Seharusnya, bulan April 2020 sudah dilakukan pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung, seperti halnya Pilkada Surabaya. Tetapi karena Pandemi Covid-19 maka rencana pilkada tersebut harus direvisi waktunya menjadi bulan Desember 2020. Pandemi Covid-19 memang telah mengubah segalanya, termasuk juga pilkada yang menjadi hajad pemerintah untuk pemilihan pimpinan daerah. Di Surabaya hari-hari ini sudah kelihatan geliat dan
Berdasarkan ketetapan KPU Surabaya, tanggal 9 Desember 2020 mendatang sekiranya akan dilaksanakan pemilihan Walikota yang berpotensi akan menimbulkan interaksi, kerumunan, dan mobilisasi massa dalam jumlah besar. Namun, di sisi lain per tanggal 22 Agustus 2020 berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Covid-19, Surabaya mengalami peningkatan status zona merah terkait penyabaran Covid-19. Dua hal ini menjadi problem
Tulisan berjudul “Gendhing Pepeling: Media Dakwah Melalui Budaya Lokal Masyarakat Jawa†merupakan karya Agik Nur Effendi. Tulisan ini terbit di Jurnal Studi Agama-agama dan Lintas Budaya tahun 2019. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dimensi nilai keagamaan dalam lirik lagu Papeling, karya Ki Anom Suroto. Selain itu, untuk menyampaikan bentuk dakwah dalam Islam yang bernuansa budaya
Dengan mengharap rida Allah SWT dan ilmu yang bermanfaat dan berkah, mari sejenak membaca surah al-Fatihah, kita hadiahkan untuk penulis kitab Taisir al-Khalaq yang sedang kita kaji bersama. Untuk, al-Syekh Hafidz Hasan al-Mas‘udi, al-Fatihah. Pada kesempatan sebelumnya, al-Syekh Hafidz menjelaskan bahwa seseorang yang senantiasa mengingat kematian dan menyadari “di depannya†hanya ada dua pilihan,
Judul “Budaya Jawa dan Kesetaraan Gender” merupakan tulisan Tanti Hermawati. Karya ini terbit di Jurnal Komunikasi Massa. Tulisan Hermawati berusaha menjelaskan bagaimana kesetaraan gender dalam budaya Jawa. Selama ini budaya dan kesetaraan gender sering kali dipertentangkan. Sehingga, dibutuhkan solusi yang tepat guna mengatasi permasalahn tersebut. Review ini akan membahas kembali tulisan Hermawati dalam tiga sub
Oleh: Titik Triwulan Tutik (Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara, UIN Sunan Ampel Surabaya) Pada akhir tahun 2019, dunia digemparkan dengan munculnya Coronavirus jenis baru yang lebih dikenal dengan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, China. Covid-19 menyerang siapa saja baik pada bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia,
Oleh: Husniyatus Salamah Zainiyati (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya) Pada kondisi saat ini, pembelajaran secara tatap muka belum bisa dilakukan secara normal. Berdasarkan evaluasi Kemendikbud terhadap pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sekolah maupun di Perguruan Tinggi selama masa pandemi Covid 19 mulai bulan Maret sampai bulan Juli 2020, terdapat
Ada yang menarik dari ujian disertasi yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Ampel, 18 Agustus 2020 melalui Zoom dengan promovendus M. Anis Bachtiar. Disertasi M. Anis Bachtiar merupakan disertasi kali pertama di UIN Sunan Ampel yang menggunakan Mixed Method sebagai perangkat metode penelitian yang sekarang lagi ngentren di dunia kampus. Demikian disampaikan Nur
Konversi agama pada masyarakat perkotaan kini banyak ditemui, misalnya di Masjid Al Falah Surabaya dan Nurul Hayat Surabaya. Ada banyak faktor yang menentukan konversi agama terjadi. Adapun di antara faktor tersebut antara lain, yaitu faktor keilahian, faktor pendidikan, faktor lingkungan, faktor keluarga, dan faktor mimpi. Demikian yang disampaikan oleh Budi Ichwayudi, promovendus yang diuji dalam
Oleh: Jambedaweh Mari kita awali menikmati narasi ini dengan membacakan surat al-Fatihah pada Mbah Mo dan Mak Ning Tun, pasangan suami istri yang oleh warga kampung diakui merupakan warga yang sangat baik. Pada keduanya, al-Fatihah. Tidak ada yang menyangka bahwa Mbah Mo dan Mak Ning Tun, pasangan suami-istri renta di kampung kami merupakan
Ada banyak faktor yang menentukan terhadap konversi agama pada masyarakat perkotaan, sebagaimana yang terjadi di Masjid Al Falah Surabaya dan Nurul Hayat Surabaya. Di antara faktor tersebut antara lain adalah faktor keilahian, faktor pendidikan, faltor lingkungan, faktor keluarga dan yang menarik karena faktor mimpi. Demikian yang disampaikan oleh Budi Ichwayudi, Promovendus, yang hari Rabu, 19
Di dunia ini ada banyak kalender yang berbasis astronomi, baik yang dihitung berdasarkan peredaran matahari (solar) atau bulan (lunar). Kalender tersebut dibuat berdasarkan perhitungan yang sangat cermat untuk menggambarkan mengenai perputaran hari, bulan, tahun dan sekaligus juga memberikan penjelasan mengenai kapan waktu-waktu khusus untuk menandai peristiwa yang sangat penting di dalam kehidupan. Misalnya upacara ritual,
