terasa asing, tetapi lama kelamaan dikenal publik karena melahirkan lagu-lagu pop yang sangat dikenal oleh masyarakat pendengar dan pemirsanya. Dia meneruskan bahwa “KLA dahulunya tidak ada dan kemudian ada†lalu
Telah terbit karya baru Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. H. Nur Syam, Msi yang berjudul ‘Perjalanan Etnografi Spiritual’ tepat pada hari Juma’t 14 Agustus 2020 via Zoom. Sebelumnya Nur Syam juga meluncurkan tiga karya lainnya di tahun 2018 lalu, yaitu yang berjudul, Islam Nusantara Berkemajuan: Tantangan dan Upaya Moderasi Agama; Menjaga
