Berita pembatasan kuota jamaah haji tahun 2020 hanya sebanyak 10.000 orang merupakan keputusan yang tepat. Melegakan tetapi tentu tidak membahagiakan. Melegakan karena ada kepastian bahwa ibadah haji tetap terselenggara pada tahun ini, sebab sebelumnya terdapat kekhawatiran Pemerintah Saudi akan menutup total penyelenggaraan haji, di sisi lain belum membahagiakan sebab sebanyak 221 ribu calon jemaah haji
Jangan berharap berlebihan, begitulah ketika kita membaca berita tentang Pemerintah Saudi membuka peluang berhaji tahun 2020 atau 1441 Hijriyah. Pemerintah hanya akan memberikan kuota bagi warga negaranya sendiri dan para mukimin dari berbagai negara yang disebut sebagai kaum ekspatriat. (JP,24/6/20) Berita tentang peluang Pemerintah Saudi akan membukan pintu bagi jamaah haji sebenarnya sudah kita dengar
Muqaddimah السّلام عليكم ورØÙ…Ø© الله وبركاته الØÙ…د لله رب العالمين. والصّلاة والسّلام على أشر٠الأنبياء Ùˆ المرسلين سيّدنا Ù…ØÙ…ّد وعلى آله ÙˆØµØØ¨Ù‡ اجمعين Baca jugaMedia Sosial dan Dakwah Mari kita mulai pengajian kitab ini dengan terlebih dahulu membaca Surat al-Fatihah kepada: Baginda Nabi Muhammad saw, al-Fatihah. Syaikh Abdul Qodir Jailani ra dan Syaikh Abil Hasan
Pandemi Covid-19 mengakibatkan perekonomian di Indonesia melemah. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa diperkirakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan tumbuh 2,3 persen, dengan skenario terburuk minus 0,4 persen sejak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan melali siaran live di akun Youtube Kemenkeu RI dikutip dari Tirto.id, (01/04/20). Sedang, kenario perekonomian tersebut meleset jauh dari yang ditargetkan pada tahun
Dalam rentang sejarah panjang negeri ini, pendidikan agama memiliki pengaruh besar bagi proses internalisasi ajarannya di dalam kehidupan individu maupun masyarakat. Keberadaan pendidikan agama di sekolah ternyata dapat menjadi sarana bagi penyebaran ajaran agama di kalangan masyarakat. Demikian pula pendidikan madrasah dan pesantren, juga memiliki pengaruh yang signifikan bagi pengembangan kehidupan beragama di Indonesia. Berbagai
Oleh Prof. Nur Syam Guru Besar Sosiologi UIN Sunan Ampel Saya diundang untuk memberikan sambutan dalam acara Halal Bil Halal yang diselenggarakan oleh kelompok WAGroup Asyraqalan, bersama dengan Prof. Mundzier Suparta dan Dr. Slamet Riyanto. Sayang Pak Slamet tidak hadir dalam acara Zoom Meeting yang dilselenggarakan, pada tanggal 19 Juni 2020, pukul 20-2215 WIB. Acara
Oleh Mevy Eka Nurhalizah Sesuai dengan judul penelitian diatas, isi dari penelitian secara garis besar membahas bagaimana Islam dan Budaya dalam pandangan Clifford Geertz serta relevansinya dengan modernitas. Terdapat beberapa sub-bab yang akan dibahas dalam review ini. Pertama, membaca ulang Geertz dalam bingkai modernitas. Kedua, ideologi, agama, dan etika sebagai kawasan analisis. Ketiga, membaca untuk
Muqoddimah السّلام عليكم ورØÙ…Ø© الله وبركاته الØÙ…د لله رب العالمين. والصّلاة والسّلام على أشر٠المرسلين سيّدنا Ù…ØÙ…ّد وعلى آله ÙˆØµØØ¨Ù‡ اجمعين Mari kita mulai pengajian kitab ini dengan terlebih dahulu membaca Surat al-Fatihah kepada: 1. Baginda Nabi Muhammad saw, al-Fatihah 2. Syaikh Abdul Qodir Jailani ra dan Syaikh Abil Hasan al-Syadzili ra, al-Fatihah 3. Guru,
Oleh: Dr.H.Saefudin Latief.M,S\n( Ketua DPW Forsa Sumatera Selatan)\n\nSaya menulis tentang musik Dakwah Rhoma Irama ini sudah cukup lama, bisa dikatakan sejak pembuatan skripsi saya yang berjudul “Nada dan Dakwah Study Deskriptif terhadap Aktifitas Rhoma Irama dan Soneta Group†tahun 1999. Di skripsi itu saya coba ungkap sisi sisi menarik musik dakwah Rhoma irama dan sepak
Oleh: Dr. Irfan Tamwifi\n\nSaya diminta oleh Direktur Program Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Noorhaedi, untuk membimbing dan sekaligus menguji promovendus, Irfan Tamwifi untuk ujian terbuka program dokror Islamic studies. Selaku penguji adalah Prof. Dr. Noorhaedi, Prof. Dr. Iskandar, Prof. Dr. Machasin, Prof. Dr. Siswanto Masruri, Prof. Dr. Dudung Abdurahman, Dr. Lathiful Khuluq, dan
Oleh: Dr. Tri Astutik Haryati\n\nDahulu, kala berbicara tentang antropologi atau sosiologi, maka pikiran kita pastilah akan terbayang UI, UA, UGM dan sebagainya. Di kala itu, di perguruan tinggi umum memang sudah berkembang dengan pesat kajian antropologi dan sosiologi dan bahkan juga kajian multidisipliner tentang ilmu dimaksud.\nDi UI dikenal ada Prof. Kuntjaraningrat, Begawan antropologi Indonesia, Prof.
Oleh: Dr. KH. Mohammad Zakki, MSi Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Surabaya Saya diminta oleh Prof. Dr. Anita Lie untuk menjadi penguji luar dalam acara Ujian Terbuka Doktor dalam Bidang Ilmu Manajemen pada Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, 29/10/2016. Ujian ini menghadirkan Promovendus Drs. KH. Mohammad Zakki, MSi, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren
