Tuesday, July 28 2026

Tugas Kementerian Agama (Kemenag) di dalam pengembangan pesantren dan ilmu pengetahuan terkait dengan ilmu kepesantrenan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pesantren, yang baru saja disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Makanya, dalam pengembangan Ilmu kepesantrenan, maka Ditjen Pesantren harus memastikan tentang berbagai kerja sama terkait dengan pengembangan ilmu dimaksud. Sebagaimana yang sudah saya tuliskan sebelumnya, bahwa ada

Eva Putriya Hasanah      Hari ini, istilah eco living semakin sering terdengar. Orang mulai membawa tas belanja sendiri, menanam sayur organik, mengurangi sampah plastik, hingga membangun gaya hidup ramah lingkungan. Di media sosial, hidup dekat dengan alam bahkan perlahan menjadi tren baru. Padahal kalau dipikir-pikir, masyarakat desa sebenarnya sudah menjalani konsep itu jauh sebelum

Artikel berjudul “A Newly Identified Islamic Text from Sixteenth-Century Java: A Guide to Islamic Prayer and Belief” merupakan karya Wayan Jarrah Sastrawan, Ali Yunis Aldahesh, & Adrian Vickers. Tulisan tersebut terbit di Jurnal Studia Islamika tahun 2026. Artikel tersebut membahas manuskrip dengan nomor panggil Ba 7 di Perpustakaan Umum Fulda, Jerman yang baru diidentifikasi sebagai teks

Di dalam pertemuan atau halaqah perlunya mengembangkan keilmuan Ma’had Aly berbasis integrasi ilmu, 5-6 Mei 2026, maka saya sampaikan tiga hal, yaitu: mengkaji turats dengan pendekatan rumpun ilmu dalam integrasi ilmu, atau mengkaji ilmu umum berdasarkan pendekatan Islamic studies atau menjadikan fenomena teks turats sebagai kajian ilmu dan kemudian didekati dengan ilmu-ilmu lainnya dalam berbagai

Eva Putriya Hasanah    Kalau dipikir-pikir, kehidupan manusia hari ini sebenarnya jauh lebih mudah dibandingkan dulu. Apa pun bisa dipesan lewat ponsel, makanan tinggal diantar, pekerjaan dibantu teknologi, bahkan belanja tidak perlu keluar rumah. Tetapi anehnya, banyak orang modern justru merasa cepat lelah, serba kurang, dan sulit merasa cukup. Sementara ketika melihat kehidupan orang-orang zaman

Eva Putriya Hasanah    Ketika mendengar kata “jamur”, mungkin yang terbayang hanyalah makanan, hutan lembap, atau sesuatu yang tumbuh liar setelah hujan. Tapi di tangan Anna Lowenhaupt Tsing, jamur justru berubah menjadi pintu masuk untuk memahami dunia modern yang sedang retak. Melalui bukunya, The Mushroom at the End of the World: On the Possibility of

Eva Putriya Hasanah    Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, banjir datang lebih sering, cuaca semakin sulit diprediksi, dan hutan terus menyusut atas nama pembangunan. Di saat yang sama, manusia modern justru semakin jauh dari alam. Kita hidup di era teknologi tinggi, tetapi sering kali kehilangan cara paling dasar untuk hidup berdampingan dengan lingkungan.

Saya merasa senang dapat membaca Majalah “LIONAIR GROUP” yang saya baca pada saat ke Jakarta, 02/05/2026 dengan maskapai Batik, sebuah maskapai yang bernaung dalam Manajemen Lion Group, milik Rusdi Kirana, anggota Legislatif dari Fraksi PKB. Saya ke Jakarta dalam acara fit and proper test calon Rektor atau carek UIN Sunan Ampel Surabaya. Ketepatan pagi itu,

Salah satu keunikan dunia pendidikan tinggi di Indonesia, adalah dengan adanya ketentuan untuk mengembangkan ilmu berbasis integrasi ilmu. Khususnya untuk program magister dan program doktor dalam semua rumpun ilmu. Disadari oleh para pengambil kebijakan di dunia pendidikan tinggi, bahwa di antara faktor yang mempercepat pengembangan ilmu adalah melalui integrasi ilmu atau penggabungan berbagai macam cabang

Acara Breakfast Meeting yang diselenggarakan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA memang memiliki pengaruh besar bagi aparat Kemenag dalam kerangka untuk mendapatkan masukan-masukan berharga dalam kerangka penyelenggaraan peran Kemenag di tengah arus perubahan social yang terjadi dewasa ini. Acara ini dapat menghimpun lebih dari 900 orang, yang diselenggarakan dengan media luring dan daring.

Muhammad Izzul Islam An Najmi Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Di era digital saat ini, Generasi Z tumbuh sebagai generasi yang tidak pernah lepas dari layar. Mereka adalah “digital native” yang sejak kecil sudah akrab dengan smartphone, media sosial, dan internet. Namun, di balik kemudahan akses informasi tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah minat

Tidak ada yang lebih menarik di dalam kehidupan manusia itu kecuali di kala berurusan dengan agama. Mengapa menarik, karena agama itu berkaitan dengan Tuhan, yang Suci, yang Sacral, yang Metafisik, yang Metaempiris, lalu harus ditarik di dalam kehidupan yang empiris, yang fisikal dan yang bercorak manusia. Artinya, bahwa agama itu memasuki alam manusia dengan berbagai

1 3 4 5 6 7 205