(Sumber : Genta Andalas )

PHK Massal Bikin Resah? Coba Alternatif Kerja Ini!

Informasi

Eva Putriya Hasanah 

  

Belakangan ini, berita soal gelombang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) semakin sering muncul di media. Perusahaan besar, termasuk startup dan industri padat karya, ramai-ramai merumahkan karyawan karena berbagai alasan, mulai dari efisiensi, perubahan bisnis, hingga tekanan ekonomi global. Rasanya, dunia kerja jadi bikin nggak pasti.

  

Tapi, tenang dulu. Meski suasananya bikin cemas, bukan berarti kita harus menyerah. Justru, ini saat yang tepat buat kalibrasi ulang arah hidup dan cari alternatif pekerjaan yang bisa kita kendalikan sendiri. Siapa tahu, ini adalah awal dari perubahan besar yang baik dalam hidup kamu.

  

Nah, artikel ini akan memberi kamu gambaran tentang situasi PHK di Indonesia dan juga berbagai alternatif pekerjaan yang bisa kamu coba kalau sedang terdampak, atau sekadar ingin mempersiapkan diri.

  

Kenapa Gelombang PHK Semakin Marak di Indonesia?

  

Sebenarnya, fenomena PHK massal ini bukan hal yang muncul secara tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang membuat perusahaan mengambil langkah berat ini:

  

1. Tekanan Ekonomi Global

  

Inflasi, krisis energi, dan krisis ekonomi dunia membuat banyak perusahaan kesulitan menjaga stabilitas keuangan mereka.


Baca Juga : Integrasi Kearifan Lokal dan Kewirausahaan Islam

  

2. Digitalisasi dan Otomatisasi

  

Beberapa posisi digantikan oleh teknologi atau AI. Otomatisasi memang memudahkan perusahaan, namun membuat pekerjaan beberapa jadi berkurang.

  

3. Perubahan Pola Konsumsi

  

Dunia berubah, begitu juga cara orang berbelanja, bekerja, dan berkomunikasi. Perusahaan yang tidak bisa beradaptasi dengan cepat akan kesulitan bertahan.

  

4. Startup yang Gagal Skala

  

Banyak startup yang awalnya agresif merekrut orang, sekarang harus “merumahkan” sebagian karena pendanaan seret atau model bisnis belum stabil.

  

PHK Bukan Akhir Segalanya. Ini Alternatif Pekerjaan yang Bisa Kamu Coba

  


Baca Juga : Negara Hadir Sebelum Bencana: Pelajaran dari Evakuasi Swiss Sebelum Longsor Menelan Desa Blatten

Kalau kamu (atau orang di sekitarmu) sedang terdampak PHK, penting buat tahu bahwa peluang lebaran masih terbuka. Mungkin mengirimkannya bukan melalui kantor, tapi bisa dari hobi, keahlian, atau hal baru yang belum pernah dicoba. Yuk, cek beberapa alternatif pekerjaan berikut!

  

1. Freelance: Kerja Bebas, Tapi Tetap Menghasilkan

  

Punya skill nulis, desain, video editing, atau coding? Banyak platform freelance seperti Fiverr, Upwork, Projects.co.id, dan Sribulancer yang bisa jadi ladang cuan. Fleksibel dan bisa bekerja di rumah!

  

Tip pro: Buat portofolio digital dan perkuat profil LinkedIn kamu. Jangan malu memulai dari proyek kecil.

  

2. Remote job: Kerja dari Mana Aja, Asal Ada Internet

  

Remote job alias pekerjaan jarak jauh semakin populer dan banyak dicari. Kamu bisa kerja buat perusahaan luar negeri atau startup dalam negeri yang membutuhkan talenta digital. Beberapa posisi yang populer:

  

• Asisten Virtual

  

Ngebantu klien dari jarak jauh buat urusan administrasi, jadwal, atau media sosial. Cuma modal laptop dan komunikasi yang baik.


Baca Juga : Transformasi Gerakan Salafi di Indonesia

  

• Customer Service Online

  

Jadi CS tapi dari rumah, biasanya hanya perlu shift tertentu dan koneksi internet yang stabil.

  

• Entri Data & Transkripsi

  

Cocok untuk yang teliti dan bisa kerja rapi. Gajinya lumayan buat pemula.

  

• Moderator / Peninjau Konten

  

Banyak platform digital membutuhkan moderator untuk mengulas konten atau komentar. Bisa kerja paruh waktu.

