Saturday, August 1 2026

Risma Azzah Fatin Penulis SEO JawaPos.com    Indonesia saat ini tengah berada dalam bayang-bayang ancaman internal pada politik dan pemerintahan. Bukan rahasia umum jika Indonesia dihadapi oleh krisis kepercayaan rakyat dari Negeri Garuda sendiri. Kondisi nepotisme yang semakin kuat di kalangan politik, Kurangnya lapangan pekerjaan, Maraknya kasus hubungan kerja, Rakyat semakin terhimpit dengan banyaknya iuran

Bahasa dipastikan memiliki relevansi dengan kehidupan manusia dan masyarakat. Di antara relasi tersebut adalah sebagaimana di dalam antropologi kognitif mengkaji tentang relasi bahasa, budaya dan pemikiran manusia. Jadi yang dikaji oleh antropologi kognitif adalah bagaimana manusia mengembangkan budaya dan bahasanya berbasis pada seperangkat pengetahuan yang dimilikinya. Kita bisa melihat perkembangan bahasa yang dikaitkan dengan budaya

Hingga dewasa ini masih terdapat dualisme di dalam memahami tentang ekonomi dalam perspektif Islam, yaitu labelling Ilmu Ekonomi Islam dan Ilmu Ekonomi Syariah. Perdebatan ini saya sebut sebagai dualisme sebab belum ada tanda-tanda untuk mempertemukan keduanya dan menyepakati mana yang dianggap lebih afdhal. Kalau dualitas, maka ada peluang untuk menyatukan dan ketemu. Bisa jadi antara

Ilmu Pendidikan Islam dan ilmu Pendidikan tentu berbeda. Kata Islam itu menjadi pembeda yang sangat mendasar. Kata Islam bukan sekedar penekanan akan tetapi memiliki basis filosofis, epistemologis dan aksiologis yang membedakan keduanya. Di antara yang membedakan secara ontologis atau what is adalah value atau nilai yang dikandung dan menjadi basis bagi ilmu Pendidikan Islam. Dari

Eva Putriya Hasanah     Bicara soal anggota dewan, bayangan banyak orang biasanya tidak jauh dari gaji besar, fasilitas lengkap, dan sederet tunjangan yang menggiurkan. Tapi, Swedia tampil berbeda. Negara Skandinavia ini dikenal memiliki parlemen yang sederhana, transparan, dan tidak berlebihan dalam memberikan fasilitas kepada anggotanya. Alih-alih hidup dengan segala kemewahan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Swedia

Kajian antropologi pada awalnya dilakukan oleh Orang Eropa di dalam perjalanannya ke negara-negara di Timur, misalnya di Turki, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur dan kepuluan Polinesia dan Amerika Latin. Dari perjalanan tersebut, kemudian dicatat dan dibukukan, sehingga menghasilkan catatan perjalanan, dan di dalam perkembangan berikutnya menghasilkan satu ilmu yang dikenal sebagai antropologi. Sebuah ilmu

Genderang kompetisi dan pertarungan  bagi Perguruan Tinggi (PT) sudah ditabuh. Sesuai dengan Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, maka perguruan tinggi dari luar negeri dapat membuka cabangnya di Indonesia melalui persetujuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi. Artinya, bahwa perguruan-perguruan tinggi di luar negeri yang telah memiliki reputasi internasional, tentunya dapat membuka cabangnya

Oleh: Dr. H. Yusuf Amrozi, M.MT Dosen Fakultas Sains dan Teknologi, dan Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Sunan Ampel Surabaya.     Selepas membuka International Conference di Universitas Maarif Hasyim Latif, Dirjen Sains dan Teknologi – Kemendikti Saintek Prof. Ahmad Najib Burhani, MA, MSc, PhD hadir untuk memberikan kuliah umum di UIN Sunan Ampel Surabaya,

Artikel berjudul “Islamic Sciences In Transition:  Post-Reformation Developments in Indonesia’s State Islamic Universities” merupakan karya Nafik Muthohirin, Ahmad Amir Aziz, Choirul Mahfud, Fahrudin Mukhlis, dan Rosyidatul Hikmawati. Tulisan tersebut terbit di Ulumuna: Journal of Islamic Studies tahun 2025. Studi tersebut mengkaji secara kritis bentuk baru UIN pasca-era transformasi, yang berhasil mengintegrasikan ilmu-ilmu keislaman dengan disiplin

Satu nama abadi di dalam kajian psikologi  agama di Indonesia adalah Prof. Dr. Zakiyah Darajat. Nama yang sedemikian melegenda dalam khasanah pengembangan ilmu social keislaman dengan tema psikologi  agama. Prof. Zakiyah adalah lulusan Al Azhar University yang kemudian memiliki kecenderungan kuat untuk mengembangkan ilmu psikologi  integrative, yaitu mengintegrasikan psikologi  dan agama. Individu orang Islam yang

Narkoba memang sudah menjadi penyakit social di tengah masyarakat. Nyaris tidak ada ruang yang terbebas dari narkoba. Narkoba dapat menyebar  di mana saja selama di situ terdapat relasi social yang berkesebalikan dengan norma masyarakat. Selama ini ruang religious nyaris tidak bisa dimasuki oleh kalangan bandar atau pengguna narkoba, misalnya pesantren, madrasah, dan lembaga Pendidikan Islam.

Eva Putriya Hasanah     Setiap tanggal 17 Agustus, Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Kita bangga pada perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa dari penjajahan fisik. Namun, makna kemerdekaan tidak berhenti di situ. Merdeka juga berarti kebebasan berpikir, berekspresi, dan menentukan jalan hidup sendiri, termasuk bagi perempuan. Kebebasan ini tidak hanya bersifat simbolik, tetapi harus diwujudkan

1 23 24 25 26 27 205