Diskusi tentang materi kebijakan pendidikan agama dan keagamaan sungguh menarik, 19/11/2025. Hal ini disebabkan bahwa yang terlibat di dalam acara ini adalah para peneliti BRIN, yang dimasa lalu merupakan peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan dari Kemenag. Mereka hijrah ke BRIN karena perubahan struktur di dalam institusi pemerintahan. Semua peneliti masuk ke dalam BRIN untuk
Oleh: Prof. Dr. Hj. Titik Triwulan Tutik, MH. Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara UIN Sunan Ampel Surabaya Baca jugaEmpat Pekerjaan yang Bakal Eksis di Era Covid-19 Hingga Tahun 2021Jawa Timur — Upaya memperkuat kapasitas lembaga pendidikan pesantren dalam mencegah dan menanggulangi kekerasan terhadap anak terus digalakkan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Mitigasi
PP No. 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama Dan Keagamaan menyatakan bahwa pendidikan agama adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agamanya, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran/kuliah pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Sedangkan pendidikan keagamaan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk
Kala saya dikontak melalui WhatsApp oleh Cak Sugeng Riyanto (Kasubag TU Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur dan Literasi Keagamaan) dari Sekretariat Jenderal Kemenag atas petunjuk Dr. M. Sidik Sisdiyanto, tentang undangan ke Jakarta dalam acara Festival Literasi Keagamaan, 2025, maka saya menyatakan bahwa saya masih harus berada di Tuban karena sedang dalam nuansa wafatnya Emak,
Eva Putriya Hasanah Dalam waktu kurang dari dua tahun terakhir, peta regulasi media sosial dunia mengalami perubahan besar. Negara-negara yang selama ini memiliki pendekatan berbeda terhadap ruang digital—Cina dengan kontrol ketatnya, Australia dengan nilai liberal-demokrasinya, dan Malaysia dengan pendekatan regulasi hybrid-nya—tiba-tiba menemukan diri mereka berada pada arah yang sama: memperketat pengawasan dan penggunaan media
Salah satu program strategis Kementerian Agama (Kemenag) adalah kompetisi Literasi Keagamaan, yang dihelat oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Agama. Ada banyak jenis kompetisi yang dilakukan di dalam serangkaian kegiatan literasi keagamaan. Sesuai dengan sambutan Prof. Dr.Phil. Kamaruddin Amin, MA, maka program ini merupakan program unggulan Kemenag dalam rangka untuk menunjukkan Kemenag Berdampak. Hadir dalam
Artikel berjudul “Islamic Integrated Cognitive Behavior Therapy: A Shari’ah-Compliant Intervention for Muslims with Depression†ditulis oleh Zuraida Ahmad Sabki, Che Zarrina Sa’ari, Sharifah Basirah Syed Muhsin, Goh Lei Kheng, Ahmad Hatim Sulaiman, dan Harold G. Koenig. Artikel ini diterbitkan dalam Malaysian Journal of Psychiatry Vol. 28 No. 1 (2019). Tulisan ini berupaya membangun jembatan antara
Saya tentu saja harus kembali ke Surabaya, karena ada tugas harus ke UNISMA Malang selama dua hari. Biasa kegiatan akademik untuk menguji disertasi tahapan Terbuka dan lainnya tertutup. Bersama saya: Prof. Junaidi Mistar, Rektor UNISMA, Prof. Dr. Mas’ud Said, Prof. Djunaidi Ghony, Prof. Maskuri, Prof. Imam Suprayogo, Dr. Muhammad Afifulloh, Dr. Abdul Jalil dan Dr.
Eva Putriya Hasanah Rahmah El Yunusiyyah merupakan salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh dalam sejarah pendidikan Indonesia dan dunia Islam. Lahir pada tanggal 29 Oktober 1900 di Padang Panjang, Sumatera Barat, ia tumbuh di tengah lingkungan Minangkabau yang dikenal dengan tradisi merantau, kecerdasan sosial, dan budaya matrilineal yang memberi ruang bagi perempuan untuk berkarya.
Tanpa terasa sudah hari ke tujuh Emak meninggalkan kami sekeluarga. Setiap malam di rumah selalu diselenggarakan acara Yasinan dan Tahlilan untuk mengiringi kepergian Emak ke alam kubur. Acara tahlilan ini diikuti oleh banyak orang, baik para pemuda maupun orang tua, khusus lelaki dan khusus perempuan. Kebanyakan adalah jamaah masjid, yang memang memiliki tradisi tersebut. Di
Artikel berjudul “Islamic Educational Thought on STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics): Perspectives and Implementation†ditulis oleh Sahjad M. Aksan, Muhammad Zein, dan Amanan S. Saumur dari IAIN Ternate, Maluku. Artikel tersebut terbit di International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER), tahun 2023. Tulisan tersebut mengangkat gagasan tentang bagaimana paradigma pendidikan Islam dapat berinteraksi
Sesungguhnya saya diundang di UIN Kiai Haji Ahmad Siddik (UIN KHAS) Jember untuk menguji disertasi tahap tertutup dalam Program Doktor Ilmu-Ilmu Islam. Ujian tersebut diselenggarakan pada tanggal 05/11/2025. Ada dua disertasi yang saya uji, yaitu disertasi Kandidat Doktor Mufi Imron Rosyadi dan Fahmi Ziyad Al Afthoni. Bersamaan dengan acara menguji disertasi tersebut diselenggarakan