  

Tips: Cek situs seperti We Work Remotely, RemoteOK, Jobspresso, dan LinkedIn Jobs buat lihat lowongan kerja remote.

  


Baca Juga : Pengelolaan Dana Haji BPKH: Tantangan Investasi

3. Jualan Produk Digital: Modal Sekali, Bisa Cuan Berkali-Kali

  

Produk digital tuh sekarang lagi naik daun banget. Karena modalnya minim (bahkan bisa nol), dan kamu bisa jual ke siapa aja, dari mana aja. Contohnya:

  

• Template dan Desain Canva

  

Banyak banget orang yang butuh template CV, presentasi, planner, dan sebagainya. Kamu bisa menjual di Etsy, Gumroad, atau Shopee Digital.

  

• E-book atau Panduan Digital

  

Kamu jago parenting, masak, atau punya pengalaman kerja di bidang tertentu? Tulis e-book-nya dan jual sendiri!

  

• Preset Lightroom atau Filter IG

  

Buat kamu yang paham editing visual, bisa banget jual preset warna buat foto-foto estetika.


Baca Juga : Drama BBM: Antara Prioritas Pemerintah dan Masyarakat

  

• Kelas Online atau Webinar

  

Rekam sekali, jual berkali-kali. Cocok buat kamu yang punya ilmu spesifik tapi nggak sempat ngajar live.

  

Enaknya? Sekali kamu bikin dan upload, produk itu bisa terus dijual tanpa perlu stok ulang!

  

4. Jualan Online Produk Fisik

  

Kamu bisa mulai dari hal sederhana: jualan makanan buatan sendiri, baju thrift shop, tanaman hias, atau kerajinan tangan. Dengan bantuan media sosial dan marketplace (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop), kamu bisa menjangkau pasar luas tanpa harus menyewa tempat.

  

5. Content Creator: Nggak Harus Viral Dulu

  

Bikin konten bermanfaat di YouTube, TikTok, atau Instagram bisa jadi ladang penghasilan. Apalagi kalau kamu punya minat atau pengetahuan di bidang tertentu—seperti parenting, memasak, review produk, sampai edukasi. Setelah punya audiens setia, merek bisa datang sendiri.

  


Baca Juga : Nikmat; Ujian Yang Tidak Kita Sadari

6. Mengajar Online atau Buka Kelas Sendiri

  

Kalau kamu punya keahlian tertentu misalnya bahasa Inggris, matematika, menggambar, atau public speaking, kamu bisa buka kelas dare melalui Zoom, Google Meet, atau gabung platform seperti Ruangguru, KelasKita, atau Skill Academy.

  

7. Gabung Koperasi atau Komunitas Usaha

  

Koperasi sekarang udah gak sejadul yang kamu kira. Banyak koperasi modern yang memiliki sistem simpan-pinjam, pemasaran bersama, bahkan pelatihan keterampilan. Ini cocok banget buat kamu yang pengin mulai usaha tapi butuh support sistem.

  

8. Pekerjaan Gig Ekonomi: Ojol, Kurir, dan Lainnya

  

Kalau butuh pemasukan cepat, jadi driver ojek online, kurir instan, atau bahkan pengantar makanan bisa jadi solusi sementara. Fleksibel dan bisa langsung jalan, meski tetap membutuhkan tenaga ekstra.

  

Jadi, Apa yang Harus Dilakukan Sekarang?

  

Jika kamu sedang dalam masa transisi atau kehilangan pekerjaan, berikut beberapa langkah awal yang bisa kamu lakukan:


Baca Juga : UIN Sunan Ampel: Sudah 56 Tahun (Bagian 1)

  

• Evaluasi keterampilan dan minat kamu.

• Pelajari hal baru lewat kursus gratis (banyak di YouTube, Coursera, RevoU, dll).

• Bangun koneksi melalui komunitas atau media sosial profesional.

• Jangan malu memulai dari nol, karena semua orang juga mempunyai titik awal.

• Jaga kesehatan mental, karena ini modal utama buat bangkit lagi.

  

Setiap Akhir Pasti Punya Awal Baru

  

Dampak PHK memang berat. Tapi terkadang, dalam krisis, ada peluang untuk menemukan jalan baru yang lebih sesuai dengan potensi kita. Entah itu lewat usaha sendiri, jadi freelancer, kerja jarak jauh, jualan digital, atau bikin konten, yang penting adalah mulai.

  

Kamu tidak sendirian. Banyak orang juga lagi berjuang. Dan percayalah, asal mau belajar dan adaptasi, selalu ada cara buat bertahan dan bahkan berkembang